
❤️✨ Terimakasih sudah membaca, jangan lupa Like, Vote, Rate, Favorit, Komentar dan kirim Hadiah yah❤️✨
Davin lega bisa selamat dari peristiwa menyeramkan tadi, tetapi sekarang tubuhnya mendadak lemas. Akhirnya dia memutuskan menelpon si bungsu. Adiknya Delon.
"Halo kenapa bang,?" tanya Delon saat mnja ab panggilan telepon dari abangnya.
"Delon, datanglah kemari pakai ojek. Abang ada di depan Toko Subur. Kita bersama-sama menuju kantor polisi membawa video untuk barang bukti," kata Davin.
"Oh Toko Subur yang di dekat sekolah SD negri 108 kan," ujar Delon.
"Iya di sana, dimana lagi. Dasar melon, emangnya Desa Flamboyan ini luas apa sampe Toko Subur punya banyak cabang,"hardik Davin yang sedikit kesal kalau adiknya terus bertanya.
"Namaku D E L O N, Delon bukan Melon. Sembarangan saja tuker nama orang, kudu selamatan kalau mau ganti nama. Dah tahu keren gini main ganti saja," protes Delon.
"Oh Tuhan Tolong, kenapa adikku model begini. Baiklah Delon ganteng, buruan datang kemari. Abang sudah lemas nih, nanti di ceritain deh," kata Davin yang pasrah dan tak mai berlama-lama meladeni adiknya.
"Baiklah tunggu bentar, mau cari tukang ojek dulu. Ongkos siapain abang yang bayar," ujar Delon.
"Duh perhitungan banget sih! iya iya abang bayar, buruan kemari," kata Davin.
"Sipp deh, bye abang."
Sambungan telepon pun di matikan, Davin mengelus dadanya dan berkata "Gini amat ya punya adik kandung, tetapi. otaknya rada gesrek."
Sambil menunggu Davin memutuskan membeli roti coklat dalam kemasan dan air mineral. Baru mengabiskan sebungkus dan hendak makan kedua kali, datanglah Delon dengam abang ojek.
"Stop Bang ojek, tunggu sebentar," kata Delon.
__ADS_1
Si bungsu ini segera menghampiri abangnya dan meminta ongkos ojek sebelum pergi dia menyempatkan diri mengigit roti.
"Delon emang ngga mau rugi ya, sudah di kasih ongkos malah ambil roti abang," kata Davin.
"Bagi dikit doang," sahut Delon sambil tertawa.
Sehabis membayar tukang ojek, Delon mendatangi abangnya yang tengah duduk di lantai. Kedua pria tampan ini malah nongkrong di tepi jalan sambil bercakap-cakap.
"Lihat deh video barang bukti dari teman Kasih, ada plat nomor kendaraan pelaku dan wajah salah satunya saat sedang merokok," kata Davin sambil. menyerahkan handphonenya ke adiknya.
"Eh iya benar, ayo kita ke kantor polisi," ajak Delon.
"Tunggu dulu, abang masih lemes nih," kata Davin.
"Lemas kenapa bang?" tanya Delon.
"Penunggunya cakep kagak?"
"Yeee kenapa malah tanya tampang, seharusnya kamu prihatin dan semangatin abang."
"Kalau penunggunya cakep, abang nga usah takutlah. Kapan lagi ketemu mahkluk kasat mata cantik."
"Astaga ini bocah, udah ada malas bicara sama kamu. Ayo ke kantor polisi saja," kata Davin sambil menarik tangan adiknya.
"Okey deh, Aku yang bawa saja ya. Kalau abang kan masih lemes," ujar Delon.
"Iya kamu saja yang bawa," kata Davin.
__ADS_1
Kedua pemuda ini pun berangkat ke kantor polisi, berhenti sejenak di tengah jalan untuk membuang air mineral botol di tempat sampah.
"Ingat dimanapun jangan buang sampah sembarangan," ujar Delon.
"Iya adik manisku, ayo jalan."
Mereka berdua berbeda karakter tetapi sama saja, semua sayang sekali kepada Kasih, adik perempuan yang hadir dalam keluarga kecil ini.
#PesonaSangDiva
#NezhaAgeha
-------Promo Bab Karya Penulis Lainnya------
Hai-hai semua mohon maaf, kali ini minta space tambahan untuk perhatian kalian. Sekarang emak lagi mau bicaraiin karya dari salah satu penulis noveltoon lainnya dan dia adalah .......
Susi Similikity
blurd
Seoarang mahasiwi polos, cengeng dan juga manja harus menerima perjodohan yang telah di rencanakan oleh kedua orang tuanya dan ternyata pria yang akan di jodohkan dengan dia, tak lain adalah Dosen nya sendiri yang sikapnya teramat dingin. Namun siapa sangka di balik kepolosannya gadis itu menyembunyikan tentang rahasia jati dirinya yang sebenarnya.
Bagaimanakah sikap mereka di kampus?
Akankah mereka saling mencintai?
Apa sang Dosen akan menerima jika dia mengetahui tentang jati diri gadis itu yang sebenarnya?
__ADS_1