PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 3.25 first kill


__ADS_3

Setelah cahaya mulai pudar, aku dapat melihat pemandangan yang berbeda dari sekedar ribuan pemain seperti sebelumnya.


Aku dapat melihat danau dengan air yang jernih di depanku. Tiba-tiba seekor capung terbang menghampiriku, dan saat aku mengangkat jari telunjuk capung itu segera hinggap di ujung jariku.


“Hey, apa kau sendirian” tanyaku pada capung itu.


Tapi tentu tidak akan ada jawaban. Capung itu hanya memiringkan kepalanya sambil terus menggerakkan mulut seakan mengunyah sesuatu. Tapi tak lama kemudian aku menyadari jika banyak sekali serangan yang mendekati tempatku berada. Entah dari danau atau dari hutan, semua berkumpul mengelilingi ku.


“Sepertinya efek dari julukan [which insects love] berguna di sini”


Aku memejamkan mata saat menikmati suara kepakan ribuan serangga terbesar di sekitarku. Namun itu tak berlangsung lama saat seekor monster datang mendekat.


“Oh helow” Sapaku pada monster itu dengan penuh senyum. Monster lipan yang sangat besar kurasa panjangnya hampir 15 meter, kulit hitam kemerahan terlihat sangat kuat dan setiap kakinya terlih tajam, yang terakhir adalah 8 mata merah seperti mata naga dan taring besar di sekitar mulutnya.


Dia terlihat sangat waspada terhadapku. tapi setelah aku menggunakan aura, lipan itu langsung menunduk.


[Kau telah menjinakkan boss lapangan, hundred knif]


[Mendapat 10 poin]


“Bagus-bagus, kau anak baik” ucapku sambil menepuk-nepuk kepalanya.


“Baiklah, Kemarilah bergabung dengan yang lain”


Setelah memberi izin, dalam sekejap ribuan serangga itu segera mengerumuni tubuhku, dengan cepat mereka membuat lubang di tubuhku lalu masuk kedalam. Sementara itu lipan yang baru aku jinakkan tersedot kedalam lubang hitam yang muncul di perutku. Butuh waktu 5 menit hingga semua serangga masuk.


Tempat yang semula berisik oleh suara kepakan sayap serangan kini menjadi sunyi.


‘Ini cukup aneh karena karena terlalu kebetulan jika tempat teleportasi ku di tempat yang penuh dengan serangga, apa ini ulah mu nona nebula?’


Aku mencoba bertanya pada nebula tentang tempat teleportasi ku.


[Benar, saya merubah tempat tujuan teleportasi anda]


“Bukankah para pengawas akan curiga?”


[Tidak, sudah disebutkan jika tujuan teleportasi itu acak. para pengawas hanya akan menganggap ini sebagai keberuntungan]


Itu sangat curang kau tau. Apa dia juga bisa mengubah hasil dari lotre? Atau bagaimana jika aku menggunakan tiket rollet, apakah dia bisa membuatku menang hadiah terbaik?.


“Lalu kenapa kau melakukan ini?”


[Sederhana. Untuk membuatmu menjadi lebih kuat]


Aku tidak bisa mengatakan apapun pada jawabannya yang datar.


“Hahaha, Baiklah saatnya untuk berburu”


Saat aku bertanya pada nebula untuk mencarikan posisi para pemain dengan sistem yang dia miliki, dia menolak dengan alasan itu akan sangat mencurigakan.


Aku tidak terlalu keberatan dengan penolakan itu, lagi pula aku memiliki beberapa kemapuan melacak.


Yang pertama adalah mini map, tapi karena ini adalah peta baru jadi belum banyak yang aku jelajahi. Aku menggunakan cara lain untuk melacak para peserta yaitu dengan menggunakannya serangga tentunya.

__ADS_1


Ribuan serangga keluar dari sebuah lubang yang berada di telapak tangan. Serangga-serangga langsung terbang ke segala arah bertugas sebagai drone pengintai.


“Bagus mini map sudah mulai membuka banyak wilayah”


Aku agak senang saat jangkauan mini map bertambah luas saat para serangga melakukan eksplorasi. Lulu sebuah titik merah terlihat di mini map.


“Oh, satu target terlihat” Tanpa menunggu lama, aku segera melesat ke arah target pertama.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


Dengan tubuh Lamia aku dapat bergerak lebih cepat. aku tidak mengerti kenapa bagian ular ku bergerak lebih cepat dari kaki. Menyingkirkan semua pemikiran tidak berguna itu, aku segera menuju target.


