
Rumah Keluarga Ang.
"Ricky, bisakah Mami memintamu memutuskan hubungan dengan Connie."
"Kenapa, Mi?"
"Terus terang gosip negatif tentang keluarganya terus berhembus. Mami lelah tersangkut paut dengan Citra negatif mereka."
"Betul itu, Ko. Teman-teman pria sampai mengolok diriku dan bilang jagain Ko Ricky deh entar di selingkuhin pas udah nikah," kata adik perempuan Ricky.
"Tidak nyaman di dengar,Mami akan sekolahkan Riani ke luar negri saja biar tidak kena cipratan jelek berita negatif keluarga tunanganmu,"ungkap sang Ibu.
"Aku mengerti,sejujurnya sudah beberapa bulan ini hubungan kami renggang.Sejujurnya aku tidak merasakan apapun lagi saat bersamanya,tetapi bagaimana cara memutuskannya?" keluh Ricky.
"Bukannya mau mengajarkan kamu hal jelek ya.Karena Papi lagi ngga ada maka sebagai sepupumu aku ada usul nih," kata Steve yang malam itu ikut makan bersama.
"Apa saranmu Ko Steve?" tanya Riani.
"Berlaku brengsek dan coba buat dia kesal lalu meninggalkanmu," jawab Steve.
"Sama saja dong sikap Ricky dengan mereka kalau begitu,"protes Mami.
__ADS_1
"Tidak dong,Ricky belum menikahi Connie dan sudah tak ada rasa cinta lagi untuk apa di teruskan. Lagi pula kalau Mami tahu nih,sebenarnya anak sulungmu itu sudah dekat dengan seorang wanita.Kurasa ini juga penyebab dia kehilangan rasa suka ke Connie," papar Steve membuka rahasia Ricky.
"Kau dekati siapa lagi? Ingat perhatikan latar belakang keluarganya," pesan Mami.
"Kali ini beda, wanita ini adalah anak salah satu pejabat dan juga model terkenal. Ibunya punya yayasan sosial jadi tak mungkin citranya jelek," kata Ricky menjelaskan.
"Kalau begitu Mami setuju,cepat kau bereskan urusanmu agar kita tak tersangkut lagi dengan urusan keluarga Wirabrata."
"Ingat tetap berhati-hati karena Kak Connie pasti punya banyak akal bulus," ujar Riani.
"Benar sekali,wanita itu sungguh mengerikan persis Ibunya. Dia tak oernah bersikap baik kepadaku karena tidak sekaya Ricky,"tutur Steve.
"Parah memang, sebenarnya aku binggung bagaimana bisa Koko jatuh cinta kepadanya," kata Riani.
Lelaki ini tak sadar kalau Connie sudah mengetahui hubungannya.
Di rumah sakit,
"Dominic cepatlah bertindak. Informasi baru kudapatkan kalau Connie sudah hamil," ujar Suzy sambil menelpon seorang wanita.
"Dia hamil,oh tidak bisa. Tenang saja aku akan segera mendapatkan Ricky," kata wanita itu.
__ADS_1
"Cepatlah desak dia, jangan sampai wanita itu mengambil keuntungan. Aku akan kirimkan beberapa foto,bisa kau gunakan untuk menyangkal berita kehamilan dari Connie."
"Kirimkan padaku,tenang saja aku tahu bagaimana harus bertindak," kata Dominic dengan sangat yakin.
"Aku percaya padamu. Tolong bantu kami," ujar Suzy.
"Seharusnya aku yang berterima kasih,bukankah kamu tahu sudah sejak lama aku menyukai Ricky dan kalian sudah banyak membantuku untuk mendapatkannya.Tentu saja hal ini tidak akan ku lepaskan dengan sia-sia," papar Dominic.
"Kita bicara saja nanti,ingat jangan salah langkah.Foto-foto ku kirimkan seusai telepon di matikan.Bye Dominoku," ujar Suzy.
"Hey namaku Dominic bukan Domino, sana beristirahatlah jangan terlalu lama di ruah sakit entar lumutan," ledeknya sambil tertawa.
"Dasar perawan tua," sahut Suzy.
"Eh kita sama saja,jangan saling ledek deh. Sepertinya aku yang bakal lebih dulu menikah,bye Suzy."
"Terserah."
Telepon pun di matikan dan Suzy segera membuka galeri foto lalu mengirimkan ke Dominic. Kelakuan Connie yang justru menghancurkannya.
"Kena Kau!" Suzy berguman dan tersenyum.
__ADS_1
Bersambung.....