PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 4.37 pergi ke midenia


__ADS_3

...TINGGALKAN JEJAK SETELAH MAMPIR, TERIMAKASIH...


__________________________________________


Kota yang telah hancur akibat serangan dari mereka yang disebut iblis, kembali mendapat musibah lain selain kebakaran dan Sambaran petir yang terus-menerus.


Datang dari lautan ombak setinggi puluhan meter menuju kearah kota itu. Para warga yang berusaha memadamkan api dari kebakaran akibat Sambaran petir Hanya bisa terjadi saat melihat musibah kedua menghampiri. Detik berikutnya kericuhan warga yang ingin menyelamatkan diri pun pecah.


Andaikan jika gunung dibelakang istana masih ada sudah dapat dipastikan jika itu adalah tempat yang cukup aman untuk berlindung, namun akibat dari petir yang begitu besar menyambar gunung itu sudah menjadi cekungan tanah yang menyerupai daun kering.


Sebagian besar warga masih belum kehilangan harapan dan berusaha pergi sejauh mungkin dari pesisir pantai, sementara ada pula yang pasrah dan menerima semua dengan lapang dada, mereka merasa percuma saja berlari menghindari musibah ini kecuali jika mereka adalah seorang mage yang dapat terbang di langit.


***


Di depan matanya ratusan ribu warga kehilangan nyawa saat tersapu oleh ombak, sementara dirinya sendiri sedang di gendong oleh seorang gadis bercadar dan berpenampilan seperti seorang mage. Mereka terus melayang di atas udara sehingga tidak terkena oleh keganasan tsunami.


“Ngeee..mm..” gadis kecil yang terlihat seperti seorang anak berumur 9-10 tahun itu memalingkan wajahnya saat tidak tahan dengan pemandangan yang dia lihat. Dia menutup telinganya yang terus Mendengar teriakan meminta tolong dari orang-orang di bawah.


Sementara itu berbeda dengan gadis bercadar yang tengah menggendong gadis kecil tadi. Walaupun wajahnya tidak terlihat jelas namun sorot matanya menunjukkan jika dia sangat menikmati momen ini. dia menikmati teriakan para warga bagaikan alunan musik yang menenangkan.


Tidak lama kemudian sesustu yang sangat cepat datang dari arah laut, itu terlihat seperti tubuh manusia yang terlempar, dan benar saja itu adalah tubuh dari raja perompak silver Roger. Tubuh dari raja kerajaan Eprado itu menghantam keras ke air yang seketika berubah menjadi es seakan seorang mage dengan kekuatan dewa yang melakukan itu.


Tidak ada suara apapun saat tubuh itu membentur es dikarenakan silver telah meninggal sebelum dia terjatuh, tapi gadis dengan empat lengan yang datang mengejar tubuh itu terus menyerang mayat itu.


“Sayangnya aku belum bisa mengaktifkan kemampuan [gluttony] selama 3 hari kedelapan, lebih baik aku menyimpan ini untuk aku ambil elemen air miliknya nanti.” ucap gadis itu sambil menarik kepala mayat raja Eprado hingga terlepas dari pundaknya.


Setelah itu gadis bercadar yang menggendong gadis kecil itu terbang menuju gadis berlengan empat, gadis kecil itu agak ketakutan dengan gadis berlengan empat karena kejadian mengerikan yang harus saja dia lihat, tapi gadis bercadar terus membelai rambutnya untuk menenangkan.


“Siapa yang kau ambil nela?.” tanya gadis berlengan empat pada gadis bercadar.


“Sesuatu yang aku butuhkan.” jawab gadis bercadar yang bernama Nela.

__ADS_1


Mendengar perkataan nela, gadis berlengan empat itu tertawa terbahak-bahak sambil menenteng kepala raja Eprado di pundaknya.


“Hahaha, kau bahkan menyebut gadis manis seperti dia seperti menyebutkan sebuah barang.”


Gadis kecil itu merasa terpukau dengan senyum dari gadis berlengan empat itu yang dia anggap sangat cantik walaupun dia agak mengerikan.


“Neee…siapa namamu gadis manis?.” tanya gadis itu.


“T…t...trisa..” ucap gadis kecil itu terbata-bata.


“Trisa hemm... okey, lalu kenapa kau mengambilnya, nela?.” tanya gadis empat lengan itu lagi. Tapi nela tidak segera menjawab dia mengatakan akan mengatakan setelah mereka kembali ke five greater teocraci lebih dulu.


