PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
ROYAL FAMILY


__ADS_3

HOME OF ADVENTURERS


Di atap kereta terdapat rumah kaca yang berbentuk kubah, terdapat berbagai macam jenis bunga dan herbal ditanam didalam rumah kaca membut suasana tempat itu terlihat seperti taman yang dipenuhi bunga berbagai warna dan harum herbal yang menenangkan.


Dua gadis yang berada di dalam rumah kaca Sedang menikmati waktu bersantai dengan kue dan teh.


“seharus kau menyuruh yang lain untuk datang, bukankah kau cukup sibuk akhir-akhir ini”


Gadis dengan tanduk di kepalanya mengenakan seragam service army hitam bertanya pada gadis didepannya yang memakai seragam royal army merah menutupi sisik merah di sekujur tubuhnya.


“diantara kita semua aku yang paling banyak memiliki waktu luang, Jadi ini bukan apa-apa”


Balas gadis dengan ras lizardman itu sambil meletakkan cangkir teh yang dia minum. Boa hanya mendesah pelan mendengar jawaban teman satu sekolah didepannya itu. Sebagai putri dari seorang pengusaha kaya dia tahu betul sulitnya mengatur sebuah organisasi yang baru tumbuh.


Komo bertugas untuk mengawasi seluruh proyek yang sedang berlangsung di kota, banyaknya proyek yang di jalankan membuat keempat temannya merasa khawatir dia tidak menikmati permainan seperti yang seharusnya. Tapi Komo mengatakan jika dia merasa senang melakukan semua pekerjaan yang dia terima hingga teman-teman tidak bisa berbuat apa-apa selain mengirim banyak pegawai untuk meringankan pekerjaan lizardman itu.


“jadi apa bagaimana dengan perkembangan kota”


Boa memulai pembicaraan setelah manyesap teh yang di buat oleh rana. Komo tersenyum lebar karena menjadi bersemangat ketika topik pembicaraan berubah tentang kota yang dia bangun dengan sepenuh hati.


“kami sedang mempercepat pembangunan dermaga yang akan di jadikan pusat perdagangan antara manusi dan kota. Berkat minotaur yang kau kenalkan tempo hari kami sedang membangun sebuah kapal kargo untuk melakukan perdagangan antar benua. Kurasa hanya butuh 2 Minggu untuk kota kita melakukan upgrade menjadi kota besar”


Kata gadis itu dengan bangga yang terlihat jelas di wajahnya.


‘aku tidak tahu jika dia lebih menyukai game membangun kota melebihi rpg’


Boa tersenyum masam melihat tingkah laku temannya. Baru beberapa hari mereka menjadi tetua kota Lamia, tapi dikarenakan gerakan yang dilakukan seluruh anggota guild sexy species dan pasukan khusus dengan cepat Kota tumbuh semakin besar.


Namun dikarenakan mereka sering menyerang desa manusia tentu para raja yang wilayah mereka serang tidak tinggal diam. Pertarungan antar guild yang menerima permintaan dari kerajaan sering terjadi, tapi semua di menangkan oleh pasukan kota Lamia.


Dikarenakan kekalahan terus menerus sudah banyak yang mundur dari misi balas dendam ini, namun ada pula yang memilih membentuk aliansi. Boa dan yang lain tentu mengetahui hal ini, mereka sudah menyiapkan semua bahkan untuk situasi terburuk sekalipun. Hingga akhirnya mereka bisa meminum teh dengan tenang tanpa harus memikirkan ancaman yang mengincar kota.


Boa dan Komo melihat kearah satu-satunya pintu di rumah kaca itu. Tiga orang manusia yang masuk kedalam rumah kaca berjalan menghampiri mereka dengan anggun, baju mewah yang mereka kenakan menegaskan jika mereka adalah seorang bangsawan.


.


.

__ADS_1


.


.


Isabella terbangun dari tempat tidur, lalu merasa bingung karena tidak tahu berada di mana sekarang. Dia merasa lega ketika melihat ibunya sedang tertidur dengan lelap di ranjang yang berada di samping ranjang tingkat yang dia gunakan. Isabella mendengar suara dengkuran halus dia ranjang atas tempat tidurnya, dia pun berpikir jika adik lelakinya Sedang tidur di atas.


Isabella bangun lalu menghampiri ibunya yang masih terlelap, dia melihat jika kondisi beliau terlihat lebih baik. Kulitnya lebih cerah dari terakhir dia melihat ibunya setelah diracuni, walaupu tubuhnya masih kurus karena kurang memakan makanan bergizi karena selama pelarian ibunya selalu memberikan makanannya pada kedua anaknya dan tidak memperdulikan dirinya sendiri.


