
Pasukan garis depan kedua kubu saling berhadapan. Prajurit kavaleri dari green scale yang menunggangi berbagai binatang berjalan di belakang seekor kumbang badak sebesar 2 ekor gajah.
Kumbang dengan kulit yang sangat keras menjadikannya tanki yang kuat, modifikasi dilakukan oleh boa pada kakinya membuat larinya tidak kalah dari seekor kuda.
Bagaikan buldozer, 20 kumbang berlarian ditengah pasukan sekutu, menerbangkan semua prajurit yang menghalanginya.
Elf Ainey, seorang jenderal monster yang menerima 6 serangga di tubuhnya, bersenjatakan panah dia terus membunuh para pasukan sekutu di atas kumbang badak.
Ratusan kali Ainey menarik busurnya yang selalu memakan korban setiap kali dia melepaskan anak panah.
“Jendral, anak ini sudah tidak kuat lagi”
Kusir yang mengendalikan kumbang badak memberi tahu jika tunggangan Mereka tidak akan bisa bertahan lebih lama.
“Baik, kerja bagus semuanya. Silahkan mulai penarikan diri”
Mendapat ijin dari jendral mereka, 15 pemanah yang menaiki Kubang badak segera terbang menjauh dengan sayap serangan yang dihasilkan oleh parasit di dalam tubuh mereka.
Karena telah maju terlalu jauh, posisi 20 kumbang badak saat ini berada ditengah pasukan sekutu. Lautan prajurit sekutu berusaha membunuh kumbang badak dengan berbagai cara. Ainey melihat kearah kumbang badak lain, mereka juga mulai melakukan proses penarikan pasukan.
“Eh!!!”
Ainey terkejut saat sebuah panah melesat membunuh beberapa pasukan yang sedang terbang kembali.
“Kelihatanya ada seorang yang cukup kuat, menarik”
Bukan hanya ainey, tapi jendral monster lain juga tertarik dengan seorang yang mampu membunuh prajurit monster hanya dengan panah.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
.
“Aah, sepertinya mereka mengincar ku sekarang”
Baye merasakan tatapan para tentara green scale yang berada di atas kumbang badak sedang mengawasinya.
“Mereka lebih kuat dari pasukan yang baru saja aku bunuh”
Pemanah top rank itu segera membidik salah satu prajurit yang masih berdiri di atas kumbang badak, dia menggunakan skill untuk memperkuat anak panahnya.
“[trust], [explosed arrow], [jaming]”
Setelah menggunakan skill, baye melepaskan anak panah yang segar menuju kepala prajurit green scale sebagai target, tapi-
Dengan cepat prajurit itu menangkap panah baye dengan tangan kosong.
“Opsyyyyyy, itu hampir saja. Eh???”
Blaaaaar
Skill [explosed arrow] segera aktif meledakkan panah yang berada ditangan prajurit dan melukai kepalanya.
“bulls eyes”
Seru baye saat melihat prajurit itu terjatuh dari atas punggung kumbang badak. Dia awalnya agak terkejut saat melihat refleks yang menaklukkan dari prajurit saat menangkap panahnya. Tapi dia bersyukur memasukan skill peledak pada anak panahnya.
“Baiklah, target selanjutnya. Hemmm dimana dia?”
Baye mencari prajurit yang lain tapi saat dia melihat ke arah punggung kumbang badak di sana sudah tidak ada siapapun.
“Apa dia telah kabur”
Baye teringat dengan prajurit itu. Tubuh yang besar setinggi 2 meter dengan tanduk di kepalanya.
“Aku rasa dia seorang minotaur”
Pikir baye saat mengingat prajurit yang sudah menghilang.
“Gyaaah”
“Mati kau monster, aaaH”
“Hanya satu orang cepat bun..aggaaah”
__ADS_1
Teriakan di dalam barisan pasukan kembali terdengar.
“Apa sekarang? Apakah serangga ledakan itu menyerang lagi?”
