
Beberapa hari kemudian kesehatan Kasih mulai membaik dan hari ini Dokter Sintia datang untuk mengeceknya bersama sang puteri, Suzy.
Sebenarnya hari ini mereka berencana mengatakan kebenarannya kepada Kasih sebelum dia kembali melakukan operasi kedua agar memiliki wajah lebih baik.
Davin dan Delon di larang pulang oleh orangtua mereka agar ikut mendengar fakta ini, Bu Kalina dan suaminya memang menunggu moment ini agar sang putri tahu siapa keluarga kandungnya. Sang dokter sudah mengeluarkan sebuah album foto dari dalam tasnya.
“Kasih, sebelumnya aku minta maaf karena terlambat mengenalimu,”ujar Dokter Sintia.
“Apa maksud anda, Dok?” tanya Kasih dengan heran.
“Sebenarnya kami sudah tahu siapa orangtuamu, sebelumnya lihatlah hasil Test DNA ini,” jawab Dokter Sintia.
“Siapa Karenina? Kenapa aku bisa memiliki kecocokan dengannya? Apa maksudnya ini? Kasih mulai mengajukan banyak pernyataan.
“Ini Karenina, saudara kembarmu. Bukankah wajah kalian serupa, tetapi sayangnya dia lumpuh atau bisa di bilang pincang. Sehari-hari menggunakan kusi roda,” ujar Suzy sambil menunjukan foto selfi dia dengan gadis itu.
“Mirip sekali,” celetuk Delon yang ikut melihat.
“Ja—jadi aku punya saudar kembar? Lalu dimana orangtuaku? Kenapa aku di buang?” Lanjut Kasih mulai kembali bertanya.
“Kau bukan di buang ,Nak. Sekitar 17 tahun lalu ada kecelakaan mobil, sekitar 50km atau berapa jaraknya, yang pasti cukup jauh dari desa Flamboyan. Kala itu yang tewas adalah tiga orang termasuk kedua orangtuamu dan juga kakak kandungku yang merupakan sopir keluarga kalian. Kamu masih bayi saat itu tiba-tiba menghilang dari lokasi kejadian. Aku sendiri berada di
negara Korea Selatan bersama putriku, namun berdasarkan kabar yang ku dengar kalau keluargamu sudah mengusahakan pencarian hanya belum menemukanmu juga. Hal yang membuatku kembali ke negara ini adalah adanya hasil investigasi pihak berwajib yang mengatakan penyebab kecelakaan adalah rem blong. Menurutku ini tak mungkin, aku ingat jelas sehari sebelum kecelakaan kakakku menelpon kalau
__ADS_1
baru selesai mengambil mobil yang di servis di bengkel karena besok mau memulai perjalanan. Kakak lelakiku sudah membeli tiket karena setelah perjalanan ini akan mengunjungi kami. Cuma dia satu-satunya keluargaku dan kini menghilang, aku yakin kematin mereka ada sabotase dari Anna, wanita itu adalah orang tamak dan licik,” papar Dokter Sintia menjelaskan.
“Saat ini kami diam-diam masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap keterlibatannya, tetapi sangat sulit karena wanita itu sudah
menghapus semua jejak. Aku sudah berhasil masuk ke dalam perusahaan dan akan memata-matainya,” kata Suzy.
“Kenapa Anna mau orangtua Kasih celaka,?” tanya Darren.
“Uang, PT. KCP adalah milik kedua orangtuamu. Saat ini Anna yang memegang kepemimpinan bahkan kedua saudaramu tak bisa merebutnya. Hak asuh jatuh ke tangan wanita itu karena merupakan keluarga terdekat kalian, asal usul
ibu sama sekali tak di ketahui,” jawab Dokter Sintia.
“Aku tahu perusahaan itu, mereka memiliki banyak lini bisnis yang di kuasai juga ada maskapai lokal dengan pesawat kecil untuk mengantarkan barang juga penumpang,” kata darren.
“Dia pilot salah satu maskapai nasional.” Ujar Davin.
“Pantas saja,” ucap Suzy.
“Ja—jadi aku bukan di buang,”ujar Kasih.
“Bukan Nak, kami juga baru tahu beberapa hari lalu maaf tak langsung memberitahumu karena Dokter Sintia melarang,”kata Bu Kalina.
“Tidak apa, Bu.”
__ADS_1
Obrolan terhenti sejenak karena ada yang mengantarkan makan siang milik Kasih dan Darren. Kali ini sangat enak ada nasi putih, sayur cap cay dan ayam kecap.
“Kita makan dahulu, Kasih harus minum obat tepat waktu agar cepat pulih,” saran Pak Budi.
“Ayo Dokter dan gadis ayu, makan masakan ini. Davin yang membuatnya,” tawar Bu Kalina.
"Makanlah Dokter dan kakak Suzy, aku juga akan menelan nasi ini sambil melihat album fotomu,"ujar Kasih sambil sibuk membolak balikan halaman di album foto itu.
Ada beberapa fotonya kala kecil, juga seorang pria yang mirip dengan Dokter Sintia, kemungkinan inilah saudaranya yang di ceritakan tadi.
Bersambung....
********
Hai.. Hai udah ke medsos emak, di sana ada video tentang visual tokoh cerita yang emak tulis loh. wait ya ini gambarnya beberapa tokoh dalam cerita ini.
Gimana ganteng kan, oia ada satu gambar lagi nih karya teman emak, kalau kalian berminat cari cerita lain bisa mampir ke sini ya.
Iklan......
Author Neng Syantik
__ADS_1