
Selesai operasi, Kasih belumlah sadar sementara keluarganya tetap siaga untuk membantu gadis itu agar cepat pulih, mereka menunggu di luar
uang perawatan sehabis operasi. Darren paling tak senang karena si sulung ini
memang sangat menyayangi adik bungsunya itu.
“Ibu, Bapak, Bang Darren beristirahatlah biar kami berdua yang berjaga dulu malam ini,” ujar Davin.
“Kamu yakin bisa menggurusnya bersama Delon?” tanya sang Ibu.
“Percaya deh, lah anaknya Tono saja bisa aku urus,” jawab Davin.
“Beda ya kambing dengan manusia, awas kalau sampai kalian berdua tertidur,” ancam Darren.
“Tenanglah, kami mau selancar di friendster lagi ada gebetan nih,” ujar Davin.
“Bang Darren percaya saja, kami lagi ada bisnis yang membutuhkan waktu panjang untuk di bicarakan,” sahut Delon.
“Kalian berdua jangan berengkar, buat rusuh dan bertingkah aneh ya,” pesan Pak Budi.
“Siap Ayah.” Mereka kompak menjawab sambil saling memandang dan tersenyum.
“Baiklah, ayo kita kembali ke kamar. Memang harus bergantian kalau tidak akan repot besok,” kata Pak Budi.
Darren dan Bu Kalina mengikuti suaminya kembali ke ruang rawat inap dan mengelar tikar di lantai untuk beristirahat.
“Kak lanjutkan gosipnya tentang Mpok Ipeh,” desak Delon begitu melihat keluarganya sudah pergi.
“Iya itu yang ku dengar kemaren, gila ternyata janda itu memang berbuat hal begitu. Kita harus menikahkan mereka biar kagak ada zinah
lagi,” ucap Davin.
“Mudah saja, di pertemuan selanjutnya kita suruh warga gerebek tanpa sepengatahuan penjaga malam itu,” kata Delon.
“Kau yang urus deh, saat dia datang lagi baru kasih tahu bapak dan ibu. Kasihan sekarang masih banyak pikiran, kita jangan menambahkan
__ADS_1
beban lagi,” ujar Davin.
“Kau benar Bang,” kata Delon.
“Itu semua punya Kasih kan, coba kamu cek sana di dalam tas,apakah semua barang ini ada,” Perintah Davin.
“Sebutkan, saya aku lihat ke dalam bungkusan,” kata Delon.
“Air minum, termos, sedotan, minyak kayu putih, gelas,biskuit,” ujar Davin.
“Ada, semua lengkap,” sahut Delon.
“Bagus.”
Tak lama datang seorang perawat dan bilang kalau Kasih mulai sadar dan menyuruh mereka masuk kedalam untuk menemaninya. Kedua kakak lelaki ini segera masuk.
“K—kak haus,” pinta Kasih dengan suara pelan.
“Sebentar, kakak buatkan air hangat.” Davin segera menyalin minuman ke dalam gelas dengan sedikit air panas dari termos lalu menambahkan sedotan supaya adiknya mudah menenggak air tanpa harus duduk.
“Delon minta ke suster tambahan selimut,” perintah Davin.
Pemuda itu segera bergegas keluar menemui slah satu perawat dan kembali dengan selimut lalu menutupi sekujur tubuh adiknya. Suster ikut
masuk dan menanyakan keadaan sang pasien.
“”Cobalah beristirahat ya,” kata sang Suster sambil menganti infus yang segera habis.
“Suster kenapa adikku kedinginan, apakah itu tidak masalah?”tanya Davin yang kuatir.
“Tenang saja, itu biasa. Sehabis operasi pasti merasakan hal itu, jaga saudara anda. Kalau infus habis segera panggil saya, jangan sampai kosong total,” jawab sang suster.
“Baik.”
“K—kak dingin sekali,” ujar Kasih sambil mengigil.
__ADS_1
“Mana remote Air Conditioner, matikan saja. Adik kita sudah mengigil,” seru Delon ikut cemas karena melihat gigi adiknya sudah berbunyi
gemertak.
“Sial ngga nemu,” ujar Davin ikut panik.
“Tanya suster,” teriak Delon.
Sang kakak kedua segera berlari keluar dan bertanya ke suster, tetapi mereka menyuruhnya untuk bersabar. Memang itu efek sampingnya
dan akan mengecilkan sedikit saja agar lebih hangat.
Davin kembali ke ruangan dan mulai menggosokan minyak kayu putih ke telapak kaki adiknya, Delon menuju kamar dan mengambil jaket juga kaos kaki untuk Kasih. Terlihat ayah dan ibunya sudah tidur beserta Darren. Dia tak mau membangunkan dan mencari sendiri lalu kembali ke sang adik.
“Kasih bertahanlah,” pinta Davin.
Setelah menunggu agak lama akhirnya selesai juga , rasa dingin menghilang perlahan dan mereka kini lega. Mulai memberikan air hangat
lagi dan siaga memperhatikan adiknya tersebut. Sementara Kasih sudah kembali tertidur.
“Aku tak tega melihat keadaannya,” kata Davin.
“Hush jangan ngeledek, ayo kita main game biar ngga mengantuk,” ajak Davin.
Bersambung…..
*****
Hai hai semua pembaca yang baik hati, kalau kalian kepo
tentang visual Kasih dan tokoh lainnya bisa cek ke FB emak yee (Bejo Nezha)
atau ke IG atau TikTok @CatatanNezha juga fanspage FB CatatanCeritaNezha ,
rilis akhir minggu ini yee videonya. Jangan lupa subscribe atau follow yahhhh, Terimakasih.
__ADS_1