PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
TRAP


__ADS_3

1 jam 30 menit telah berlalu. Raid guild pun mencapai puncaknya.


Ketika kesehatan red hog king menurun hingga 30% matanya bersinar menandakan dia telah memasuki mode mengamuk.


“kita hanya punya sisa 30 menit bersiap untuk fase akhir”


Red hog menghentakkan kedua kaki depannya ketanah menyebabkan getaran besar, pemain dalam jarak 20 meter dari red hog seketika mendapat status stun selama 5 detik.


“corps warior segera ambil alih argo”


Ascard, kyo dan alin segera memimpin pasukan yang bersiap menyerang. Venc yang seorang archer berada dibelakang mereka memberikan dukungan.


“[Sonic wave]”


Kyo melancarkan skill serangan mengenai leher red hog yang menyebabkan hit krits, argo pun berpindah padanya. Setelah agro berhasil di kuasai giliran para mage dan archer menyerang. Kesehatan red hog terus menurun hingga akhirnya monster itu terjatuh.


Red hog terus di hujani panah dan sihir sedangkan para warior terus menyerang ketika ada celah.


[Selamat pada guild red flare Teleh menjadi yang pertama membunuh boss field bull hog grassland]


[Exp 2x selama 3 hari di bull hog grassland untuk para member guild]


[Hadiah 1 rare rollet tiket untuk semua pemain yang berpartisipasi]


Suara notivikasi terdengar menandakan berakhirnya perburuan. Teriakan sukacita terdengar di seluruh area. Namun ascard tidak memperdulikannya karena misi mereka belum selesai.


[Mendapat taring red hog king x4]


[Mendapat daging red hog king x50]


[Mendapat tulang red hog king x20]


[Mendapat kulit red hog king x10]


[Mendapat soul stone class B x1]


Semua drop item diterima oleh ascard sebagai pemimpin partai. Dia melihat soul stone yang tertera pada jendela notivikasi.


‘haaah kupikir ini akan menjadi A class. Jika seperti ini apa dia mau menukarnya dengan sebuah dungeon ?’


Pemimpin guild itu menghela nafas berat ketika melihat klas Soul stone yang tidak sesuai dengan harapannya. Ascard memikirkan kesepakatan berupa dia dan White akan saling bertukar Soul stone dengan dungeon namun karena klas Soul stone yang tidak terlalu tinggi dia tidak yakin kesepakatan akan berjalan baik.


Ketika dia sedang memikirkan kesepakatannya, white tiba-tiba menghubungi lewat friend chat.


{White : maaf mengganggu pesta kemenangan kalian tapi mereka sudah hampir sampai di tempat kalian}


{Ascard : tidak apa-apa kami juga sudah selesai disini}


{White : itu sangat melegakan. Baiklah ini sekedar informasi tentang pasukan mereka}


Ascar menerima data pasukan yang akan segera sampai di tempat mereka.l, diapun segera membagikannya pada petinggi yang lain.


“dari 700 sekarang tersisa 540, Dan dia melakukan semua penyerangan sendirian. Aku benar-benar penasaran dengan wanita itu”


Alin berkomentar saat dia melihat data yang di berikan ascard.


“walaupun kebanyakan mage, archer dan Priest mereka telah di singkirkan namun jumlah mereka masih menjadi ancaman”


Kyo berkomentar sambil melihat keraah pasukan mereka. Dari 200 player tersisa 176 yang berhasil selamat dari Raid ini.


“tidak masalah”

__ADS_1


Ascard hanya berbicara singkat lalu menyuruh para pemain yang sudah di pulihkan untuk bersiap.


“heeee!!! Kita akan melawan pasukan ground leopard? Bukan kabur?”


“kabur? Kita bukan pencuri jadi kenapa kita harus kabur”


“ya tapi”


“sudahlah para petinggi pasti punya rencana”


Walaupun ada banyak player yang mrasa tidak yakin dengan berhadapan dengan guild terbaik di les maquie, mereka tidak punya pilihan lain untuk ikut.


.


.


.


.


Seperti di kejar hantu Pasukan krodum bergerak cepat terburu-buru. Para player terlihat cemas sambil sesekali melihat sekeliling.


Dooor


“Guaaak”


Suara tembakan bergema di ikuti oleh suara teriakan.


“siaaal”


Krodum berteriak keras. Dia tau jika siapapun yang terkena tembakan itu sudah dipastikan pasti telah mati walaupun dia tidakidak melihatnya secara langsung.


Pasukan dari guild red flare yang telah selesai mengalahkan boss field menghadang telah menghadang didepannya.


Wusss


Jleb


-4582


Sebuah anak panah menusuk punggung kiri krodum. Seakan tidak mengerti apa yang terjadi dia hanya menatap arah depan mencoba memproses apa yang terjadi.


“dasar bajing*n kalian berani melawan kami?”


Tidak ada jawaban dari pihak Red flare, malahan mereka kembali menyerang dengan sihir dan panah menyebabkan pasukan yang krodum bawa semakin kehilangan kendali.


“mereka bahkan tidak mengijinkan negosiasi”


Mlek seorang pladin yang termasuk salah satu petinggi ground leopard berkomentar atas tindakan nekat dari red flear.


Krodum yang telah kembali berpikir jernih melihat Pasukan red flare yang mulai bergerak kearah mereka.


“apa mereka sudah gila?. walaupun kita kehilangan banyak mage dan priest namun jumlah kita sudah cukup untuk membasmi mereka. Semuanya tunjukkan pada para pencuri itu apa yang akan di dapat ketika mencuri dari guild kita”


Krodum berteriak keras sehingga para pemain ground leopard yang kebingungan kembali tenang. mereka kembali berbaris dan menyiapkan serangan balasan. Krodum merasa yakin atas kemenangannya saat melihat deretan Pasukan miliknya yang telah berbaris.


“semua Serang”


Pasukan ground leopard bersiap bergerak namun teriakan terdengar dari belakang.


“serangan. Ada serangan”

__ADS_1


Teriak seorang pemain membuat konsentrasi seluruh pasukan kembali terpecah.


“ada apa? Apa wanita sialan itu kembali menyerang?”


“bukan tapi itu bala bantuan dari guild red flare”


Mendengar penjelasan dari pemain itu krodum seakan mendapatkan firasat yang sangat buruk. Wajah nya memucat ketika ratusan player guild red flare menyerang mereka dari depan dan belakang.


“sial kita telah di jebak”


Keadaan semakin bertambah kacau ketika suara tembakan yang telah meneror mereka kembali terdengar membuat pemin ground leopard semakin panik hingga krodum tidak biasa lagi mengendalikan situasi.


.


.


.


.


White dengan asik makan popcorn sambil terus menonton tawuran red flare dengan ground leopard dari atas bukit.


“hemmm mereka cukup bagus bukan?”


Jebakan yang telah white dan seluruh petinggi guild red flare susun telah berhasil membuat groun leopard terpojok. 400 pasukan bantuan yang di bawa Zena sebagai kejutan membuat musuh semakin kacau.


“penonton juga sangat bersemangat”


White melihat channel guild red flare di banjiri berbagai komentar penonton Live streaming.









#


Disaat white asik membaca komentar penonton live streaming, perang yang sudah berlangsung selama satu setengah jam berakhir.


Kekalahan telak dari ground leopard yang bahkan tidak ada satupun dari 6 petinggi mereka yang selamat. Walaupun sudah memenangkan perang yang cukup besar Red flare tidak merayakannya dikarenakan mereka tau apa yang sedang menanti mereka.


Kemarahan guild terkuat di bremund.


.


.


.


.


Chp 77 end.

__ADS_1


__ADS_2