Baye melihat kerah keributan, itu adalah tepat disekitar kumbang badak yang prajuritnya telah pergi. Di bawahnya para prajurit berterbangan seakan ditabrak sesuai. Entah apa yang tengah mereka hadapi, tapi jelas itu bergerak kearah dirinya.
“Menyingkir kalian makhluk lemah”
Prajurit minotaur yang sebelumnya dicari baye muncul tepat dihadapannya. Dengan kapak besar dua tangan, minotaur itu menerjang menuju kearahnya. Menebas setiap prajurit yang menghalanginya.
Tubuh bagian atas tanpa mengenakan armor memperlihatkan otot-otot yang luar biasa. Setelah melewati ribuan prajurit menuju ke arah baye, tidak ada goresan sedikitpun pada kulitnya yang merah menyala. Seakan kulitnya memang lebih kuat dari besi.
“Ah, ku sendiri yang datang padaku, monster” ucap baye setelah melihat kedatangan minotaur.
Baye menarik panah mengarahkan pada minotaur yang berlari ke arahnya.
“Mati”
Swiiiiiiing
Dengan sigap minotaur menangkis panah dengan kapaknya.
Blaaaaar
Ledakan terjadi saat anak panah membentur kapak minotaur.
“Hell yeaaah. satu lagi jatuh”
Baye tersenyum cerah saat melihat anak panahnya meledak dan melukai si minotaur.
“Kenapa kau sangat senang saat targetmu belum mati?”
Dari kepulan asap, mata merah menyala minotaur menatap baye.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
.
Dengan skill [rain Arrow] baye menembakkan 10 anak panah yang meledak saat mengenali target.
“heng, rasakan itu” ucap baye dengan sombong saat melihat kepulan asap dari ledakan anak panahnya.
“Apa yang perlu di rasakan? Aku tidak merasakan apapun”
Dari kepulan asap, minotaur itu masih berdiri kokoh.
“Mu…mustahil” Ucapan baye tergagap seakan tidak percaya jika seseorang dapat bertahan dari serangannya.
Baye semakin panik saat melihat minotaur itu berlari kearahnya.
“Sial, apa yang kalian lakukan cepat bunuh banteng itu”
Teriak baye memerintahkan para prajurit. Dari tadi para prajurit bukannya diam saja, mereka sudah berusaha menyerang di minotaur. Tapi kulit keras minotaur membuat serangan mereka tidak berguna. Bahkan sihir pun tidak mampu melukainya.
“H..ha..hadang dia”
Mengikuti perintah baye, ratusan prajurit segera mengepung minotaur. Tapi dengan cepat mereka diterbangkan bagai bulu, setiap kali minotaur mengayunkan kapak tubuh beberapa prajurit langsung terbelah.
Wuuuusssss
Jleeb
Tiba-tiba sebuah panah menusuk dada minotaur. Melihat itu baye merasa sangat senang karena ada serangan yang berhasil melukai minotaur, walupun dia tidak tahu siapa yang melakukannya.
“Brengsek, apa yang kau lakukan” ucap minotau saat mencabut panah yang menusuknya. Darah langsung mengalir dari bekas tusukan panah, tapi dengan cepat berhenti dan luka pun menghilang.
Baye tidak bisa berkata apapun melihat regenerasi yang menakutkan dari si minotaur.
“Jangan menyentuhnya dia adalah target ku”
Dari belakangnya seorang prajurit green scale dengan wajah yang setelah hancur muncul dengan sebuah panah ditangan.
Baye menyadari jika itu adalah prajurit yang sama dengan prajurit dia tas kumbang badak yang dia bunuh.
__ADS_1
“Apa-apaan, apa kalian semua abadi?”
Menghadapi situasi membingungkan baye hanya bisa bertanya. kedua prajurit hanya tersenyum sinis seakan tidak peduli dengan posisi mereka saat ini yang berada ditengah ribuan pasukan sekutu sedang berusaha membunuh mereka.
