PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
WEAK


__ADS_3

Boa berteleport ke atap bangunan tinggi di dekat gerbang desa,di sana kekacauan terjadi di mana-mana.


"Aprisal ini cukup bagus"


Pandangan yang di lihat boa beruban sejak memakai kepala ekhidna, dia bisa melihat informasi segala benda bahkan melihat kesehatan pemain dan npc.


Boa terus mengawasi Medan perang, dia cukup antusias ketika 5 Lamia tua ikut meramaikan pertempuran itu tapi dia kembali merasa bosan ketika melihat para Lamia tua berjatuhan satu persatu, sedangkan ketika boa menajamkan penglihatannya untuk mengetes dia merasa aneh ketika bisa melihat 360 derajat.


"Ini cukup memusingkan... Eh?"


Dia memijat keningnya merasa belum terbiasa dengan kemampuan barunya, tapi sebelum dia menutup matanya dia sempat melihat hal yang membuat tertarik.


Anak lelaki yang mengantarkannya menemui ahli kereta sedang dalam bahaya, anak itu terus memeluk adiknya sedangkan seorang pemain dengan level 196 perlahan menghampiri mereka.


"Kurasa itu bukan urusan ku, tapi akan merepotkan jika si sapi itu tidak mau membuat kereta untuk ku karena Sedang berkabung karena mereka berdua mati"


Boa segera mengambil panah nya dan membidikkan pada player guild sky Tiger.


"Venom claw"


Anak panah dengan cairan hijau melesat menuju player yang bersiap menebaskan pedangnya pada Arkie.


Swiiiiing


-664


[Target terkena status keracunan semua serangan yang menyebabkan efek racun akan bertambah kuat]


[Kau berhasil meracuni]


-15998


-16284


[Naik level]


"One hit kill? walaupun perbedaan lv hampir 3x hehehehe, mungkin aku memang harus fokus dengan job mage"


Boa melihat si player yang terjatuh karena serangga nya, dia pun menggunakan flicker untuk berpindah di dekat arkie.


Kemudian ketika dia menghampiri kakak beradik itu dia melihat si adik tengah sekarat karena sebuah anak panah menancap di punggung nya bar kesehatan nya hanya tinggal kurang dari 15% dan terus menurun.


Tidak menunggu lebih lama boa segera mengambil potion lalu dia mencabut panah dari punggung alvi lalu menyiram bekas panah itu dengan potion.


"Yah... Kurasa dia akan baik-baik saja"


Boa merada lega ketika melihat bar kesehatan Alvi kembali pulih menjadi 50%.


'baiklah kurasa mereka sudah mereka sudah lebih baik'


Boa sudah tidak khawatir dengan kakak beradik itu dan segera memeriksakan perlengkapan yang di jatuhkan player yang sudah tidak bergerak.


'hemm tidak ada yang menarik, pedang yang dia gunakan terlihat bagus tapi aku tidak bisa menggunakan nya karena batasan job, ...... dan kenapa dia membawa pedang kayu??? Apa dia mencuri nya di toko senjata'


Boa terus memeriksa perlengkapan yang di tinggalkan si player.


'tidak ada yang bagus, mungkin hanya belati ini yang menarik tapi ini juga tidak bisa ku gunakan'


[Vampir knife]


Strength : +130


Agiliti : +55


Rec : level 80


Rec job :Thief dan assassin


Skill : blood sucking

__ADS_1


Keterangan : ketika menikam target kau bisa menghisap kesehatan nya terus menerus, 40% dari damage yang dihasilkan ketika menghisap akan memulihkan kesehatan pengguna.


Boa kemudian melempar belati itu sembarangan seperti sampah lalu meminta mereka berdua pergi, boa pun segera berbalik meninggalkan arkie yang masih terdiam.


.


.


.


.


.


"Baiklah harus mulai dari mana yang?"


Boa melihat para pemain guild sky Tiger seperti melihat hidangan prasmanan, kemudian seorang pengguna pedang datang menghampirinya.


"Tripel slash"


Si pengguna pedang itu seketika mengunakan skill ketika berhadapan dengan boa.


"Cairan korosif"


Boa melempar sihir target Tungga namun pengguna pedang itu dengan mudah menghindar, setelah menghindari sihir boa si pengguna pedang berusaha menyerang balik tapi.


"Flicker,venom claw"


Boa berkedip dibelakang nya dan menebas swordsman dengan pedang kayu yang baru dia dapat.


