PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
cruel


__ADS_3

Tangan yang meronta-ronta terdiam dan jatuh dengan lemas saat pemiliknya telah tewas dari tembakan yang mengenai tepat di kepalanya.


Suasana hening sesaat, namun teriakan keras si swordsmage yang marah saat kekasihnya tewas membuat semua orang tersadar.


“brengsek kau akan membayar semua ini!!!”


Dengan cepat dia berlari menuju white yang masih berdiri menginjak mayat kekasihnya.


Door


Door


Door


Tembakan yang white gunakan terus di halau dengan pedang besar yang di gunakan sword mage. Dari samping white merasa jika ada yang mendekat.


White tersenyum kecil saat menebak rencana apa yang akan dilakukan kedua orang yang tersisa ini.


Swordsmage yang hanya sebuah umpan, sedangkan serangan yang sesungguhnya di lakukan oleh monk yang memiliki kecepatan tinggi menyerang dari titik buta pandangan white.


Namun white yang memiliki mini map dapat dengan mudah membaca rencana mereka.


“payah [thunder spray]”


Bzzzzzzt


Kilatan petir yang menyambar dari tangan kiri white menyebar menjadi arena damage yang cukup luas mengenai monk yang berlari kearahnya.


-45106


[Target terkena status stun selama 10 detik]


“ada apa dengan damage gila ini”


Monk yang kaget dengan kerusakan yang menyebabkan dia kehilangan sepertiga kesehatannya ditambah efek stun 10 detik, membuat dia tidak bisa berbuat apapun.


Menyadari jika monk telah terkena stun, swordsmage tidak punya pilihan selain menyerang gadis berambut putih dengan usahanya sendiri.


Dia berlari sambil terus menangkis tembakan yang membidiknya. Saat jarak sudah dekat di mengarahkan pedang ke depan untuk menusuk white, namun dengan sigap gadis itu melompat dari mayat kekasihnya dan hal aneh pun terjadi.

__ADS_1


Mayat kekasihnya terangkat seakan melayang. Swordsmage yang berlari kencang tidak dapat menahan lajunya sehingga pedang ditangannya yang di tujukan pada white malah mengarahkan pada mayat kekasihnya yang melayang didepannya.


Jlebb


Swordsmage terpaku saat melihat tubuh kekasihnya yang sudah mati tertusuk pedang milik nya.


Dia melihat wajah kekasihnya yang penuh sayatan dan dahi berlubang mengeluarkan darah. Mata wanita itu melotot melihat kearahnya membuat dia bergidik ngeri.


“saatnya berpelukan”


White menendang tubuh wanita yang sudah tak bernyawa itu, menyebabkan tusukan di perutnya semakin dalam hingga ujung pedang menembus punggung mayat, menyebabkan mayat itu menempel pada si swordsmage yang masih terpaku melihat wajah kekasihnya.


Para penonton di buat ngeri melihat kejadian itu. Seorang kekasih yang tidak sengaja menusuk mayat pacarnya yang di gunakan untuk tameng.


“pasangan yang serasi, bagaimana jika kau mati menyusul pacarmu [lightning saber]”


Seakan ingin menabur garam pada luka, white dengan kejam menusuk pasangan kekasih itu dengan pedang cahaya yang keluar dari telapak tangannya menembus kepala mereka berdua.


[Membunuh player dengan nama merah]


[Stats evil berkurang 50]


Semuanya terdiam saat kedua mayat terjatuh. Mayat Swordsmage yang berada di bawah dan mayat kekasihnya dengan pedang yang menembus punggung berada di atasnya.


Walaupun mereka adalah pemain dengan nama merah, orang yang melihat kejadian itu merasa simpati dengan pasangan itu.


“yaah pada akhirnya hanya kau yang tersisa”


White mengarahkan pistolnya pada monk yang merupakan satu-satunya anggota tersisa dari kelompoknya.


Monk yang menyadari jika tidak bisa mengalahkan gadis didepannya hanya bisa mengancam untuk menakuti white.


“kau berani melakukan ini pada kami anggota guild jaguar montain, guild kami tidak akan melupakan kejadian ini”


Wajah white terlihat malas ketika monk itu terus menggertak.


“memangnya apa yang harus ku takutkan pada guild itu? Apa ibumu yang menjadi guild master? Apa kau akan mengadu pada ibumu karena telah ku jahili?”


Mendengar perkataan white seluruh pemain di sana berusaha sangat keras untuk menahan tawa mereka.

__ADS_1


“pfffft”


“huahaha”


“o-oiiyy bahaya jangan tertawa pfft”


Beberapa orang yang tidak takut dengan guild si monk tertawa terbahak bahak sambil memegang perut mereka, Sedang yang lain mengalihkan pandangannya agar wajah mereka tidak dilihat oleh si monk.


“yaah aku sangat berterimakasih pada kalian karena membantu meringankan stat evil yang kumiliki”


Pistol diarahkan padanya membuat dia semakin gelisah. Monk berusaha lari namun dia tidak bisa bergerak walaupun efek stun telah hilang.


“siaaaaal”


Door


Tembakan di kepala menewaskan monk yang terpental ke belakang.


[Membunuh player dengan nama merah]


[Stat evil berkurang 75]


[Mendapat golden armor glof]


Suasana hening saat tubuh monk terjatuh, sedangkan white melihat kearah para pemai merah yang lain.


“apa ada yang lain? Apa ada yang mau membantu ku menghilangkan nama merah?”


Tidak ada yang menjawab pertanyaan konyol itu hingga akhirnya white bosan dan kembali melanjutkan perjalanan.


.


.


.


.


Chp 85 end.

__ADS_1


__ADS_2