PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
petualangan skeleton (akhir)


__ADS_3

Biasanya pemain normal akan logout di dalam penginapan atau tempat yang dirasakan cukup aman dan ketika mereka login mereka akan tiba di tempat terakhir saat mereka logout.


Tapi berbeda dengan para pemain Undead. Dimana pun mereka logout mereka akan selalu login di tempat-tempat tertentu yang memiliki energi negatif yang cukup tinggi untuk respawn. Karena masalah inilah para pemain nama merah sering menunggu pemain Undead di tempat respawn untuk memburu mereka.


“bagai mana tuan skeleton apa kau tertarik” vampir itu kembali menawarkan peti pada moon.


[Dead Coffin(wood)]


Keterangan : tempat beristirahat untuk para mayat hidup. Terbuat dari kayu sehingga jangan terlalu berharap dengan ketahanannya.


Efek :


>mempercepat pemulihan kesehatan 5% permenit.


>Mempercepat pemulihan mana 5% permenit.


>Dapat digunakan sebagai titik respawn saat logout di dalam peti.


Ketahanan : 700


######################


Moon mengecek status dari peti yang ditawarkan oleh si vampir dan ternyata memang ada efek yang menjelaskan jika bisa digunakan sebagai titik respawn tapi-


“ketahanan terlalu sedikit, itu akan hancur dalam sekali serangan” moon mengomentari produk yang dijual oleh vampir.


“mau bagai mana lagi ini terbuat dari kayu, jika anda mau memesan aku akan membuatkan yang lebih kuat” dengan senyum bisnis vampir itu terus mendesak agar moon membeli barang dagangannya.


“baiklah-berapa harganya?” moon menyerah karena desakan vampir itu.


“hanya 50 emas” ucapnya dengan senyum penuh kemenangan.


“mahal!!!!” teriak moon tidak percaya harga sebuah item yang bisa dengan hancur oleh satu serangan.


“ini karena hanya saya saat ini yang bisa menjual item ini, jika anda tidak mau anda boleh terus menikmati dikejar para pker atau bernasib naas seperti dia”


vampir itu menunjuk ketengah Padang rumput yang sedang dipenuhi pemain yang berperang, diantara para pemain ada seorang Undead yang baru respawn terjebak ditengah perang dan akhirnya mati konyol terkena sihir nyasar.


“sial nih” dengan pasrah moon menyerah 50 koin emas pada si vampir yang menyeramkan.


.


.


.


.


Moon berjalan lemas saat dia menuju kota Green scale. Seakan telah mendapat nasib sial dia hanya bisa pasrah seluruh uang yang dia miliki hilang.

__ADS_1


“mau bagai mana lagi ini kau lebih baik daripada uangku hilang karena kematian. Lagi pula uang segitu mah bisa dicari cukup beberapa hari” moon berusaha keras menghibur dirinya sendiri dengan air matanya terus menetes.


Sekitar 5 menit dia berjalan mengikuti jalan tanah hingga akhirnya dia melihat tembok kota yang sangat tinggi dengan gerbang besarnya.


“gila makhluk apa sih yang ada di dalam hingga gerbangnya Segede itu?” ucap moon terkagum saat melihat gerbang setinggi 50 meter.


Dia agak khawatir saat ingin mendekati gerbang tapi dia seketika agak percaya diri setelah melihat Undead diantara demihunan berlalu-lalang tanpa ada penjaga yang menyerang.


Moon memberanikan diri maju ke gerbang kota. Dia terus mengawasi sekitar takut ada sergapan tapi semua yang dia takutkan tidak ada yang terjadi. Penjaga yang kebanyakan seorang beastman hanya meliriknya sekali kemudian beralih seakan kehilangan minat.


“hufff itu cukup menegangkan” desahnya pelan saat berhasil masuk kedalam gerbang tanpa insiden apapun.


.


.


.


.


Dibalik gerbang moon melihat jalanan yang sangat lebar dipenuhi oleh orang-orang entah itu pemain atau npc, para kuli yang berlalu-lalang mengangkut barang dan deretan toko dipinggiran terasa seperti pasar tumpah di dunia nyata.


Distrik pandai besi. Distrik utama yang di buru para pemain yang mampir di kota ini untuk mendapatkan senjata dengan harga yang bagus. Ribuan senjata dibuat di distrik ini setiap harinya.


