
Great mage Piro melesat terbang bersama Giant fire elemental. Dibelakangnya pasukan sihir yang merupakan para murid great mage mengikuti guru mereka.
“A..apa…apa ini?” Piro Merasa tekanan udara yang menyebabkan dia terjatuh ke tanah. Giant fire elemental juga sama terjatuh seperti dia.
“Sihir macam apa ini” Piro berusaha untuk bangkit tapi seakan ditekan oleh kekuatan tak terlihat, pria itu hanya bisa membungkuk.
“mastet” pasukan mage datang ke arahnya.
“Jangan mendekat, tetap di sana” bentak Piro pada murid-muridnya.
“Brengsek, sihir gila macam apa ini”
Selama Piro terjebak di medan gravitasi, pasukan sekutu mulai di serbu oleh pasukan bantuan dari green scale.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
.
Duuum Duuuum
Getaran gempa kecil mulai terasa semakin meningkat. Para prajurit sekutu hanya terdiam saat melihat raksasa setinggi 45 meter muncul dari balik bukit.
Dengan balok kayu besar raksasa itu datang bagai seorang Titan yang mampu membunuh ribuan manusia dalam sekali serangan.
Di sisi lain, pasukan serangga yang dipimpin oleh para pelayan boa menghadang. Sementara dibelakang mereka terdapat jurang penuh semut. Fegriel pun menyadari mereka telah terkepung.
Tidak ada jalan keluar selain menerobos, mereka tidak bisa kembali ke camp raja cobfis karena semu jembatan penghubung telah hancur, dan setiap para mage mencoba membuat lagi itu dengan mudah dihancurkan oleh para semut dan rayap.
Perlahan-lahan pasukan tentara sekutu di kunyah dari berbagai arah. Fegriel semakin putus asa saat tidak ada bantuan yang datang. Hingga-
Seorang prajurit yang memakai armor merah datang kepadanya dengan santai di atas kudanya.
Prajurit sekutu yang mencoba menyerangnya seketika kepala terpenggal tanpa tau karena apa.
“Kuat” komentar fegriel saat merasakan aura dari prajurit itu.
Prajurit itu berhenti didepan fegriel dengan jarak 10 meter. Pasukan Green scale Segeran memberi ruang dengan menghabisi pasukan sekutu disekitar mereka.
Ruangan kosong tercipta di tengah perang yang berkecamuk, hanya dua komandan masing-masing pasukan yang duduk di atas kuda mereka yang terus saling menatap.
“Aku menantang anda berduel” ucap belchers.
“Apa penawarannya” (fegriel)
__ADS_1
“Jika anda menang maka seluruh pasukan Green scale akan mundur untuk hari ini. tapi jika anda kalah maka anda harus melayang tuanku”
Mendengar perkataan dari prajurit itu, Fergie hanya terdiam. Ini adalah kesempatan yang bagus untuk keluar dari situasi buntu ini. Dia tidak mengira jika akan terdesak di perang ini, Walaupun begitu dia masih harus tetap hidup.
“Aku menerimanya”
Setelah itu keduanya turun dari kuda secara bersamaan. Prajurit pengguna samurai, sedangkan fegriel mengganggu dua pedang.
Tidak ada gerakan apapun karena keduanya saling mengukur satu sama lain. Sementara itu melihat sebuah duel para penonton di bukit segera melakukan perjudian.
“Untuk apa berjudi? Hasilnya sudah jelas, Kepala kedua belchers yang akan menang”
“Kau bisa mengatakan seperti itu karena tidak tau siapa itu dual wind Gale”
“Kau sendiri juga belum tau siapa alone samurai”
Perdebatan terus terjadi untuk mendukung masing-masing jagoan mereka. Hingga lima menit tidak ada pergerakan apapun dari keduanya.
Jdaaaaaar
Petir tiba-tiba menyambar di tengah kedua orang yang akan melakukan duel, membuat setiap penonton yang melihat tersentak kaget, bukan hanya pemain tapi orang-orang yang menonton lewat live streaming pun ikut terkejut.
Sraass
Sraass
Keduanya segera berlari memperpendek jarak. Dengan pedang yang diselimuti cahaya hijau fegriel menebaskan pedangnya kearah belchers. Tebasan udara berbentuk sabit melesat cepat menuju zombie samurai.