“Sesuai dengan janjiku, aku akan merubah efek dari gelar [world clamity].” ucap Nela.


__________________________________________


[World clamity (mod)]


Keterangan : gelar untuk orang pertama yang sanggup menghancurkan sebuah dunia berisi milyaran nyawa di dalamnya tanpa perasaan.


Efek : ketika kau berada di suatu tempat terlalu lama, maka kemalangan akan terjadi di tempat itu.


Efek tambahan : dapat menonaktifkan efek dari gelar ini selama 24 jam (waktu game) setelah menyebabkan 1 bencana dengan sengaja.


__________________________________________


“Bagaimana? Aku tidak bisa menghilangkan sepenuhnya bencana dalam gelar tersebut, tapi setidaknya lebih baik daripada harus bolak-balik dengan teleportasi gratis bukan?.”


Boa terdiam dengan perkataan nela yang merupakan plesetan dari Nebula. Merasa tidak bisa berbuat apa-apa boa hanya menghela nafas panjang.


“Ya, kau benar ini lebih baik.” ucap boa yang kembali memusatkan perhatian pada armor yang dikenakan oleh mayat raja Eprado.

__ADS_1


“Armor ini memiliki fitur tidak dapat dihancurkan dan penyesuaian bentuk tubuh pengguna, aku pikir akan cocok untukku daripada harus mengenakan kostum konyol ini terus-menerus.”


Setelah mengambil semua perlengkapan dari mayat itu boa segera menyebar milyaran serangga dari dalam tubuhnya untuk memakan setiap mayat yang tersisa tidak terkecuali mereka yang terjebak di dalam es. Hingga beberapa jam kemudian pasukan dari five greater teocraci datang untuk menjemput keduanya, sementara ada pasukan lain yang sedang berburu para pengungsi yang berhasil selamat.


Berita tentang hancurnya kerajaan Eprado selama satu malam tentu saja menjadi berita yang menggemparkan terutama kerajaan Bremund yang saat ini tengah mengalami pemberontak dari Guild sky Tiger.


Sementara itu pasukan five greater teocraci yang dipimpin oleh tiga pemimpin sexy species sedang menuju kerajaan Wetmor, salah satu kerajaan terdengar dari five greater teocraci yang mengirim bantuan pada kerajaan Carens pada perang sebelumnya. Peperangan berada di depan pintu kerajaan tersebut.


Sementara di sisi anggota kepala hidra viper ditemani seorang samurai zombie yang bosan, telah melakukan kontak dengan salah satu dari keluarga kerajaan kiremon. Kerajaan yang sedang dilanda perang saudara.


Sejak para pemain kembali ke vanaheim, dunia ini bergerak dengan cepat membuat kekacauan terjadi dimana.


***


KOTA DERMAGA BIGBURN.


5 hari berlalu setelah kehancuran dari kerajaan Eprado.


Boa yang tengah berkelana sendiri memutuskan untuk menikmati permainan dengan menyembunyikan identitas asli dan kekuatannya, terdengar sangat klise tapi itulah kenyataannya. Karena saat ini tidak ada pekerjaan yang tersisa untuknya dia memutuskan untuk pergi ke benua sebrang midenia.


Karena itu dia datang ke kota pelabuhan untuk menumpang sebuah kapal yang akan menuju ke sana. Disepanjang perjalanan tidak ada seorangpun yang menemaninya, walaupun para pelayannya bersikeras untuk ikut tapi tidak ada yang mampu menentang keputusannya.


“Berkelana sendiri memang sebuah pengalaman yang sesungguhnya dari seorang petualang.” gumam boa sambil menikmati hembusan angin laut saat dirinya berada di dok kapal berukuran besar yang berlayar dengan dua ekor monster laut yang menariknya.


Sejak dia tidak ingin memikirkan tentang kerajaannya, semu telah di rencanakan secara matang dan di kendalikan oleh nebula dengan baik. Menurut perhitungan dari Komo hanya perlu waktu 1 bulan agar 3 kerajaan terdekat menjadi tunduk dan menjadi kerajaan bawahan dari five greater teocraci.


“Jika ada salah satu dari ketiga kerajaan yang tidak mau tunduk, maka hanya perlu dihancurkan saja agar menjadi contoh untuk kerajaan lain, kah.” boa teringat dengan Ucap Komo.


Gadis itu segera menggelengkan kepalanya karena mulai memikirkan tentang kerajaannya, dia kembali fokus dengan liburannya sendiri.


...***CHP 232 END...

__ADS_1


...BERSAMBUNG***...


__ADS_2