
Terbang lebih jauh boa dapat melihat jika kekuatan para Lech di kedalaman semakin bertambah kuat. Jika di daerah sekitar mulut baby nidhogg, level leech berkisar 180 hingga 230, sekarang level leech yang mereka hadapi sudah mencapai level 260 hingga 300.
Xalif tidak bisa melakukan apapun saat serangan demi serangan menghujani kereta, dia hanya bisa menahan beberapa serangga dengan tameng. Sementara dango sesekali menembak para Leech dengan senapannya.
“Sebentar lagi kita akan masuk kedalam perut.” boa berkata sambil dengan tenang mengendalikan para kuda.
Tapi tidak lama setelah dia mengatakan itu, jalur yang akan dia lewati tiba-tiba tertutup oleh dinding yang terbuat dari ribuan leech. Para leech saling menumpuk hingga memblokir jalan. Melihat itu boa hanya tersenyum sinis.
“Usaha yang sia-sia.” ucap gadis itu sambil memanggi tombak petir dari seri 13 pedang suci.
Melihat tombak petir ditangan boa, xalif dan dango mengerutkan kening mereka, seakan mereka mengetahu sesuatu tentang tombak tersebut. Boa yang menyadari perubahan itu merasa penasaran tapi dia memilih untuk bertanya nanti.
“[judgemen thunder]”
Boa menggunakan skill yang sama saat dia meledakkan sebuah gunung sewaktu penyerang kerajaan Eprado. Seketika kilat petir menyambar dinding tumpukan Leech, dan hanya dalam hitungan sepersekian detik ledakan besar membuka jalan mereka.
‘Sepertinya baby nighogg tidak merasakan apapun.’ batin boa yang merasa kagum pada monster yang saat ini perutnya telah dia masuki. Serangan yang bahkan bisa melenyapkan gunung tidak menghasilkan kerusakan apapun saat digunakan pada monster ini.
Kembali ke perjalanan.
Setelah melewati tembok leech, kereta itu memasuki tempat yang agak terang. Di dinding daging ditumbuhi tanaman merambat dan sejenis jamur yang mengeluarkan cahaya, lalu di bagian bawah sebuah hutan terlihat dengan berbagai macam tumbuhan dan hewan. Tapi Tidak ada satupun leech yang terlihat di tempat ini.
Lalu saat mereka berpikir kenapa tidak ada satupun leech di bagian ini mereka mendapati jika dinding leech dibelakang mereka kembali menutup Seperti semula, sementara leech yang terjatuh ketempat ini saat terjadi ledakan dengan tergesa-gesa berusaha kembali ke ruangan sebelumnya.
Tapi sebelum mereka kembali ke ruangan sebelumnya, akar-akar pohon dengan cepat mengikat mereka dan menarik kedalam hutan. Para leech meronta-ronta dengan sangat ketakutan berusaha keras untuk terbebas dari lilitan akar itu tapi itu percuma, perlahan duri-duri pada akar membuat daging mereka terkoyak, jejak darah pun tercipta saat mereka di seret.
__ADS_1
“Haaahhh…. Beruntung kita berada di atas.” Dango berkata Setelah melihat pemandangan mengerikan tadi, dia melihat bagian hutan ini cukup panjang. ‘Mungkin mencakup setengah dari tubuh baby nighogg’ batinnya.
Tapi tiba-tiba boa menurunkan ketinggian kereta kudanya hingga membuat kedua orang itu khawatir.
“Kurasa tempatnya ada di sekitar sini, kita akan berjalan kaki dari sini”
Perkataan boa sontak menimbulkan keheranan. Mereka berpikir jika telah salah mendengar tapi melihat boa telah mendaratkan kereta dan memasukkan kedalam kantung ajaib dan semua kuda-kuda juga telah di kembalikan dimensi mereka, membuat mereka benar-benar berpikir jika boa sungguh-sungguh dengan perkataannya.
[Selamat kau menjadi pemain pertama yang berhasil menemukan (baby nighogg stomach dungeon), tambahan XP 30% selama 3 hari]
Notifikasi terdengar saat boa menginjak kakinya di tanah, Yap bukan daging tapi tanah berpasir. Gadis itu tertawa kecil saat mendengar nama dari tempat ini.“hahaha, Itu nama yang cukup menjijikan.” gumamnya sambil melihat sekeliling lalu mulai berjalan menuju hutan Setelah mengganti pakaiannya.
