PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 4.35 petir menyambar


__ADS_3

...TINGGALKAN JEJAK SETELAH MEMBACA, TERIMAKASIH...


__________________________________________


Kerajaan Eprado merupakan kerajaan kecil paling timur benua Slahorn. Dahulu kerajaan ini merupakan sebuah kota kecil yang masuk ke dalam wilayah kerajaan Bremund, namun itu semua berubah saat bajak laut (negara) api menyerang.


Kerajaan yang dibangun oleh seorang yang mengklaim diri sebagai raja bajak laut, silver Roger. memiliki armada bajak laut terbesar di kedua benua menjadi momok paling menakutkan bagi para pelaut yang berusaha melakukan perdagangan antar benua.


Penguasa lautan, begitulah para perompak menyebut kerajaan Eprado.


***


JDAAAAAAR


Secara tiba-tiba suara petir yang begitu dahsyat terdengar menggelegar di malam hari yang begitu tenang di langit ibukota Eprado. Membuat banyak orang yang merasa terkejut pasalnya langit yang semula indah bertabur bintang seketika berawan dalam hitungan detik.


“Akh, sial bikin kaget saja petir sialan” ucap seorang dengan wajah garang dengan pakaian khas perompak.


Dia saat ini sedang menikmati pesta dengan ditemani para kru bajak laut dan beberapa wanita. Dia merasa hari ini adalah hari keberuntungannya setelah berhasil merampas sebuah kapal dagang yang mengangkut rempah-rempah mahal. Tapi cuaca seketika berubah membuat pesta mereka terganggu.


Merasa kesal karena dikagetkan kapten bajak laut itu bangkit dari tempat duduknya, lalu pergi ke jendela dengan langkah gontai karena mabuk kemudian dia berteriak keras.


“Hey, siapapun dirimu yang membuat petir sialan itu, apa kau tau siapa yang kau but marah, huh? Aku adalah Lery si komandan perompak api. kau berani membuat marah aku?. Maju sini tunjukkan dirimu, walaupun kau dewa sekalipun aku tidak takut” kata lary yang merupakan seorang Fishman.


Para kawannya dan wanita yang melihat tingkah lary yang marah-marah pada langit hanya tertawa terbahak-bahak melihat lobster mabuk itu.


Tapi tawa mereka seketika berhenti saat petir kedua terdengar lagi.


JDAAAAAAR


Petir berwarna merah itu langsung menyambar Fishman lary hingga tubuhnya meledak, hancur menjadi serpihan daging giling yang tersebar ke seluru ruangan. Daging dari lary bahkan mengenai wajah para perompak dan wanita di ruang itu dan darahnya mirip saus tomat yang tumpah dilantai.


“KYAAAAAAAAAA.”


Seketika ruangan pesta itu menjadi kacau saat semua wanita menjerit histeris, begitu juga para perompak yang seketika menjadi panik dan segera berniat untuk keluar dari gedung. Tapi saat semua orang sudah keluar dari gedung itu, pemandangan yang mereka lihat sangatlah berbeda dari terakhir kali mereka ingat.

__ADS_1


Surga pesisir pantai yang dibanggakan para perompak telah terbakar hebat, ratusan kapal-kapal bajak laut berterbangan di langit lalu jatuh di tengah kota, teriakan terus terdengar di seluruh penjuru kota.


Sementara itu di istana kerajaan Eprado.


Silver Roger si raja bajak laut hanya bisa bisa menatap kota terbesar karena Sambaran petir yang tidak biasa dari dalam istananya.


“Sial, dewa mana yang menantang ku!.” ucap silver dengan geram. Tidak ingin jika kerajaan yang dibangun dengan kerja kerasnya hancur di segera bergegas menuju tempat pusaka miliknya disimpan.


Sesaat kemudian silver yang telah mengenakan perlengkapan perang berjalan dengan gagah keluar dari istana. Dia terlihat sangat berbeda dari sebelumnya, wajah manusia telah berganti dengan wajah ikan dengan kumis panjang seperti lele, sementara kulitnya di lapisi dengan sisik berwarna perak. Lalu armor yang dia pakai adalah sebuah artifak yang terbuat dari sisik monster laut tingkat mitos, Leviathan. Yang terakhir senjata yang dia pegang adalah trisula yang dibuat oleh penempa dewa, 7 sea trident.


Seluruh perlengkapan yang tidak mungkin dimiliki oleh seorang perompak atau Fishman biasa.


