PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 4.1 main carakter 1


__ADS_3

Jantungnya berdegup kencang saat dia melihat senyum itu. Dia dapat merasakan wajahnya sendiri memerah padam karena terpesona, dia telah sering melihat gadis yang berada didalam mobil mewah itu. Anak lelaki itu mengakui jika gadis itu sangat cantik, tapi kali ini gadis itu lebih cantik dari terakhir kali dia melihatnya.


Dia dapat merasakan pesona, intimidasi, wibawa dan perasaan bahaya secara bersamaan saat melihat gadis itu.


Setelah beberapa saat dia tersadar dari lamunannya dan segera menutupi wajahnya dengan ujung topi yang dia pakai. Sementara itu mobil yang membawa gadis itu melaju meninggalkan kediaman besar di ikuti oleh mobil lain di belakangnya. Itu sangat jarang melihat mobil lain yang pergi bersama dengan mobil yang dinaiki oleh gadis itu.


Apakah itu kerabat yang tinggal di dalam rumah, atau pemilik rumah sendiri, banyak yang berada di dalam pikiran anak lelaki itu. Tapi dia segera membuang semua pikiran tidak berguna itu.


Dia sadar jika dunia mereka sangatlah berbeda, tapi mungkin….. mungkin saja jika ini adalah sinetron yang sering ibunya tonton, anak lelaki itu bisa mendekati gadis cantik jelita itu. Lalu ‘Menemukan hati majikan yang terkoyak di tong sampah’ akan menjadi judul sinetron itu.


Benar…… Benar-benar konyol.


Tereeeeeeet


Suara klakson dari truk sampah menyadarkan anak lelaki itu.


“Woee!!! Cepetan malah ngelamun” bentak sopir truk itu.


“Iya iya” jawab nya sambil menyelesaikan pekerjaannya. Kemudian untuk terakhir kalinya dia menatap kedua mobil mewah itu pergi, lalu dia membuang jauh jauh pikiran yang memenuhi kepalanya.


“Ini adalah dunia nyata bukan virtual ataupun fantasi” guman anak lelaki itu saat memasukkan isi dari tong 5 tong sampah yang berasal dari kediaman besar didepannya.


“Tapi tidak salah bukan, untuk memujanya dari belakang? Pasti banyak juga lelaki yang melakukan hal yang sama sepertiku. Menuja gadis cantik yang tidak dapat di sentuh” senyum kecil terbentuk di wajah lelaki itu.


Setelah memasukkan isi kelima tong sampah kedalam truk, anak lelaki itu berniat untuk menutup pintu bak belakang. Tapi perhatiannya teralihkan saat melihat sebuah kardus putih dengan tulisan takeeasy corp, dia agak tertarik untuk mengambilnya dan membuka isinya tapi-


Tereeeeeeet


Suara klakson kembali terdengar, anak lelaki itupun dengan tergesa-gesa menutup pintu bak dan segera menggendong badan truk yang kemudian mulai berjalan. Anak lelaki itu tidak naik ke tempat duduk di samping sopir, dia hanya naik di bagian belakang karena masih banyak sampah yang harus dia ambil di komplek perumahan elite ini.


“Sampai jumpa tiga hari lagi nyonya” gumam anak lelaki itu saat melihat kediaman artelia yang semakin menjauh.


Dia berharap jika dapat melihat lagi wajah cantik bagai waifu itu 3 hari lagi.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.

__ADS_1


.


Hari masih terbilang pagi karena waktu menunjukkan pukul 8:30.


Setelah memasukkan semua sampah di komplek itu kedalam truk, anak lelaki itu segera masuk dan duduk di kursi sebelah supir.


“Satu lagi hari yang penuh dengan bau busuk” ucap supir itu sambil menginjak pedal gas lalu membawa truk sampah keluar dari kompleks.


Di perjalanan anak lelaki itu hanya terdiam sambil menikmati pemandangan di luar jendela truk. Dia berulang kali melihat baliho di sepanjang jalan yang mengiklankan game virtual reality dan produk vgear. Melihat itu dia hanya tersenyum kecut seakan memikirkan sesuatu.


Keadaan jalan cukup sepi, hanya beberapa kali truk yang mereka tumpangi berpapasan dengan kendaraan lain.


Setelah dimulainya era Virtual reality, keadaan masyarakat berubah drastis. Banyak pengusaha yang mendirikan perusahaan mereka di virtual univers, itu menyebabkan para pekerja kantoran bisa berangkat ke kantor hanya dengan menggunakan vgear di rumah.


Sesuatu yang instan tidak selalu berakhir baik, banyak pula orang yang kehilangan pekerjaan mereka karena teknologi virtual.


