
❤️✨ Terimakasih sudah membaca, jangan lupa Like, Vote, Rate, Favorit, Komentar dan kirim Hadiah yah❤️✨
"Saya ibunya Satria," kata wanita tua itu.
Semua tertegun melihat kedatangan orangtua pelaku otak kejahatan terlebih lagi sangnibu nampak memakai kursi dengan seorang asisten menemani.
"Apa yang anda inginkan?" tanya Darrel dengan ketus.
"Saya hanya ingin meminta maaf. Saya mengerti dan paham sekali kalau perbuatan anak saya adalah kejahatan, namun bisakah kalian memaafkannya?" kata Ibunya Satria.
"Memaafkan, kau taknalah bicara. Lihatlah wajah adik perempuanku yang penuh perban dan kau tak lihat ini, akupun terluka," ucap Darrel dengan ketus.
"Saya mengerti. Sebagai seorang perempuan kecantikan adalah aset utama karenanya saya bwsedia menanggung semua biaya perawatan kalian berdua sampai pulih total juga memberikan sejumlah iang sebagai kompensasi. Satria adalah satu-satunya anak lelaki yang saya miliki, saat ini kondisi fisik sangat terbatas. Mengandalkan Satria cuma itu harapan saya. Bisakah kalian bermurah hati, membiarkan ibu tua ini di temani anaknya sampai ajal menjemput?" papar Ibu Satria menjelaskan alasannya.
Semua terdiam dan saling memandang satu dengan yang lainnya. Tiba-tiba Pak Budi pun berujar "Saya tahu otak kejahatan ini masih di bawah umur, Semua keputusan tergantung kedua anak saya yang menjadi korban."
Ibu Satria pun memberikan kode ke asistennya lalu kursi roda di arahkan tepat di samping Kasih yang hanya diam saja. Otak gadis muda ini masih mencerna setiap kejadian yang baru terjadi.
__ADS_1
Di bantu Asistennya, wanita tua itu turun dari kursi rodanya dan sujud dengan wajahnya di lantai sambil berseru dengan berlinang air mata.
"Nona tolong maafkan Satria, saya berani berjanji anak itu tak akan mengganggu lagi. Tolonglah saya butuh dia di samping saya," ujar Ibu Satria sambil bersujud.
Kasih tertegun, hatinya ikutbluluh melihat pengorbanan seorang ibu yang sanggup merendahkan harga dirinya demi sang anak.
"Tidak bisa, biarkan saja dia dipenjara. Enak sekali melakukan kejahatan tapintak mau dihukum," hardik Darrel.
"Kasih, terserah padamu, Nak!" seru Bu Kalina sambil mengenggam tangan putri angkatnya.
Semua terdiam hanya ada suara Ibunda Satria yang terus memohon dengan tangisan nya yang terdengar memenuhi ruangan raqat inap.
Mampukah Kasih Memaafkan?
#PesonaSangDiva
#NezhaAgeha
__ADS_1
-------Promo Bab Karya Penulis Lainnya------
Hai-hai semua mohon maaf, kali ini minta space tambahan untuk perhatian kalian. Sekarang emak lagi mau bicaraiin karya dari salah satu penulis noveltoon lainnya dan dia adalah .......
Nurma Azalia
Blurd,
Aku" apa? ngomong yang jelas !" bentak Ali karena Ara justru diam.
"Aku mencintai Kamu.!" jawab Ara dengan lantang.
"Ha-ha-ha, lelucon macam apa itu? Jelas saja banyak wanita yang mencintai aku. Aku tampan, gagah dan juga berkarisma," Ali menjawab serta menertawakan gadis culun yang mengaku mencintai nya.
"sedangkan, Kau? Aku yakin, tidak ada yang sudi dengan gadis culun sepertimu. Seharusnya kau berkaca dulu, Nona Gunawan !" lanjut Ali semakin menghina Ara. ucapannya sangat menusuk hati Ara.
"Sial, kenapa rasanya sakit sekali. Ketika kau dihina, oleh orang yang kau cintai Ara ! Luka ini bahkan lebih menyakitkan, dari pada Lukamu yang biasa kau dapatkan," batin Ara menahan sakit yang Ali berikan di hati nya.
__ADS_1