Woooos


Krack


-355


[Target terkena status keracunan semua serangan yang menyebabkan efek racun akan bertambah kuat]


-16783


-16813


-16904


[Naik level]


"What the he....."


"Beruntung serangan ku hanya perlu menimbulkan demage untuk menimbulkan status keracunan, dan bukan ini jekpot naik level setiap kali membunuh seseorang kurasa aku akan segera berevolusi"


Swordsman itu terjatuh ketika boa menyerang nya di kepala yang memakai helm.


.


.


.


.


"Apa apaan, apa kau melihat cress tewas sekali pukul oleh nya"


Seorang player yang terlihat seperti Priest berteriak histeris ketika melihat teman nya yang level nya tertinggi ke 3 di pasukan mereka tewas.


"Bagaimana mungkin"


"Kemungkinan dia lupa menggunakan potion ketika kita selesai mengalahkan kelima Lamia tua tadi"


"Tidak aku terus mengawasi bar kesehatan kalian semua, dan aku ingat bar kesehatan cress masih 85%"

__ADS_1


Si Priest langsung membantah ucapan temanya.


Mendengar keributan yang tidak bisa wetrain melihat ke arah si Priest yang sedang berdebat dengan pemain lain tapi bukan hanya itu, dari kejauhan wetrain melihat Lamia yang wajah nya tertutup oleh tudung jubah yang dia kenakan mengarah panah pada 2 pemain yang berdebat itu.


"Apaa yang sedang kalian lakukan cepat menyingkir"


Wetrain segera mendekati mereka untuk memperingati tapi terlambat Lamia itu sudah melepas anak panah.


1 anak panah berubah menjadi 10 menghujani kedua player yang sedang berdebat.


"Panah itu"


Wetrain menginginkan panah milik salah satu pemain guild sky Tiger yang cukup terkenal di dalam guild cithiya, skill arrows rain yang terdapat di panah cithiya sama dengan skill yang di gunakan Lamia itu.


"Sial itu dia, kalian semua cepat menyingkir"


Wetrain segera berlari kearah dua pemain bodoh itu, tapi terlambat 10 panah berhasil menghujani keduanya lebih dulu, Dan kedua nya tewas seketika, wetrain yang tadi berlari seketika berhenti tidak percaya dengan apa yang telah dia lihat.


"Apa...apa yang barusan itu"


Dia tidak bisa percaya 2 player level 170 lebih mati seketika hanya dengan satu skill, tapi dia segera menenangkan diri, dia segera menggunakan skill mata tapi ketika dia ingin mengukur tingkat si Lamia, si lamia sudah tidak ada di sana.


"Sial di mana dia"


Dia melihat ke sekeliling mencari si lamia dengan skill blue seer eye yang dia banggakan hingga dia melihat kumpulan mana yang mengerikan mirip dengan apa yang dia lihat di menara penyihir, dia pun makin kaget ketika melihat target si Lamia adalah scar pemain terkuat dalam pasukan.


"Scaaar di belakang mu"


Wetrain berteriak sekeras yang dia bisa.


"Haaa?? Kenapa kau berteriak sekeras itu..... Eh?"


Scar sangat kaget karena seekor Lamia entah darimana sudah berdiri di depan nya.


"Cih..... bagi mana kalian ini kenapa bisa kalian membiarkan seekor cacing sampai ke barisan belakang"


Sekar meneriaki semua bawahnya para player yang lain segera mengalihkan perhatian pada Lamia yang berada di depan scar.


'apa dia pemain??? Jika benar dia pasti sangat bodoh jika berhadapan dengan scar seperti itu'


Para pemain dari guild sky Tiger mencibir tindakan Lamia itu, mereka berpikir menghadapi scar yang seorang ranker dengan frontal adalah tindakan bodoh, tapi tindakan dari selanjutnya dari si lamia membut mereka menelan ludah pahit mereka sendiri.


"Cacing nee"


Walaupun wajah bagian atas tidak terlihat karena jubah yang dia kenakan, senyum terlihat jelas di mulutnya, melihat itu scar merasa sedikit ngeri.


"Sial menyingkir kau cacing"


Scar mengangkat kapak nya bersiap memenggal kepala di lamia, tapi tebasan si Lamia lebih cepat.


"Dimension slash"


--45928


Sebuah bekas tebasan hitam muncul di leher scar yang menyebabkan bar kesehatan nya terkuras habis.


Kepala scar jatuh ke tanah, sebelum dia logout karena kematian dia melihat mulut si lamia bergerak.


"Lemah"


.


.


.


.


Chp 39 end

__ADS_1


__ADS_2