Kiiitttttt


Decitan ban truk terdengar saat berhenti didepan lampu merah perempatan. Jalan yang cukup sepi hanya beberapa kendaraan jasa pengantaran yang bolak-balik terlihat.


“Jasa pengiriman benar-benar subur akhir-akhir ini, bagai mana dengan pekerjaan paruh waktu mu zal” sopir truk memulai pembicaraan, entah karena memang ingin tahu atau hanya sekedar menghabiskan waktu.


“Pasti berat” ucap lelaki paruh baya itu pada anaknya dengan wajah yang agak murung


“Nggak kok, kan ngangkutnya pake motor”


“Wutt, ngelawak lo”


Kedua pun tertawa bersama di dalam truk sampah yang menunggu lampu merah yang sepi itu. Tak lama kemudian lampu hijau menyala dan truk pun kembali berjalan menuju tempat pembuangan akhir.


Selagi menghabiskan waktu di perjalanan, Rizal menyalakan televisi kecil yang terletak di dalam truk. Saat dia menyalakan televisi saluran berita langsung muncul.



Tapi pemuda itu langsung mengganti saluran karena ada sebuah tantangan yang sangat ingin dia tonton.



Rizal melihat saluran VWIN yang tengah membicarakan tentang pertandingan final liga profesional. Melihat itu Rizal hanya tersenyum kecil.


“Haahh, itu pertandingan yang gila” kenangnya saat melihat pertandingan tadi malam.

__ADS_1


‘mungkin menyenangkan jika aku juga bermain, tapi vgear saja aku tidak punya’


Dia terus mebata layar tv yang menayangkan seorang gadis setengah ular tengah membantai pasukan dari guild Pure heart. Guild yang dia tau jika merupakan yang terbaik di game DGO. Walaupun tidak bermain virtual reality tapi dia selalu mengikuti berita-berita dari VWIN jadi dia tau banyak tentang virtual univers.


Dia ingin mempersiapkan diri agar suatu saat nanti jika dia berhasi membeli sebuah vgear. Tapi itu akan sangat lama dikarenakan saat ini adalah anggota keluarga nya yang sakit dan butuh pengobatan. Dia harus menyisihkan sebagian uang yang dia dapat untuk biasa pengobatan hingga untuk boa sehari-hari saja terkadang tidak mencukupi.


‘Bukankah ini sangat mirip dengan latar belakang kehidupan main carakter tipe Zero to Hero? Hahaha’ batinnya menertawakan kehidupannya sendiri.


‘Tapi jika pun aku main carakter entah kapan keberuntungan ku datang’ dia terus melamun saat menyaksikan siaran ulang pertandingan final liga profesional. Lalu saat dia melihat pemain dengan id boa, Rizal teringat dengan gadis canti yang sering dia temui 3 hari sekali.


“Mereka sangat mirip, apa dia juga bermain game itu ya? Dia pasti main. Benar jika saja aku memiliki vgear mungkin aku bisa bertemu dia di dunia virtual” dia terus bicara pada dasarnya sendiri.


“Ah, benar aku teringat pada kotak itu, kotak dengan tulisan takeeasy corp. Bukankah mereka pemilik virtual univers? Mungkin saja sebuah vgear, hahaha jika benar itu akan sangat konyol bukan?”


“Yah, walaupun isinya hanya pembalut jika itu adalah bekas gadis itu akan tetap aku pungut”


Wajah pemuda itu mulai terlihat mesum, sementara ayahnya yang dari tadi menyopir mau merasa khawatir dengan kondi putranya yang mulai tertawa seperti orang setres.


Terletak di luar kota. TPA yang sangat luas mencampai ratusan ribu meter. Banyak orang-orang terlihat mengais barang-barang yang masih dapat di jual. Terdapat sebuah perkampungan kumuh ditengah gunung sampah di TPA ini.


Pemuda itu kemudian turun dari truk dan pergi kebelakang untuk membuka bak sampah. Tapi setelah dia membuka bak, perhatian teralihkan pada kardus itu lagi. Karena penasaran diapun mengambilnya dan segera membuka dan alangkah terkejutnya dia saat melihat isi dari kotak itu.


tangannya bergetar hebat saat menemukan sebuah helem yang sangat dia inginkan, senyum lebar mulai memenuhi wajahnya.


“Ke.... keberuntungan? benar inilah buktinya jika aku adalah seorang main carakter”


“HAHAHAHA, waktunya untukku telah tiba. bersiaplah kau virtual univers”


dia terus berbicara dengan dirinya sendiri hingga tidak menyadari jika ayahnya ters menatap dengan wajah yang sangat khawatir.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


Chp 196 end.

__ADS_1


__ADS_2