
“Menurut map di sinilah tempatnya”
Viper masuk lebih dalam di ruang bawah tanah Greja ningenesis. Menurut peta yang diberikan oleh boa menunjukan ruangan tersembunyi di bagian paling dalam ruangan tersebut.
“Ketemu”
Di depan viper berdiri kokoh sebuah gerbang yang dipenuhi rune seakan berniat untuk menyegel gerbang yang tampak mengerikan dengan dekorasi iblis di kedua pintunya.
[Selamat anda telah menemukan pintu gerbang dungeon (bharaj skyland)]
[Kepemilikan gerbang akan diserahkan pada siapapun yang berhasil membersihkan dungeon]
Notifikasi terdengar saat viper melihat gerbang itu menggunakan skill [Aprisal].
“Akhirnya ditemukan jalan menuju pulau langit tak berpenghuni”
Di game dgo terdapat puluhan pulau langit yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Tapi hanya beberapa saja yang dapat di kunjungi oleh para pemain seperti lagind sky island dimana tempat itu dapat dikunjungi oleh Tamer yang memiliki familia burung atau miniatur valhala dimana ras setengah malaikat dan Birdman berasal.
Tentunya memiliki sebuah pulau yang mengambang di langit menjadi impian bagi setiap orang bahkan setiap kerajaan akan membayar mahal untuk informasi tentang pulau langit. Tapi sampai sekarang tidak ada yang bisa mendekati pulau-pulau itu karena berbagai faktor.
Ada yang dikelilingi barrier yang tak tertembus hingga banyaknya monster-monster kuat yang mencegah pendatang mendekati pulau.
“Kurasa saat ini sudah cukup, tinggal beberapa kota lagi yang perlu ditaklukan sebelum perang pecah, kami harus bergerak cepat karena sebelum turnamen negara ini harus menjadi milik kami”
Dengan penuh rencana dikepalanya, viper meningalkan tempat itu. Namun setelah beberapa hari dengan bantuan dari pelayan-pelayan barunya viper kemudian merubah Greja bekas kultus ningenesis menjadi sarang vampir, tapi itu adalah cerita lain kali.
.
.
.
.
.
Hanya berselang selama beberapa jam penyerangan dilakukan oleh pasukan green scale berhasil menduduki kota terbesar kedua di kerajaan Carens.
Banyak siaran live streaming yang menayangkan penyerangan fase pertama tapi tidak banyak yang dapat membayangkan siaran sampai akhir. Kebanyakan disebabkan karena streamer yang melakukan siaran ikut terbunuh oleh pasukan green scale. Tapi itu tidak berlaku untuk streamer yang menggunakan ras lain selain manusia.
Selain Spectre ada juga beberapa streamer demihuman yang berada di kota itu salah satunya adalah seorang streamer elf yang berhasil bertahan sampai akhir penyerangan. Dengan mata kepalanya sendiri beserta ribuan penonton channel miliknya dia melihat keganasan pemimpin pasukan green scale.
Di depan istana yang digunakan oleh keluarga kerajaan tinggal selain di ibukota telah berdiri camp darurat yang digunakan oleh para tentara mengolah informasi di Medan perang.
__ADS_1
Terdapat ribuan royal knight berlevel tinggi yang bersiaga di sana. Elf itu dan para penonton beranggapan jika akan sulit untuk menerobos istana bahkan untuk top guild sekalipun. Tapi anggap mete segera terbantahkan saat gadis yang merupakan komandan tertinggi pasukan musuh datang sendiri ke daerah itu.
Setiap orang pasti berpikir itu adalah tindakan bunuh diri tapi aura yang dipancarkan dari gadis bertanduk itu bukanlah sebuah lelucon. Sura yang dapat membuat setiap royal knight bergidik ketakutan bahkan pemain.
Ding*
[Kau terintimidasi seluruh stat akan berkurang 30%]
[Kau Terkena status fear tubuh mu akan terganggu dan seluruh skill akan terkunci selama 10 detik]
“sungguh debuff yang menakutkan”
Npc dan pemain semua terdiam bagai patung saat terkena aura dari gadis itu. Tapi seakan meremehkan setiap orang yang berada di sana, gadis itu juga ikut terdiam seakan menunggu efek fear menghilang.
Suasana yang mencekam selama 10 detik akhirnya berlalu. Tapi tidak ada seorangpun yang merasa bahagia dengan itu. Wajah mereka penuh ketakutan saat melihat senyum lebar dari gadis yang terus berdiri dari kejauhan seakan sudah siap ‘bermain’ dengan para kesatria.