Pipi Isabella basah oleh air mata. Gadis itu mulai menangis di samping ibunya yang masih tersisa tidur, hingga kepalanya di belai oleh tangan yang sangat dia kenali.


“tidak apa-apa semua akan baik-baik saja”


Suara sang ibu berusaha untuk menenangkan putrinya yang terus menangis.


“hik.. t-tapi kali ini ibu bahkan hampir meninggal”


Isabella terus menangis di pangkuan ibunya yang sudah bangun dan duduk di ranjangnya.


“sudah tidak apa-apa ibu juga masih hidupkan? Semuanya akan baik-baik saja sekarang”


Sang ratu ters membelai kepala putrinya agar dia tenang tapi sabella terus menangis hingga adik nya yang sedang tidur terbangun karena suara yang di sebabkan oleh Isabella.


“cih berisik sekali. Hei kau diamlah!”


Teriakan anak laki-laki itu dengan keras kepada 2 perempuan tadi.


Richard von dragburn, seorang anak yang seharusnya menjadi putra mahkota kerajaan dragburn Setelah kematian ayahnya. Namun semua tidak seperti yang dia pikirkan ketika kerajaan diambil alih dan dia harus hidup dalam pelarian. Dia terus menyalahkan Isabella atas semua yang telah terjadi pada kerajaan.


Tok tok tok


Suara ketukan pintu terdengar seakan mengingatkan posisi yang sedang mereka hadapi. Karena menghawatirkan ibunya Isabella lupa untuk mencari tahu dimana mereka sekarang.


“para tamu diharap bersiap, nyonya mengundang kalian untuk sarapan bersama 20 menit lagi. Jika tubuh kalian masih terluka kalian boleh beristirahat, namun diharapkan salah satu dari kalian mau menghandiri jamuan”


Suara seorang wanita berbicara dari balik pintu. Mereka bertiga hanya saling memandang hingga Isabella menjawab dari dalam kamar.


“baik kami akan bersiap”

__ADS_1


Setelah mendengar jawaban dari tamunya suara langkah perempuan dari balik pintu terdengar menjauh. Merasa tidak sopan jika membuat orang yang telah menyelamatkan nyawa mereka untuk menunggu, mereka segera mengganti pakaian yang mereka kenakan.


Rapetalia segera mengambil beberapa potong pakaian dari kantung ajaib milik nya. Selama pelarian mereka berhasil mengambil berbagai barang berharga yang menjadi harta nasional kerajaan dragburn selama ratusan tahun, hal ini tentu tidak di ketahui oleh pemain guild Pure heart, mereka bahkan tidak tahu jika ada ruangan harta yang sudah dikosongkan. Tapi ini justru diketahui oleh bangsawan yang mereka temui di bremund.


Bangsawan itu tau harta seperti apa yang dimiliki kerajaan dragburn dan diapun sangat senang ketika rapetalia datang ke padanya membawa harta yang paling dia inginkan. Namun rapetalia terus membantah jika dia membawa harta itu. Dia tidak bisa merebutnya dari rapetalia karena kantung ajaib tempat rapetalia menyimpan harta itu terikat pada keluarga dragburn.


Karena itulah dia berniat menikahi Isabella karena setelah kematian rapetalia kantung ajaib itu akan berpindah tangan pada gadis itu. Tapi karena kondisi ibunya yang semakin memburuk membuat Isabella curiga, hingga akhirnya dia tau rencana jahat bangsawan itu dia pun segera merencanakan pelarian dengan seorang komandan prajurit yang selalu melindungi mereka.


.


.


.


.


Mengingat kenangan itu membuat Isabella khawatir, dikarenakan prajurit yang selalu melindungi mereka sudah tiada. Merekapun sudah tidak memiliki pelindung sekarang.


“apa kau tau orang seperti apa yang telah menolong kita?”


Rapetalia bertanya pada putrinya sambil membantu Isabel mengganti pakaian yang dia kenakan. Isabella terdiam sesaat berusaha mengingat apapun yang dia lihat semalam.


“kurasa yang menolong kita ada lah seorang iblis”


Ibu dan adiknya terdiam seketika mendengar jawaban dari Isabella.


.


.


.


.


Chp 70 end.


# ada seorang bijak yang pernah berkata “baca doang komen kagak, ampas kalian”

__ADS_1


yuk komen biar nggak jadi ampas 😁


__ADS_2