
"Ya Tuhan sudah dua hari ini kita terus membaca naskah dan berbagai peran yang di tawarkan. Membuatku merasa mual," ujar Delon.
"Sabar, begitulah resiko jadi Manager. Aku tak ingin sembarangan pilih pekerjaan. Apalagi berakting, takutnya kesan yang di peroleh penonton membuatku terlihat buruk atau di cap aji mumpung," kata Kasih.
"Memang benar, ya sudah kita istrirahat makan siang dulu baru lanjutkan lagi. Lihatlah sekarang sudah jam 13.30," kata Delon sambil menunjukkan ke jam dinding.
"Ya ampun sudah lupa waktu," ujar Kasih.
"Cepatlah makan, jangan sampai Darren mengantung aku kalau sampai sakit maagmu kambuh," kata Delon.
"Baiklah."
Keduanya segera menuju meja makan, lalu Delo membuka tutup saji. Ternyata ada ayam goreng beserta lalapan juga tahu dan tempe goreng tersedia di sana.
"Darren memang hebat, dia menyiapkan ini tadi sebelum berangkat kerja," kata Delon sambil mencomot tahu goreng dengan sambel terasi.
"Iya, Bang Darren mengurus kita sebelum sibuk di club. Jangan lupa setelah itu cuci piring dan kau yang sapu juga pel rumah," ujar Kasih.
"Lalu cuci dan jemur baju kan," kata Delon.
"Iya benar, ayo kita isi energi," ujar Kasih.
Kedua kakak beradik ini makan dengan lahap dan lanjut mengerjakan pekerjaan rumah sebelum kembali berkutat dengan pemilihan naskah dan peran.
Tiba-tiba menjelang sore ada telepon masuk, Delon mengangkatnya dan terdengar teriakan panik Olga.
__ADS_1
"Delon, gawat! Kasih harus ke studio foto di lantai atas perusahaan KCP sekarang. Aku sedang menemani Suzy ke rumah sakit," kata Olga.
"Rumah sakit ada apa?" tanya Delon.
"Entahlah tiba-tiba wajah Suzy memerah seperti alergi karena itu kami segera ke rumah sakit. Ada pemotretan produk baru kosmetik Mithanina tolong gantikan dia," jawab Olga.
Deg!
"Katakan saja ok, kita akan membantunya lagipula aku juga penasaran dengan kondisi perusahaan itu,"kata Kasih.
"Baiklah, berikan kontak penanggung jawab pemotretan. Kami akan bersiap ke sana," ujar Delon.
"Terimakasih."
"Kau yakin, Dek biaa bertemu saudara kandungmu?" tanya Delon sambil menatap si bungsu.
"Mau tak mau, cepat atau lambat musti di hadapi kan," jawab Kasih.
"Benar juga, ayo kita bersiap. Kali ini aku lebih dahulu yang di make untuk uji produk jangan sampai wajahmu rusak," kata Delon.
"Kau yakin? make up wanita?" tanya Kasih.
"Yakin kan tinggal di hapus saja yang penting kamu aman," jawab Delon.
"Baiklah. Terimakasih banyak, Kak." Kasih memeluk sang kakak angkat.
__ADS_1
Mereka kemudian bersiap membawa pakaian ganti sesuai tema pemotretan lalu meluncur ke lokasi. Lantai atas PT. KCP memang di ubah menjadi studio ini untuk pemotretan produk.
Kasih memperhatikan dengan seksama begitu sampai di lantai bawah sampai ke atas seluruh keadaan perusahaan peninggalan kedua orangtuanya.
"Selamat sore Kasih, saya Lili adalah asisten pribadi Bu Karenina dan penanggung jawab proyek ini. Silakan ikut ke ruang ganti dan kita mulai make up untuk pengambilan gambar. Sambil anda di rias saya akan menjelaskan secara singkat mengenai produk yang akan launching bulan depan, supaya anda bisa menjawab pertanyaan wartawan,"kata Lili panjang lebar.
"Baik, nanti berikan juga lembaran informasi produk ke manager saya. Supaya di rumah bisa saya pelajari," ujar Kasih.
"Tentu saja, ayo ikuti saya," kata Lili.
Sesampainya di ruang ganti, Delon langsung minta di make up lebih dulu memakai semua semuaproduk yang akan di gunakan adiknya. Mereka semua paham karena tahu kalau Suzy sebelumnya mengalami iritasi sesaat sebelum pemotretan.
"Tunggu 10 menit untuk lihat reaksi baru kalian boleh mendandani Kasih,"kata Delon.
Saat melihat tidak terjadi apapun, maka Kasih mulai di dandani dan melakukan pemotretan pertamanya dengan produk buatan saudara kembarnya.
"Bagus sekali hasilnya luar biasa. Pantas saja Suzy merekomendasikan dirimu," kata sang fotogrfer.
"Terimakasih atas pujian anda," ujar Kasih.
Saat akan meninggalkan studio, dia bertatap muka dengan Karenina yang datang dengan kursi rodanya.
Kedua anak kembar itu saling melihat dengan erat, ada suatu perasaan rindu. Wajah Kasih yang berubah membuat saudara kandungnya itu tak mengenali lagi.
Bersambung....
__ADS_1