“Hemmm, perbedaan level cukup menguntungkan ku” ucap fegriel. Dia menyadari jika lawannya kali ini memiliki keahlian pedang yang luar biasa tapi ada satu kelemahan yaitu level yang masih rendah.
“Jika kami berdua memiliki level sama, dengan senang hati aku akan menyerah pada fuel ini” imbuhnya.
Dengan sigap belchers menghandiri tebasan udara dan segera berlari menutup jarak, tapi saat di mendekat, fegriel menggunakan sihir angin untuk menyerang belchers.
Dengan sigap belchers terus menghindari serangan jarak jauh fegriel sambil terus berusaha mendekat, hingga jarak mereka hanya tersisa beberapa meter. Lalu-
Trang
Pedang mereka saling berbenturan, efek perbedaan level yang terlalu besar membuat lengan belchers langsung patah menahan pedang fegriel.
“Ini kemenangan ku” ucap. Fegriel saat mengangkat bprdang di tangan kirinya berusaha menebas belchers.
“Kurasa tidak” jawab belchers.
Dari punggung belchers muncul 4 kaki laba-laba yang menahan pedang fegriel. Melihat kesempatan belchers menendang perut fegriel.
“guhuk” fegriel terbatuk saat merasakan tendangan dari belchers, walaupun tidak kehilangan kesehatan tapi tetap Itu membuat perutnya sakit.
Melihat fegriel kesakitan, belchers kembali menebas pedangnya yang melukai pergelangan tangan kanan fegriel. Tidak ingin kalah fegriel menyerang menggunakan tebasan angin namun belchers berhasil menghindar, ini menjadi kesempatan bagi fegriel untuk melancarkan serangan berikutnya.
__ADS_1
“[scratching wind]”
Pusaran angin panjang membentuk cambuk keluar dari ujung peda fegriel. Cambuk angin mengenai lengan kanan belchers dan mengikatnya. Dengan kuat fegriel menarik zombie itu lalu pedang fegriel yang terjatuh menyerang belchers seakan memiliki kesadaran sendiri.
Traaang
Belchers menangkis pedagang fegriel lalu menarik balik cambuk angin yang merobek kulit dan dagingnya. Keduanya saling menarik satu sama lain tapi fegriel kembali diuntungkan oleh perbedaan level.
Dengan kuat fegriel menarik belchers hingga dengan cepat zombie itu datang padanya. Melihat kesempatan fegriel berniat menggunakan skill yang lain tapi.
Seriiiiiiing
Sebuah kilatan yang sangat cepat hingga tidak dapat dilihat oleh mata fegriel. Dia tidak tau apa yang baru saja terjadi, yang pasti lawan duelnya sudah menghilang dari pandangannya.
“Itu cukup membuatku bersemangat”
Suara dari lawannya terdengar di belakang fegriel. Saat dia bersiap untuk menoleh kebelakang Tiba-tiba keseimbangan tubuhnya terganggu, seakan salah satu kakinya menghilang. Tidak salah satu kaki fegriel memang telah menghilang.
“AAAAAAA…aghh”
Lelaki itu langsung berteriak kesakitan saat tubuhnya telah jatuh ke tanah. Dia berguling-guling untuk meredakan rasa sakit, tapi tangan kirinya masih tetap menggenggam senjatanya.
“Itu layak dipuji” belchers mulai mendekati fegriel yang kesulitan menahan rasa sakit tapi tatapannya masih menunjukkan jika dia belum menyerah.
Saat jarak mereka semakin mendekat fegriel segera melompat sekuat tenaga dengan satu kakinya yang tersisa.
Baaang
Tanah tempat kakinya melakukan lompatan langsung retak. Fegriel melesat sangat cepat kearah belchers dengan pedang yang terhunus.
“Serangan terakhir, huh!!!”
Dengan santai belchers menghindari pedang fegriel dan memukul pundak lelaki itu dengan gagah katanya.
“Guaaak” fegriel terbatuk karena serangan itu.
“Serangan seperti itu hanya berguna untuk lawan yang sedang lengah”
Fegriel hanya terdiam, dengan wajah yang masih menahan rasa sakit komandan pasukan sekutu mengaku kekalahannya.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
.
__ADS_1
Chp 139 end.