Pesona Sang Diva

Pesona Sang Diva
Bertemu Lagi


__ADS_3

"Darren ,titip adikku ya,"pinta Philip.


"Beres! Kasih dan dua adikku saja aman apalagi cuma satu ini.Kau tenang saja dan berusahalah pulih,"kata Darren sambil menepuk pundak pria itu.


"Terima kasih,sampai ketemu di rumah ya,"ujar Karenina.


Semua mengantarkan kedua orang itu ke bandara,mereka check in dan menunggu keberangkatan.


"Bang, mau ke toilet dulu ya,"kata Karenina.


"Ku temani,akan ku tunggu di luar pintu,"ujar Darren.


"Tidak risih kah?Tak usahlah aku sendiri saja,"tolak Karenina.


"Tidak masalah,ayo pergi cepat nanti malam jadwal pesawat kita,"kata Darren.


Kali ini Nina hanya menurut saja ikut dari samping Darren,rasanya menyenangkan juga di jaga seperti ini.


"Masuk lah,aku tunggu di sini,"ucapan Darren bersandar di tembok sambil membuka handphone nya.


Tak lama Nina keluar dan mereka kembali ke tempat duduk tak sengaja malah di tabrak seorang gadis.


"Aduh maaf ya,aku terburu - buru,"kata perempuan itu.

__ADS_1


"Lah Alicia kenapa ada di sini?"tanya Darren heran.


"Kebetulan ada kamu, pasti mau pulang ya.Aku ikut ya,"jawab gadis itu.


"Hah! Kau gila ya,"hardik Darren.


"Hai pacarnya Darren,bolehkah aku ikut kalian.Jadi begini keluargaku sedang ada masalah.Kalau bisa jadikan saja aku pembantu di rumahmu,"papar Alicia tanpa tahu malu.


"Pembantu?"tanya Karenina sambil menatap Darren.


"Bodyguard saja, kurasa kamu tidak biaa mengerjakan pekerjaan rumah. Adanya malah menghancurkan bukan membersihkan," jawab Darren.


"Betul juga ya,aku sika beberapa ilmu bela diri,"kata Alicia.


"Baiklah, kamu bisa bekerja denganku selama ada di negara kami.Surat-suratmu ada kan?"tanya Karenina sambil menatap gadis itu dari ujung rambut ke kaki.


"Oh begitu, aku paham,"ucap Karenina.


"Kamu memang wanita baik dan cocok dengan Darren semoga kalian cepat punya anak ya,"puji Alicia sambil berdoa.


"Hei... hei... hei sepertinya ada yang salah paham di sini,kami bukan pasangan kekasih,"ujar Darren.


"Kau salah,dia adalah kakakku," kata Karenina.

__ADS_1


"Kakak?jangan bercanda wajah kalian berbeda sekali," tutur Alicia dan menatap keduanya.


"Kami memang kakak beradik,dasar cewek aneh.Ayo ke pesawat sepertinya sudah akan berangkat," kata Darren sambil menjitak kepala Alicia.


"Awww, sakit!" Alicia mengelus kepalanya.


Karenina tertawa melihat hal itu.


"Kau tidak mandi ya," kata Darren saat melihat pakaian yang di kenakan sang gadis.


"Mandi cuma bajunya ku laundry di hotel dan pakai kembali. Di sana baru akan beli baju," ucap Alicia.


"Kabur tanpa persiapan. Awas saja kalau smaa pihak imigrasi atau kedutaan ada masalah jangan libatkan kami," ancam Darren.


"Tenang saja aku bersih,buktinya bisa berangkat kan.Meninggalkan rumah cuma sempat bawa kartu identitas saja,"kata Alicia.


"Sudahlah jangan bertengkar, ayo kita naik pesawat," ajak Karenina.


Ketiganya bisa dengan lancar ke dalam pesawat, Darren sedikit lega karena artinya memang Alicia tidak bermasalah sehingga bisa keluar dari negara itu.


Alicia tampak lelah sepanjang perjalanan terlihat tertidur di sebelah Darren, Nina tertawa melihatnya dan sempat mengabadikan moment itu lalu mengirimkan ke Kasih tanpa ketahuan sang kakak.


Bersambung....

__ADS_1



visual wanita blonde selalu menarik!


__ADS_2