
Pertarungan di liga veteran menjadi sangat tidak terkendali saat 10 guild besar saling berhadapan. Pertandingan berlangsung sengit.
Beberapa pemain dari sexy species berhasil menduduki papan klasemen, tapi saat final beberapa persatuan guild menyerang mereka secara bersamaan di awal permainan hingg akhirnya mereka kalah. Akhirnya pemain dari Guild top rank ke 2, wild Scream yang memenangkan pertempuran.
“aku rasa aku juga harus bersiap”
Setelah berpisah dari cariana, aku kembali ke Colosseum. Tapi bukan untuk menonton, melainkan untuk bersiap menjadi peserta.
“Syarat untuk mengikuti liga ini adalah setidaknya memiliki Avatar dgo level 200”
Ucap petugas pendaftaran saat melihatku. Pandangannya benar-bebar tidak yakin jika aku adalah pemain yang memiliki level yang cukup untuk mengikuti liga profesional.
Namun dia segera meminta maaf saat aku menunjukan ID pemain game dgo milikku. Petugas itu kemudian memberikan aku pilih untuk memasukkan nama Avatar asli atau samaran.
“kurasa Nama asli tidak masalah” balasku.
Setelah itu aku diberikan sebuah tiket yang memiliki waktu yang terus menghitung mundur. Jika waktu di tiket itu habis maka aku akan otomatis diteleportasi ke peta event.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
__ADS_1
.
Ada 2 babak penyisihan yang harus aku lewati. Aku dianjurkan untuk bersiap di ruang tunggu peserta setelah menerima tiket.
Sebelum masuk ke ruang tunggu aku merubah Avatar menjadi boa. Aku tidak ingin menghadapi situasi klise dimana orang-orang sok kuat meremehkan aku dan membuat keributan.
“Yap itu sangat klise”
Aku memasuki ruangan F dimana itu adalah grup yang aku masuki. Setelah membuka pintu aku melihat kerumunan peserta yang sangat banyak, mungkin ada lebih dari 1000 peserta di ruangan ini. Tapi walaupun banyak peserta yang berada di ruangan ini anehnya masih banyak ruangan kosong.
Aku berjalan masuk tanpa peduli dengan tatapan yang terus memperhatikan seluruh equipment yang aku miliki. Lalu mereka langsung kehilangan minat saat mengetahui jika levelku hanya level minimum.
“Satu lagi daging segar” ucap seorang pemain yang memiliki equipment seperti seorang barbarian dengan mantel kulit dan senjata 2 kapak.
“Apa kau dari another hand?” tanyaku padanya.
“Pffft, dasar penjaga bayi” ucapku untuk membalas perkataannya. Para pemain lain hanya bisa tertawa saat mendengar itu.
Another hand, guild tentara bayaran yang sering disewa untuk menemani seseorang berburu untuk naik level. Di event kali ini mereka pasti mendapat banyak permintaan dari guild-guild besar untuk meloloskan wakil Mereka.
Di lost demons juga saat ini dipenuhi oleh permintaan untuk menyerang orang-orang tertentu selama event.
Setelah mendengar perkataanku barbarian itu terlihat sangat emosi, tapi dia tahu jika mencari masalah di ruangan ini maka dia akan mendapatkan masalah yang berakibat diskualifikasi. Setelah menenangkan emosinya senyum penuh ejekan terbentuk di wajahnya.
“Kau pasti salah satu dari guild pel*cur itu buka. kalian pasti kes…..???? oy dengarkan kalo orang lain sedang berbicara”
__ADS_1
Pemain itu kembali marah saat aku berniat pergi meninggalkan dia di tengah pembicaraan.
“Apa untungnya mendengarkan mu” ucapku sambil terus berjalan.
“Kau!!! Kau berani mempermalukan guild another hand. Kau benar-benar noob yang tidak tahu apapun” Seorang archer yang merupakan salah satu dari grup si barbarian berteriak keras ke arahku.
“Ya aku tau, kalian memiliki koneksi kuat dengan 10 guild besar dan ratusan guild Roky, hasil dari pekerjaan kalian sebagai tentara bayaran. Kalian bahkan mampu bersaing dengan guild teratas”
Keduanya terlihat agak membanggakan diri saat aku mengatakan itu.
“Tapi hanya itu. kalian bahkan tidak bisa menyelamatkan salah satu petinggi yang ditangkap. Campur tangan kalian di perang kerajaan Carens juga tidak ada hasil apapun. Kalian payah, apa kalian berpikir bisa menguasai seluruh vanaheim dari bayangan? Heng, konyol sekali” lanjutku dengan tatapan sinis pada mereka yang hanya bisa terdiam.
Aku dapat merasakan beberapa tatapan tajam di antara ribuan pemai, kurasa mereka adalah anggota guild another hand.
Tanpa peduli dengan mereka aku mencari tempat untuk duduk sendiri. Tapi sebelum sempat mencari, waktu pertandingan grup yang aku ikuti akhirnya datang.
Semua peserta di dalam tiba-tiba disinari cahaya, satu persatu mereka menghilang termasuk diriku.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
__ADS_1
.
Chp 151 end.