PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 4.2 main carakter 2


__ADS_3

SEKOLAH


Ada beragam reaksi yang ditimbulkan saat melihat seorang pemuda tampan. Dan di dalam ruangan kelas ini contohnya.


Saat luois memperkenalkan diri ada 2 reaksi yang dihasilkan menurut masing-masing jenis kelamin.


“Kyaaaaaa!!!”


Para perempuan histeris, wajah mereka merona, mata mereka berubah menjadi love lalu-


Braaaaak


Seorang siswi langsung ko saat matanya bertemu dengan Luise.


Melihat itu Louise tetap tenang seakan itu adalah hal biasa untuknya.


Sementara itu di kubu lain, para siswa melihat Luois dengan-


“Grrrrrr”


Bagai binatang buas yang wilayah teritorialnya diganggu, mereka terus mengeratkan gigi-gigi mereka hingga menghasilkan suara mirip geranan binatang.


“Grouk grouk grouk”


Saat tatapan loise bertemu dengan salah seorang siswa. Siswa itu berteriak keras seperti seekor anjing yang melihat orang asing masuk kedalam rumah majikannya.


Louise hanya terdiam dan menggaruk pipinya saat melihat itu.


Yap itu tidak normal.


[Jangan lupa like dan komen guys]


KOTA KUMUH.


Setelah mendapat vgear Rizal sangat lah senang, bagaikan merasakan nikmatnya durian runtuh.


“Tidak itu terlalu menyakitkan, apa kau bisa membayangkan sebuah durian jatuh menimpa kepalamu? Benar itu gila. Entah kenapa orang-orang mengaggap itu sebagai nasib baik”


Dia kemudian berbicara pada dirinya sendiri.


Tapi kesenangan Rizal tidak bertahan lama saat ayahnya merebut vgear di tangannya. Rizal pun panik karena karena ulah ayahnya.


“Eh, yah balikin itu masih bisa di pake”


Rizal berusaha keras untuk mengambil helem itu dari tangan ayahnya. Tapi usahanya sia-sia dikarenakan fisik mereka yang sangat berbeda jauh.


Badan Rizal yang seperti remaja masa kini, krempeng dengan perut buncit, terlihat jelas jika di jarang berolahraga.


Sementara ayahnya yang bekerja selama puluhan tahun menjadi kuli panggul di TPA ini menjadikan tubuhnya bak atlet angkat beban.


Tapi Rizal tidak ingin menyerah, karena itulah sifat dari seorang main carakter.


“Benar, virtual univers menungguku, seorang heroine menungguku dan ada sebuah dunia yang perlu aku selamatkan. Aku tidak akan menyerah untuk merebut gerbang ke dunia itu, HUWAAAA….”


Dengan penuh keyakinan dan dan semangat, Rizal berteriak bagaikan manusia saiyan.


Setelah berteriak keras dia dapat merasakannya, sebuah kekuatan yang akan meledak pada dirinya.

__ADS_1


‘Apa ini? Apakah jiwa naga tersegel ndalam diriku? Atau kekutan dewa. Tapi kenapa aku? yakin jika kedua orang tua ku adalah manusia biasa, apakan mungkin ibuku melakukan hubungan terlarang dengan dewa yang turun dari langit?’


Dia kembali dipenuhi dengan dirinya sendiri saat perutnya mulai merasakan sesuatu yang aneh.


Duuuuttt


Auman naga terdengar dari bokongnya yang menyebabkan aroma dari ketiak Neptunus memenuhi ruangan.


Ayah Rizal hanya terdiam dengan kegilaan anaknya sambil menutupi hidungnya.


Sementara Rizal dengan ganas menerjang kebarah ayahnya lalu-


Wusssss


Bruuuugh


“Guhueeehhh!!”


Bagaikan ditabrak kereta, tubuh Rizal terpental beberapa meter dan terkapar di tanah hanya karena dorongan pelan dari lengan ayahnya.


“Sepertinya saat ini aku sedang menghadapi raja iblis itu sendiri”


Rizal terus bergumam sambil mengelus dadanya yang terasa sesak.


“haaaaahhhh, dasar”


Ayahnya hanya menghela nafas berat.


“Justru karena ini masih terlihat bagus maka kemungkinan pemiliknya salah membuang barang, Jika itu benar kita harus mengembalikannya. aku dengar alat ini berharga jutaan, jika dia salah membuang barang dia pasti sedang bingung sekarang”


Rizal hanya terdiam mendengar penuturan ayahnya. Walaupun begitu dia masih berharap jika itu memang di buang.