“Knight pertahanan bentuk formasi dan sisanya bersiap menyerang, regu 1 siapkan pengawalan keluarga kerajaan”
Seakan tau jika mereka tidak akan bisa melawan makhluk di depan mereka. Komandan royal knight merencanakan pelarian keluarga kerajaan sedangkan para royal knight bertugas untuk memperlambat gadis itu.
“[Thunder Spear]”
Sihir petir yang merupakan sihir dasar dari thunder mage meluncur kearah barrier yang dibuat oleh ratusan royal knight berlevel melebihi 200. Walaupun itu hanya sihir dasar tapi tidak ada yang meremehkan sihir yang telah gadis itu lempar Karena ukurannya hampir 10x dari thunder Spear biasa.
Barrier bergetar hebat saat dihantam Tombak petir. Ledakan terdengar keras disertai gemuruh petir yang menyambar. Para knight terlihat berjuang mati-matian mempertahankan barrier yang mereka buat hingga 10 detik berlalu mereka berhasil menahan serangan pertama.
Tapi bukan rasa senang yang mereka rasakan tapi keputusasaan yang semakin dalam saat mereka melihat dari sisi lain barrier gadis itu siap melakukan serangan kedua.
Dengan sebuah great sword yang berada ditangannya dia perlahan memasukan mana pada pedang.
Kembali gadis itu menggunakan teknik dasar yang bisa di pelajari oleh pengguna pedang besar. Teknik yang tidak terlalu populer karena terlalu lama mengaktifkannya, penguna diharuskan memiliki mana yang cukup banyak dan setiap diaktifkan akan menghabiskan durabilitas senjata menyebabkan Skill ini disebut teknik penghancuran pedang.
Tapi kembali semua orang dikejutkan saat melihat great sword yang digunakan gadis itu dengan cepat memancarkan cahaya yang sangat menyilaukan.
“Berapa mana yang dia gunakan untuk membuat cahaya seterang itu” tanya elf itu pada para penonton channel miliknya tapi tidak ada jawaban.
Krack
Semua orang kaget termasuk gadis itu saat melihat pedang yang dia gunakan retak disebabkan tidak kuat menahan banyaknya mana yang tersimpan.
“Kurasa ini batasnya” ucap gadis itu seakan kecewa tidak bisa memasukan mana lebih banyak.
“Baiklah aku datang”
__ADS_1
Sesaat kemudian gadis itu melompat keatas, Sangat tinggi hingga tidak dapat terlihat dengan jelas. Tapi cahaya dari pedang yang dia bawa menjadi sinyal keberadaannya. Detik berikutnya cahaya itu dengan cepat turun bagi meteor dan-
“[heaven fall]”
Buuuuuuummmm
Pilar cahaya tercipta saat pedang itu membentur barrier yang diciptakan para kesatria. Ledakan yang sangat kuat terjadi hingga dampaknya terasa hingga menyebabkan gempa kecil. Angin dari ledakan bertiup kencang menyebabkan setiap orang disekitar diterbangkan bagai kapas. Elf yang sedang merekam dari kejauhan pun ikut terkena dampak.
“Kyaaaaah”
Teriak Elf itu saat dirinya terpental ke langit hingga terbang ratusan meter dari permukaan tanah. Daria atas dia tidak dapat melihat seluruh halaman istana dikarenakan tertutup debu dari ledakan. Untuk selamat dari dampak jatuh elf menggunakan sihir angin untuk meringankan tubunya.
“Apa, apa yang terjadi” ucap gadis elf itu setelah mendarat di atas atap gedung yang menghadap ke arah istana. Bukan hanya dirinya tapi semua penonton juga ikut merasa penasaran dengan nasib para tentara setelah terkena Ledakan yang sangat besar.
“Gsp…” nafasnya terhenti untuk sesaat karena terkejut dengan pemandangan yang terlihat saat debu mulai menghilang.
Tidak ada apapun di sana. Tempat yang beberapa menit lalu dipenuhi oleh ribuan pasukan royal knight sekarang hanya menyisakan lubang menganga. Taman istana yang ditumbuhi bunga-bunga indah sekarang hanya sebuah cekungan dalam seperti danau yang mengering.
“Sangat disayangkan jika aku bisa menangkap mereka hidup-hidup mungkin akan berguna. Tapi aku sangat butuh XP sekarang”
Ditengah cekungan dengan santainya gadis yang telah menyebabkan bencana ini terbang menuju istana. Tak lama kemudian teriakan dan letusan petir terdengar di dalam istana hingga beberapa menit sampai kemudian Benar-benar hening.
Elf dan para penonton live streaming menyadari jika apapun yang terjadi di dalam istana semua telah selesai.
.
.
.
.
.
Chp 124 end.
__________________________________________
Teeet teret te te te tereeeeeeet
Catatan penulis :
Arc kedua hanya tersisa epilog.
__ADS_1
[Akhirnya]