***


[Dia datang]


Nebula yang saat ini tengah mengendalikan seorang clone dari boa menatap kearah seorang Fishman yang muncul dari istana. Mendengar ucapan Nebula, boa kemudian melihat kearah yang dituju. Diapun melihat seorang Fishman bersisik perak mengenakan armor yang cukup kuat setidaknya itu rank Legendaris tingkat satu, sementara tombak trisula yang dia bawa adalah-


“Apa itu sebuah mitos?” tanya boa.


[Benar] jawab nebula singkat.


[Itu adalah salah satu dari pusaka dewa laut, identitas asli dari raja perompak adalah putra ketiga dari raja sea dragon, Silver Tristan]


JDAAAAAAR


Sengaja mendramatisir, boa menurunkan kilat petir dibelakang nebula. Tapi petir itu bukanlah sebuah lelucon karena tempat yang terkena Sambaran langsung meledak dengan dampak sejauh puluhan meter.


“Well, terserah. Lakukan penghancuran dan pembantaian dengan clone yang lain. Sementara biar aku yang menangani pangeran lele ini” kata boa sambil dengan cepat terbang langsung menuju silver.


Melihat boa yang sudah pergi, Nebula kemudian seakan merasakan sesuatu dia melihat sekeliling, tatapannya tajam seakan mencari sesuatu. Lalu penglihatan terarah pada seorang anak kecil dengan pakaian compang camping yang biasa dikenakan oleh para budak.


[Ketemu]


Clone dari boa yang dikendalikan oleh Nebula menunjukkan senyum mengerikan mirip dari yang asli.

__ADS_1


***


Melihat kedatangan boa yang dengan cepat terbang menuju ke arahnya, silver segera bersiap untuk melawan. Tapi matanya seketika terbelalak saat merasakan aura yang begitu kuat dari gadis yang seluruh tubuhnya terbakar itu.


“Dia…… kuat.” gumam Fishman itu sambil merubah posisi menjadi bertahan. Lalu boa yang dalam kecepatan tinggi segera melayangkan tendangan pada silver yang dengan sigap menggunakan trisula untuk menahan. Tapi itu belum cukup.


Braaaaak


“Gaaaaakkkk”


Silver terpental jauh hingga tubuhnya kembali dikirim kedalam istana dan terus terbang menembus tembok-tembok hingga dia berhenti saat tubuhnya menghantam sebuah gunung yang terdapat di belakang istana. Cekungan besar tercipta saat tubuh silver menghantam tanah.


“Ghuaaaakk”


Silver memuntahkan darah segar dari mulutnya karena dampak dari benturan. Tapi seakan tidak ingin memberikan nafas, boa melakukan serangan lain dengan [red Phoenix bow], puluhan anak panah dilepaskan menuju silver yang jaraknya satu setengah kilometer dari titik dimana dia menendangnya.


30 anak panah melesat dengan garis merah di belakangnya, silver menyadari jika itu bukanlah serangga anak panah bisa, dengan cepat dia berusaha menghindar tapi seakan memiliki kemampuan pelacakan anak-anak panah itu mengikutinya, hingga adegan kejar-kejaran pun terjadi cukup lama. Silver terus berlari mencoba mengecoh dengan melewati pepohonan di gunung itu, tapi 30 anak panah yang mengejarnya benar lihai seakan mereka tidak akan menabrak sesuatu selain target mereka.


Tidak tahan terus berlari seperti seekor tikus, silver dengan kesal menggunakan trisula yang dari tadi dia bawa.


“Sial, [water twist]”


Sebuah pusaran air muncul dari ujung tombak trisula dan langsung menahan 30 anak panah dan menggeser laju terbang.


Boom boom boom boom boom boom


Ledakan besar terjadi saat semua anak panah menabrak pohon, tanah dan batu disekitar silver Membuat Fishman itu terpental karena dampak dari ledakan beruntun.


“Tck, sial dia memiliki senjata yang merepotkan……”


Perkataan silver terhenti saat dia merasakan aura yang semakin kuat dari arah musuhnya berasal, lalu matanya terbelalak saat melihat gadis yang dia lawan tengah memegang tombak dengan kilat kuning siap di lempar ke arahnya.


“F*CK....”


Detik berikutnya sebuah kilat bersinar terang dapat dilihat seluruh warga kota yang sedang kebingungan, terangnya kilat yang terjadi dalam sekejap dapat melukiskan betapa dahsyatnya ledakan petir yang terjadi berikutnya.

__ADS_1


Ledakan itu begitu kuat hingga separuh gunung dibelakang istana kerajaan Eprado lenyap tidak berbekas.


...BERSAMBUNG...


__ADS_2