“Sial selama 5 bulan aku bermain game ini tidak pernah aku merasakan suasana keramaian seperti ini.”


Moon terus melihat kesibukan di distrik itu hingga dia melihat sebuah toko yang menjual beragam kebutuhan untuk penyihir kegelapan. Merasa tertarik moon pun memasuki toko.


“O ya ? Seorang tamu yang belum pernah terlihat rupanya” balas si penjaga toko.


Moon langsung tersentak kaget saat melihat wujud dari penjaga toko itu yang seorang Jack o lantern salah satu dari ras iblis.


‘Waw iblis pun mereka tampung’ batin moon saat dia menatap iblis berkepala labu itu.


“Apa ada yang bisa saya bantu tuan skeleton?” perkataan iblis labu itu menyadarkan moon dari lamunannya.


“Ah maaf aku agak melamun. Aku adalah seorang penyihir kegelapan, aku berharap bisa melihat-lihat tokomu”


“Begitukah, nikmati waktu kalau begitu”


Dengan izin dari pemilik toko moon melihat lihat sekitar. Banyak tulang dari berbagai jenis monster yang biasa digunakan untuk ritual pemanggilan bagi para summoner terpajang di dinding, tongkat, bom serta buku skill juga ada ditempat ini.


“tunggu. Bom? Kau menjual bom?” tanya moon heran dengan pemilik toko ini.


“yaaah itu adalah hobi. Selain seorang dark mage aku juga seorang fire mage” Ucap iblis labu itu membuat moon sadar jika pemilik toko adalah seorang pemain.


Klenig


Bunyi bel pintu terdengar saat pintu itu dibuka dan seorang pemain dengan Avatar zombie yang memakai hakama memasuki toko sambil membawa pedang katana.

__ADS_1


“Mamba beri aku sesuatu yang keras” ucap zombie itu saat duduk di depan meja kasir.


“Kau ingin batu?” jawab iblis labu dengan santai.


“Bukaaaan brengsek beri aku alkohol” bentak si zombi.


Iblis labu kemudian masuk kedalam ruangan setelah beberapa saat dia kembali membawa kendi dengan bau yang sangat menyengat.


“Apa ini?” tanya si zombi saat melihat kendi yang iblis labu itu bawa.


“Campuran dari mayat ular putih, madu death string dan barley yang berasal dari kota ini”


Mendengar penjelasan dari si iblis, zombie segera meneguk minuman yang berada dalam kendi.


“Puaaah itu cukup enak” komentar si zombi. Mereka terus mengobrol tidak mempedulikan moon yang masih berada di dalam toko hingga skeleton itu mengambil beberapa tulang monster dan meninggalkan toko itu.


“Itu mengingatkan ku jika hari ini dia akan kembali”


“yeah aku sudah tidak sabar menggunakan ciptaan ku”


Pembicaraan di toko itu terus berlangsung .


.


.


.


.


Setelah keluar dari toko, moon kembali menikmati pemandangan kota hingga tidak terasa dia sampai di jalan utama yang menghubungkan setiap distrik.


Tidak kalah dari distrik pandai besi di sini pun sangat ramai. Toko-toko bertingkat serasa tempat ini sangat modern dengan kereta kuda yang lalu lalang.


“jadi ini serikat guild sexy species yang menguasai kota” ucap moon saat berdiri di depan bangunan yang sangat megah bagai sebuah istana kerajaan.


Setelah puas melihat-lihat moon kembali melanjutkan tour keliling sampai dia melihat iringan parade kereta yang dilihat oleh banyak warga. Merasa penasaran moon bertanya pada seorang npc.


“gyaaa uhk oh kawan kau mengatakan ku” Npc Lamia itu kaget saat melihat wujud moon.


“itu adalah rombongan para tetua, mereka adalah para pemimpin kota saat ini. Dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama kami bisa melihat tetua yang menyelamatkan kami dari para manusia” terang Lamia itu dengan sangat bersemangat.


Moon pun ikut bergabung dengan para warga yang menanti kedatangan para tetua hingga taklama kemudian rombongan kreta yang berjumlah ratusan memasuki gerbang yang disambut meriah oleh warga.


.


.


.

__ADS_1


.


Chp 107 end.


__ADS_2