“Entahlah, nyonya berkata jika kami tidaklah abadi” (ainey)
“Siapa nyonya yang kau bicarakan” (baye)
“R-A-H-A-S-I-A” (ainey)
Ainey segera mengerahkan panahnya, menyadari jika sedang terancam. Baye segera lari memasuki kerumunan prajurit sekutu.
“Kau membiarkannya kabur? Ini akan merepotkan jika dia lolos”
Minotaur bertanya sambil memotong-motong prajurit disekitarnya.
“Kau meremehkan kemampuan Berburu seorang elf?” dengan penuh intimidasi ainay balik bertanya pada minotaur.
“Heng, cepat selesaikan, sebentar lagi tempat ini akan semakin kacau” (minotaur)
“Oh, apa kau menghawatirkan aku hemm?”
Dengan bercanda elf itu menarik cincin besar yang menindik hidung minotaur.
“Sudah cepat jika tidak kau akan menjadi daging bakar”
“Okey, okey. Aku sangat jarang menggunakan ini”
Jdaaaaaar
Tiba-tiba aliran listrik mengalir dari tubuh ainay, dengan cepat seluruh luka yang dia derita sembuh dan wajahnya kembali diperbaiki. Saat ini dia telah menggunakan mode [dragon blood(intermediate)] skill yang dia dapat dari 6 serangga yang berada ditubuhnya.
Dalam sekejap elf itu menghilang hanya menyisakan kilatan cahaya. Dengan kecepatan yang menakutkan dia mengejar baye.
Baye yang menyadari jika sedang diincar segera melakukan perlawanan balik. Ditengah ribuan pasukan sekutu, kedua pemanah itu saling menyerang. Baye berusaha keras agar panahnya tidak membunuh pasukan sekutu. Tapi padatnya pasukan membuat dia sulit melihat lawan.
Baye menggunakan kemapuan hawk eye, yang membuatnya dapat melihat dari atas seakan menggunakan drone pengintai.
Penglihatan dari atas memperlihatkan jika kilatan cahaya bergerak sangat cepat kearahnya. Dia segera bersiap mengarahkan panahnya ke depan tapi kilatan cahaya kembali menghilang.
“Ah, main petak umpet denganmu cukup menyenangkan”
Dari belakang, suara wanita elf itu terdengar. Baye pun langsung mengarahkan panahnya kebelakang. Tapi ainay dengan cepat merebut panah baye dan menendang perut pemain itu.
“Guaaak” teriaknya tak tertahan, saat tendangan keras ainay membuatnya terpental hingga 3 meter.
Pasukan sekutu berusaha menyerang ainay, tapi elf itu menggunakan sihir petir untuk membuat mereka terkena stun. Saat tubuh ainay dialiri listrik, semua luka ditubuhnya mulai beregenerasi dengan cepat.
Melihat Kesehatannya yang hanya tinggal 20%, hanya dengan menerima 1 kali serangan membuat baye pasrah.
“Agh, sial peringkatku akan turun tajam setelah ini” ucap baye dengan mulut dipenuhi darah. Dia terus menatap elf yang mengarahkan panah kearahnya.
Boooom
Sebuah Ledakan besar menyebabkan gempa kecil, asap jamur terlihat ditengah-tengah pasukan sekutu.
“Apa itu” baye yang melihat itu merasa heran dan takjub.
‘kurasa puluhan ribu prajurit mati seketika terkena Ledakan itu’ pikirnya.
“Sudah dimulai”
Suara dari elf menyadarkan baye jika nyawanya sedang terancam. Tapi saat dia melihat kearah elf, dia tidak melihat musuhnya di sana.
“Kau membuatku cukup senang, jadi aku akan melepas mu kali ini”
Terdengar suara dari belakangnya, dan sekali lagi saat dia melihat kebelakang tidak ada sosok yang dia cari. Merasa telah aman baye segera meminum potion untuk memulihkan kesehatannya.
“Haaaaa, kurasa mati jauh lebih baik daripada harus kehilangan panah” baye tersenyum kecut sambil terus meminum potion.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
.
__ADS_1
Chp 137 end.