Pesona Sang Diva

Pesona Sang Diva
Orangtua Kasih


__ADS_3

❤️✨ Terimakasih sudah membaca, jangan lupa Like, Vote, Rate, Favorit, Komentar dan kirim Hadiah yah❤️✨


Pesona Sang Diva


Dokter Sintia dan anaknya sangat tegang mengira yang datang adalah orangtua angkat kasih, kenyataanya yang masuk adalah Cleaning Service. Wajah keduanya sangat kecewa karena tak sesuai harapan.


“Ada apa, Pak?” tanya Dokter Sintia.


“Saya pikir Ibu Dokter sudah pulang jadi mau membersihkan ruangan ini,” jawab petugas Cleaning Service.


“Belum , Pak. Bolehkah nanti saja , saya masih menunggu satu pasien lagi baru Bapak bisa membersihkan ruangan ini,” kata Dokter Sintia.


“Baiklah Bu  Dokter, nanti saya akan kembali lagi,” pamit sang petugas.


Sepeninggalan sang bapak masuklah tamu yang sudah mereka tunggu-tunggu kedua orang tua angkat Kasih,Wajah Dokter Sintia berubah menjadi sumringah.


“Silakan masuk Bapak dan Ibu,” kata Dokter Sintia.


Pak Budi dan Bu Kalina masuk ke dalam dan duduk dihadapan sang Dokter.


“Ada apa ya ini Dokter? Operasi anak saya baik-baik saja kan?” tanya Bu Kalina.


“Semua baik-baik saja, Cuma saya ingin mengajukan pertanyaan lain. Mengenai putri bungsu kalian,” jawab  Dokter Sintia.


“Kasih? Ada apa ya Dok?” tanya Pak Budi.


“Saya ingin tahu apakah saat kalian menemukan Kasih, bayi peempuan itu memakai sebuah kalung?” tanya Dokter Sintia.


“Ba-bagaimana bisa Dokter tahu?” Bu Kalina nampak terkejut sambil menatap sang suami.


“Sebenarnya Kasih adalah anak dari kenalanku yang menghilang kala kecelakaan sekitar 17 belas tahun lalu.Wajahnya sebelum insiden air keras memiliki kemiripan dengan saudara kembarnya dan kami juga sudah melakukan test DNA dan hasilnya sama,” papar Dokter Sintia menjelaskan.

__ADS_1


“Ja—jadi Kasih memiliki keluarga dan bukan sengaja di buang?” tanya Bu Kalina.


“Tepat sekali! selama ini justru mereka tengah mencarinya, tetapi belum menemukan petunjuk keberadaannya,” jawab Dokter Sintia.


“Syukurlah bisa juga menemukan siapa orangtua kandung Kasih, dimana mereka sekarang?” tanya Pak Budi.


“Sudah meninggal, yang tersisa dari kecelakaan itu hanya kedua saudaranya saja,” jawab Dokter Sintia.


“Astaga sungguh tragis, jadi dia hanyalah anak yatim piatu,” ujar Bu Kalina.


“Benar, sebenarnya dalam kecelakaan itu bukan hanya orangtua Kasih yang meninggal.Kakak kandungku dan juga merupakan saudaraku satu-satunya ikut merenggang nyawa,” kata Dokter Sintia.


“Turut berdukacita, kami ikut prihatin ya Bu Dokter,” kata Bu Kalina.


“Selanjutnya bagaimana apakah kita akan mempertemukan Kasih dengan keluarganya?” tanya Pak Budi.


“Tidak bisa! Kasih harus kuat dahulu untuk hadapi para serigala itu,” seu Suzy yang ikut bersuara.


“Kami curiga kalau kecelakaan itu bukanlah hal yang wajar, karena penyelidikan polisi menemukan adanya rem blong yang jadi penyebabnya. Kakakku adalah orang yang teliti dan sangat menjaga kendaraan. Tidak mungkin melewatkan jadwal perawatan mobil, kurasa ada yang sengaja mengutak atik mobil untuk mencelakai mereka,” jawab Dokter Sintia menjelaskan.


“Lalu bagaimana sekarang?” Pak Budi ikut bertanya karena beliau pun cemas akan keadaan putri bungsunya.


“Kita simpan dahulu dan tunggu Kasih pulih usai menjalani perawatan baru beritahu fakta ini,” saran Dokter Sintia.


“Baiklah, kami setuju. Prioritas utama sekarang adalah kesembuhan anak kami,” sahut Pak Budi.


“Bolehkah saya melihat kalungnya?” pinta Dokter Sintia.


“Tunggu sebentar.” Bu Kalina membuka dompet kecilnya dan memberikan kepada sang Dokter.


Kalung itu di angkat oleh Dokter Sintia dan memang benar bukti inilah adalah hal berharga, sebuah bandul dengan batu zamrud di tengahnya. Inisial KCP ada di baliknya dengan huruf besar semua, kalau di lihat memakai kaca pembesar di bagian pengait akan ada nama Chellomitha,inilah nama asli sang pemilik.

__ADS_1


Bersambung......


*******


Iklan, pinjam sedikit tempat untuk promo. karya teman ya!



ANISA


(Tyatul)


Anisa Rahman adalah seorang gadis yang hidup tanpa ayahnya. Ia hanya hidup dengan sang ibunya yang bekerja sebagai guru sedari kecil. Walau ia membutuhkan figur seorang ayah, Animasi tak pernah meminta hal itu pada sang ibu.


Hingga usianya yang ke 18 tahun, ibunya harus menyusul ayahnya ke alam sana hingga membuatnya sebagai yatim piatu. Tak mau sedih terus menerus atas kepergian sang ibu, Anisa terus melanjutkan hidupnya dengan kuliah dan bekerja paruh waktu. Hingga mempertemukan Anisa dengan orang dari masa lalunya.


"Aku mencintaimu Anisa, maukah kau menikah denganku?"


Ungkapan itu membuat Anisa senang karena dilamar oleh orang yang juga ia cintai, tapi disisi lain ia juga bimbang karena statusnya yang kini belum jelas dan masih kuliah.  Apa nanti ia bisa menjadi istri yang baik untuk suaminya?


Sebuah keputusan besar yang Anisa ambil akan membuatnya mengalami tahap baru yaitu pernikahan.ANISA


(Tyatul)


Anisa Rahman adalah seorang gadis yang hidup tanpa ayahnya. Ia hanya hidup dengan sang ibunya yang bekerja sebagai guru sedari kecil. Walau ia membutuhkan figur seorang ayah, Animasi tak pernah meminta hal itu pada sang ibu.


Hingga usianya yang ke 18 tahun, ibunya harus menyusul ayahnya ke alam sana hingga membuatnya sebagai yatim piatu. Tak mau sedih terus menerus atas kepergian sang ibu, Anisa terus melanjutkan hidupnya dengan kuliah dan bekerja paruh waktu. Hingga mempertemukan Anisa dengan orang dari masa lalunya.


"Aku mencintaimu Anisa, maukah kau menikah denganku?"


Ungkapan itu membuat Anisa senang karena dilamar oleh orang yang juga ia cintai, tapi disisi lain ia juga bimbang karena statusnya yang kini belum jelas dan masih kuliah.  Apa nanti ia bisa menjadi istri yang baik untuk suaminya?

__ADS_1


Sebuah keputusan besar yang Anisa ambil akan membuatnya mengalami tahap baru yaitu pernikahan.


__ADS_2