
...JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA...
__________________________________________
50.000 pasukan dengan bendera five greater teocraci berbaris di depan benteng ibukota kerajaan Wetmor. Lalu seorang gadis kelinci dengan seragam tentara berwarna hijau maju ke depan dengan menunggangi binatang kesayangan, heyna berkepala dua. Melihat orang yang merupakan pemimpin pasukan penyerangan, para prajurit yang berada di benteng menjadi lebih waspada.
“Perkenalkan saya adalah fran von green scale, pemimpin dari pasukan pembalasan five greater teocraci.” bagaikan seorang bangsawan agung, gadis kelinci itu memperkenalkan dirinya setelah turun dari tunggangannya.
“Saya menebak anda semu mengerti kedatangan pasukan five greater teocraci kemari.” lanjut fran sambil menatap para prajurit yang jelas menunjukkan ketakutan luar biasa saat melihat pasukan yang di bawa. Gadis itu hanya tersenyum kecil seakan merendahkan merek semua.
“Sebagai dari tindakan balasan atas campur tangan kerajaan Wetmor yang mengirim pasukan pada perang antara Green scale dan kerajaan Carens beberapa Minggu lalu, kami memutuskan untuk mengobarkan perang pada kerajaan ini.”
Suara fran dipenuhi dengan energi hingga suaranya dapat di dengar hingga ratusan meter, para warga kota dibalik tembok pun menjadi ketakutan. Tapi itu tidak berlangsung lama saat seorang malaikat yang terbang dengan sinar yang terpancar di tubuhnya mulai melayang dari balik tembok dan mendekati pasukan five greater teocraci.
Para prajurit yang melihat kedatangan malaikat itu meras lebih tenang dari sebelumnya. Fran yang menyaksikan itu berpikir jika si malaikat adalah seseorang yang memiliki status tinggi di kerajaan ini.
Gilaih, seorang malaikat yang turun dari langit dengan keinginan untuk bersenang-senang, sambil melaksanakan tugas untuk mendapatkan kepercayaan para penduduk dunia tengah dia mencari kekayaan dengan kekuatan yang dia miliki. Dia Sangat dipercaya oleh keluarga kerajaan untuk menjadi seorang komandan pasukan militer dengan gaji yang besar. Dan sekarang dia sedang mengalami dilema.
“Tck, seharusnya aku memilih lari Setelah merampok kekayaan kerajaan.” gumam gilaih.
Awalnya dia sangat meremehkan kekuatan dari para penduduk dunia tengah, dia berpikir mereka adalah makhluk-makhluk rendah dengan hidup damai yang membuat mereka menjadi lemah. Berbeda dengan para malaikat dan iblis yang terus bertarung selama ribuan tahun menjadi mereka memahami kekuata masing-masing.
Tapi setelah turun dari langit dia mendapati jika beberapa penduduk dunia tengah memiliki kekuatan setara dengan malaikat dua sayap, bahkan ada yang sanggup setingkat dengan 4 sayap. Dan saat ini di depannya puluhan ribu pasukan dengan kekuatan yang tidak pernah dia bayangkan bisa di miliki oleh sebuah kerajaan di dunia tengah harus dia hadapi sendirian?…
“Jangan bercanda brengs*k.…” gilaih tidak tahan untuk mengumpat saat melihat kearah tentara di atas tembok dan warga kota yang terus menyebut namanya.
“Ah…. terserahlah lebih baik aku kabu…..
guaaakkk.” sebelum dia menyelesaikan apa yang dia pikirkan.
DOOOOR
__ADS_1
Sebuah tembakan tepat mengenai salah satu pangkal sayapnya hingga terputus, malaikat itu pun terjatuh saat satu sayapnya yang tersisa tidak mampu untuk membuatnya tetap terbang. Seketika suara dari para tentara dan warga yang menyebutkan namanya terhenti berganti dengan suara jeritan.
Bruuuugh
“Guhaaak.”
Tubuh malaikat itu terjadi ke tanah dengan keras menyebabkan gilaih menyemburkan darah segar dari mulutnya. Sementara itu dari barisan belakang pasukan five greater teocraci, seorang Fishman hiu dengan senapannya tersenyum puas saat melihat malaikat itu jatuh.
“Mission complet” kata Fishman itu sambil menyalakan sebatang rokok dengan penuh gaya.
Sementara itu seorang gadis elf berbaju seragam tentara biru menunggangi kuda petir melaju cepat ke arah gilaih yang masih berusaha untuk berdiri, melihat jika nyawanya terancam dia segera memerintahkan para pasukan pemanah di atas tembok benteng untuk menyerang gadis itu. Mengikuti perintah gilaih, hujan panah pun melesat kearah gadis itu. Tapi dengan tombak naginata di tangannya menangkis anak panah tanpa kekuatan khusus seperti itu adalah hal yang mudah untuknya.