Seorang warrior sedang melihat sekeliling, seperti dia sedang memindai keadaan sekitar. Dengan cepat aku meluncur dan mencengkram kepalanya dari belakang lalu menyeretnya menuju sebuah pohon.


Braaaaak


“Guaaaak”


Suara yang sangat keras terdengar saat aku membenturkan kepala warrior itu pada ke pohon. Darah segar langsung muncrat dari tempat kepala terbentur.


“Hemm, masih hidup yah” ucapku saat melihat kesehatan warrior itu masih tersisa 30%.


Daya cengkram yang kuat dari ekorku membuat warrior itu tidak dapat bergerak. Dia seperti ingin berteriak dengan cepat mulutnya disumbat dengan ujung ekor.


“Hahaha, itu cukup menggelitik” aku merasakan rasa geli dari ujung ekorku yang berada di dalam mulut si warrior. Kurasa dia berusaha menggigit ekorku.


Perlahan aku menguatkan cengkraman di ekorku, suara armor logam yang mulai penyok mulai terdengar. Sementara itu kesehatan warrior pun mulai terkuras.


Mata warrior itu terus menatapku seakan ingin mengatakan sesuatu.


“Oke oke, tenang saja kau akan segera aku bunuh” dengan penuh senyuman aku menepuk-nepuk kepalanya. Lalu-


Cracckkk


Suara saat leher warrior itu patah oleh ekorku terdengar cukup keras. Tubuh warrior itu langsung terkulai lemas saat kesehatannya telah habis.


[Membunuh seorang musuh mendapat 10 poin]


[Kau pemain pertama yang melakukan pembunuhan Mendapat 100 poin]


[Wanted level naik bintang 1]


Tanpa memperdulikan sistem yang terus terdengar aku hanya menatap mayat warrior yang baru saja aku bunuh.


“Itu peralatan yang cukup bagus, tapi sayangnya aku tidak bisa mengambil item milik lawan di sini”

__ADS_1


Sangat disayangkan selama event para pemain tidak akan kehilangan item dan XP saat mereka mati. Dan sebaliknya, sebanyak apapun aku membunuh pemain levelku tidak akan naik dan tidak akan ada item yang aku dapat.


“Kurasa apa yang dikatakan cariana memang benar, tidak ada keuntungan yang didapat dari event ini”


[Itu tidak benar. Ada tiket Legendary lucky wheel yang disediakan untuk pemenang liga profesional. Dengan tiket itu kau dapat memperoleh item yang sangat berguna]


“Perjudian, Apa kau bisa mengubah hasil dari lucky wheel?”


[Aku bisa merubah lucky wheel dari tingkat normal Hingg unik, sementara legendaris itu akan mustahil karena sistem yang buat oleh master sendiri]


Suara nebula terdengar agak menyesal saat mengatakan itu. Sementara aku hanya menatap mayat warrior yang mulai menjadi serpihan cahaya.


“Yah, itu lebih baik karena akan membosankan jika hasil dari undian dapat dengan mudah tertebak. Tidak ada ketegangan dari itu”


Setelah Mayat warrior sepenuhnya menghilang aku kembali melihat mini map. Aku melihat beberapa titik merah bergerak kearah ku, sepertinya mereka membentuk sebuah kelompok.


“Oh, bukankah itu barbarian yang aku temui di ruang persiapan”


Dari mini map aku melihat barbarian dan kelompoknya sedang bergegas ke arahku. Aapa mereka mengincar ku karena sakit hati? Tapi bagaimana mereka mengetahui posisiku?


“Tungu”


Aku kembali menatap tempat mayat warrior yang sudah tidak ada lagi di sana.


“Mungkinkah warrior yang baru saja aku bunuh adalah klien mereka?”


[Itu benar]


“Huwoouu, kau jenius”


[Terimakasih]


“Itu bukan sebuah pujian, kau membuatku memiliki semakin banyak musuh. Mereka yang mampu menyewa tentara bayaran guild another hand pasti bukan orang biasa”


[Apa kau takut?]


“Ya aku takut. Aku takut mereka malah lari saat aku mencoba menikmati membunuh mereka satu-persatu”


Aku mengarahkan tangan kananku kearah kelompok yang datang padaku. Setelah cukup dekat kelompok barbarian dan aku bisa saling berhadapan.


Walaupun jarak antara kami cukup jauh tapi aku dapat melihat wajahnya yang sangat marah saat tau aku yang telah membunuh klien yang menyewanya.


Tapi tatapan itu langsung berubah saat [thunder Spear] melesat dari telapak tanganku.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.

__ADS_1


Chp 152 end.


__ADS_2