Tidak ada cara lain, keduanya pun mengikuti boa yang telah mengganti pakaiannya menjadi armor dan kostum bunny girl. Menghiraukan kebingungan dragonik dan manusia itu, boa berjalan memasuki hutan. Dia berulang kali mengerutkan dahinya saat melihat beberapa tanaman di hutan ini, sementara Dango dan xalif teidak sedetikpun menurunkan penjagaan mereka.
Wuuuusssss
Jdaaaaaar
Kieeeekkkk
Petir menyambar dari ujung jari boa menyambar sesustu yang menyebabkan teriakan cukup keras, tidak lama kemudian sesosok monster tanaman terjatuh dari atas pohon dengan luka bakar. Keduanya pun berpikir jika Monster itulah yang menggunakan akar untuk menyerang.
Perjalanan mereka benar-benar berjalan lambat karena serangan dari penghuni hutan terus saja mengganggu mereka, mulai dari monster tipe tanaman diawal, lalu zombie dan hantu yang memiliki level tinggi hingga sulit untuk dikalahkan. Lalu binatang buas dengan banyak kepala mirip chimera.
Tidak lama setelah mereka memasuki hutan tiba-tiba seluruh tempat bergetar hebat, semua monster yang menyerang kemudian segera berpencar dan naik keatas dahan pohon. Melihat keanehan itu membuat dango dan xalif menjadi semakin waspada karena tidak tahu apa yang akan terjadi. Tapi boa yang telah melihat mini map segera memerintahkan keduanya juga segera naik ke dahan pohon.
__ADS_1
Setelah itu dinding disekitar hutan menjadi berlubang dan mengeluarkan cairan hijau dengan jumlah yang sangat banyak hingga menggenangi seluruh hutan. mereka dapat melihat jika cairan itu memiliki kemampuan korosi Setelah melihat mayat dari monster dan zombie yang mereka bunuh sebelumnya meleleh saat terkena cairan tersebut.
“Kelihatanya tumbuh tidak terpengaruh oleh cairan itu.” boa bergumam saat melihat pepohonan dan taman yang tidak ikut mencari.
“Mungkin itu adalah asam lambung.” ucap Dango.
Mendengar itu boa hanya tertawa pelan, “Hahah, itu penjelasan yang bisa di mengerti”
5 menit kemudian cairan korosi itu perlahan menyusut hingga menghilang, merekapun kembali memulai perjalanan. Boa dan dango terlihat menikmati hutan karena banyak bahan tanaman yang belum mereka lihat sebelumnya. Sementara itu xalif terus mengawasi sekeliling walaupun sebenarnya dia tidak perlu melakukan itu. Dia terus melihat sekitar dengan teliti seakan mencari sesuatu. Boa dan dango yang melihat tingkah xalif tidak terlalu peduli dan tetap melanjutkan pekerjaan mereka.
“Kau terlihat cukup berpengetahuan tentang alkemist tuan dango. Kerajaan ku sedang membutuhkan orang-orang sepertimu, apa kau tertarik bekerja di benua sebrang?.”
Mendengar tawaran dari boa, lizardman itu hanya tersenyum kecut.
“Maaf yang mulai, tapi saat ini aku sedang tidak ingin terikat oleh kerajaan mana pun.” jawab Dango sambil mengambil kulit dari pohon yang tidak terpengaruh oleh korosi asam lambung.
“Begitu, tapi perlu diingat jika tawaran ini selalu terbuka untuk anda. Datanglah ke kerajaan ku jika anda mendapatkan sebuah masalah.” boa berkata sambil tersenyum penuh makna.
Melihat senyuman itu membuat dango agak risih, tapi dia hanya mengangguk menerima niat baik gadis itu “Terimakasih atas niat baik yang mulia.” balas Dango.
Waktu yang tersisa masih sekitar 2 jam, perjalanan mereka terus dihadang berbagai monster yang semakin kuat saat mereka semakin masuk kedalam hutan. Level kedua npc itu naik cukup tinggi hingga mereka mulai dapat diandalkan. Boa terus melihat mini map karena dungeon ini benar-benar tidak dapat di prediksi, lebatnya hutan membuat mereka dapat dengan mudah tersesat.
“Bersiap!. Ada yang akan datang.” boa berkata pelan tapi itu sudah cukup untuk memberi perintah bagi keduanya untuk siaga.
Kemudian terdengar bunyi patah ranting-ranting pohon yang memberitahu mereka jika ada sesuatu yang sedang mendekati, lalu dari kejauhan sesosok robot setinggi 2 meter muncul dengan senjata meriam yang siap ditembakkan kearah mereka.
__ADS_1
...CHP 246 END...
...BERSAMBUNG...