Menyadari jika malaikat mautnya dengan rupa seorang gadis elf semakin dekat, gilaih dengan putus asa berlari menuju gerbang benteng. Tapi kecepatan lari malaikat yang lebih suka terbang daripada menggerakkan kakinya itu tidak lebih baik dari kecepatan lari seorang anak manusia biasa berumur 12 tahun, menyebabkan jarak antara keduanya semakin dekat lalu.….
“Gyaaaaa….. menjauh menjauuuuuuhh. Tolong ampuni aku tolong tolooong.….. kami-samaaaa”
Dengan wajah yang dipenuhi air mata dia memohon hidupnya, tapi gadis elf itu dengan wajah dingin mempercepat laju kuda petir dan.…
Jraaaas
Bruggh
Suara dari tubuh tak bernyawa itu jatuh di ikuti oleh kepalanya yang menggelinding di tanah. Seketika para prajurit yang berada di atas benteng terdiam melihat harapan mereka suatu-satunya untuk melawan pasukan monster dari five greater teocraci meninggal tanpa perlawanan.
***
“Yui, semakin dingin bukan” ucap fran saat melihat wajah tanpa ekspresi dari temannya Setelah memenggal kepala malaikat itu.
“Kurasa dia mendapat kekalahan lain dari zombi tukang mabuk itu” balas cobra dengan asap rokok yang keluar dari mulutnya setiap kali dia membuka mulutnya.
Melihat jika para tentara musuh tidak memiliki keinginan untuk melawan, fran kembali membuka mulutnya. Dengan skill [speaker] yang mampu mengeraskan suara dia berkata.
__ADS_1
“Kami akan memberi waktu hingga sore hari, saya berharap raja kerajaan Wetmor akan mengundang kami di acara makan malam untuk membahas tentang ganti rugi, atau jika tidak pasukan kami akan membakar ibukota kerajaan ini dalam satu malam.” ucap gadis kelinci itu sebelum akhirnya kembali kedalam pasukan five greater teocraci dengan tunggangannya. Tapi tiba-tiba dia berbalik dan kembali berbicara.
“Aku berharap bisa menikmati jamuan spaghetti dari kerajaan Wetmor yang terkenal itu.” imbuhnya sebelum akhirnya Benar-benar menghilang dibalik ribuan pasukan.
Melihat ada harapan dengan negosiasi, raja kerajaan Wetmor segera melakukan rapat darurat dengan mengundang seluruh bangsawan tinggi kerajaan itu. Mereka semua mengetahui betapa kuatnya ancaman yang sedang membayangi kerajaan mereka. Belum lagi kehilangan banyak tentara terlatih dari perang sebelumnya Membuat mereka sangat rapuh, pilih untuk melawan adalah sesuatu yang konyol.
“Tapi apa yang akan kita berikan untuk menenangkan mereka?.” tanya raja Wetmor. Suasana di ruangan rapat itu menjadi hening saat sang raja mengatakan masalah utama. Lalu seorang bangsawan dengan status duke mengutarakan pendapatnya.
“Aku mendapat informasi jika saat ini five greater teocraci tengah berusaha menaklukkan semua kerajaan di sekitar kerajaan mereka.”
Tatapan semua orang tertuju pada bangsawan sepuh yang berusia lewat 70 tahun itu.
“Berita tentang kehancuran kerajaan Eprado dalam satu malam oleh satu dari lima tetua kerajaan itu adalah benar adanya”
Suasana kembali ricuh saat mendengar informasi yang beredar beberapa hari terakhir. Mereka tentu tidak akan mudah percaya jika hanya satu orang sanggup meratakan dan membinasakan satu kerajaan sendirian.
“Cukup, berbelit-belit dan katakan ide yang kau miliki ….” raja Eprado memukul meja karena marah.
Bangsawan sepuh itu hanya memejamkan mata hingga beberapa saat kemudian dia membuka mulutnya…
***
Sementara itu ditengah samudera antara 2 benua, sebuah kapal yang ditarik oleh dua monster laut tengah berlayar.
“Haaaaaahhhh, benar-benar pagi yang tenang” ucap gadis itu saat keluar dari kamarnya dan melihat hamparan air laut seksi mata memandang. Sementara ‘ketenangan’ yang dia katakan hanya sebuah omong kosong karena saat ini seluruh kapal tengah terjadi keributan besar dikarenakan jalur yang kapal ini lewati tengah terjadi bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Di permukaan air puluhan pusaran air berdiameter puluhan meter siap menghisap kapal itu dan menenggelamkan semua penumpang.
“Hari baru bencana baru” ucap gadis itu sambil menggosok giginya.
...CHP DJI SAM SOE END...
__ADS_1
...(CHP 234 END)...
...BERSAMBUNG...