[Jangan lupa like dan komen guys]


Setelah Rizal mengatakan dari mana dia mendapat sampah dengan kardus berisi vgear itu berasal, ayahnya menjadi agak pucat.


Dia segera mengambil smartphonenya lalu menghubungi seseorang.



Suara yang sangat jernih dan tegas terdengar dari smartphone, Rizal tidak akan percaya jika suara seindah itu berasal dari seorang pembantu jika bukan pemilik suara sendiri yang mengatakannya.


‘Ah, jika aku sukses di virtual univers akan aku pekerjaan puluhan pembantu bersuara indah seperti itu. lalu setiap kali aku datang, mereka akan menyambutku dengan ‘okaerinasai goshujin-sama’ yap luar biasa hehehehe’


Lalu Rizal kembali berdelusi.


“Saya adalah Sarip rahaja, supir truk sampah yang datang ke kompleks perumahan majikan anda tadi pagi”



“Begini, anak saya menemukan sebuah vgear yang masih terlihat bagus, saya hanya ingin memastikan jika apa benar benda itu di buang bukan karena sebuah kesalahan”



“Baik”


Melihat ayahnya masih menunggu, Rizal yang masih terlentang di tanah mulai berdoa. Lalu suara indah itu kembali terdengar.

__ADS_1


Semakin lama Rizal Mendengar percakapan ayahnya dengan wanita lewat smartphone, wajah pemuda itu semakin cerah dan cerah hingga mulutnya hampir sobek karena senyum lebar diwajahnya.


Tidak lama kemudian ayahnya menutup teleponnya.


“Singkirkan senyum itu dasar bodah”


Ucap ayahnya sambil melempar vgear itu yang langsung di tangkap oleh Rizal dengan sangat epik bagaikan seorang penjaga gawang top dunia.


“Ingat kau hanya boleh main setelah pulang dari kerja”


Ucap ayahnya dengan intimidasi. Mendengar itu Rizal langsung bangkit.


“Yes, sir”


Ucapnya lantang sambil memberi hormat.


Lalu dengan wajah yang memancarkan kebahagiaan, pemuda itu menjalani harinya yang biasa dengan penuh semangat.


Dia menaruh vgear di kamarnya lalu segera mandi dan memakai seragam dari tempa kerjai. Setelah itu dia membawa motornya dia menuju sebuah restoran yang menyajikan masakan khas barat dan asia.


Teeet teret


Dia membunyikan klakson saat sampai di tempat parkir karyawan. Lalu seorang gadis berseragam keluar dari dalam toko dengan bingkisan mana.


“Zal nih cepetan”


Ucap gadis itu menyodorkan bingkusa makanan, itu bukan kare gadis itu naksir pada pemudi di depannya atau apa sehingga dia memberi makanan padanya.


“Yaelah, baru juga sampe udah disuruh pergi ajah. Apa emang karena tidak mau melihat wajahku atau apa”


Ucap Rizal dengan wajah yang agak cemberut. Melihat itu si gadis langsung memalingkan wajahnya sambil berjalan kembali ke dalam restoran.


“Yah, kau benar saya nggak mau lihat wajah burik itu. Cepetan enyah”


“Busetdah nih cewek jutek banget, nanti jatuh cinta baru tau rasa kau”


“Hueeeekk!!!, saya pacaran sama chuunibyo kayak Lo? Nggak deh”


Sambil menjulurkan lidahnya dan membuka mata sebelas dengan jari, gadis itu meledek Rizal lalu masuk kedalam restoran.


Rizal hanya menghela nafas panjang melihat rekan kerjanya itu. Kemudian dia pun segera membawa motornya ke alamat yang di berikan gadis itu.


“Apa sebaiknya aku bergabung dengan guild saja yah? Tapi guild mana yang akan memasukkan pemain baru level 1”


Pemuda itu terus memikirkan apa yang akan dia lakukan saat pertama kali memasuki virtual univers.


Tapi perhatiannya teralih saat tiba di perempatan, dia melihat sebuah mobil tengah menunggu lampu merah.


Mobil sama yang dia lihat pagi tadi.


Rizal hanya tersenyum saat melihat siluet gadis itu di balik kaca hitam mobil.


Tanpa dia sadari kamera pengawas lalulintas mengarah padanya dan mobil itu sekan sedang mengawasi pergerakan mereka.


[Interesting]


[Jangan lupa like dan komen guys]

__ADS_1


Chp 197 end.


__ADS_2