PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 4.6 perasaan pertama kali


__ADS_3

Seorang tentara bayaran berlarian di tengah hutan, seakan sedang dikejar oleh sesuatu dia berusaha keras untuk lari secepat yang dia bisa.


Srasaaak!


Terdengar suara ranting dan daun yang patah akibat diterjang sesuatu dengan cepat.


Tentara bayaran itu semakin panik saat menyadari jika sesuatu yang mengikutinya semakin dekat, lslu-


Tswiiipp


“Guaaaahh!!”


Sebuah jaringan laba-laba menariknya keatas pohon dan dengan cepat tanpa bisa berbuat apa-apa tentara bayaran itu digulung hingga menjadi sebuah kepompong.


“Itu yang terakhir”


Suara gadis yang tidak lain adalah moca terdengar saat dia telah selesai menjadikan tentara bayaran itu kepompongnya.


Bukan hanya satu tapi ada puluhan kepompong yang merupakan para tentara bayaran yang mencoba melarikan diri.


Setelah itu puluhan capung berukuran besar membawa kepompong-kepompong itu pergi.


Lalu moca kembali ke rombongan kereta Belvia, di sana juga terlihat sudah di bersihkan saat tidak ada satupun mayat yang terlihat.


Melihat semua telah diselesaikan, rombongan itu pun kembali melanjutkan perjalanan menuju ke pusat dari Guild Zero Coffin.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


[Selamat datang di virtual univers]


[Melakukan pemindaian]


[Pemain tidak terdaftar, ingin membuat Avatar?]


Di ruangan serba putih Rizal yang telah tersambung kedalam runga tahap pertama virtual univers tidak tahan meluapkan kegembiraan dengan guling-guling di lantai tidak memperdulikan suara notivikasi.


[………]


Hingga 30 menit berguling kesana kemari, akhirnya Rizal dapat menenangkan diri dan mulai membuat karakter avatar gratis.


“Aku akan menjadi orang besar, dan itu artinya aku akan memiliki banyak musuh. Untuk menghindari masalah di dunia nyata aku akan membuat Avatar yang sangat berbeda”


Setelah itu Rizal mengutak-atik latar transparan di depannya yang memperlihatkan sebuah Avatar.


“Aku tidak terlalu pandai dalam bidang seni, tapi aku rasa ini cukup”


Ucap pemuda itu saat melihat hasil karyanya. Rizal merubah rambutnya yang hitam agak kebiruan, sementara warna matanya memiliki warna biru langit.


Dia hanya membutuhkan waktu 9 menit untuk merubah penampilan wajah Avatarnya sementara bagian badan yang lain tidak dia sentuh.


Tapi dia segera tersadar saat melihat perutnya yang buncit.


“Itu buruk, lebih baik aku merubahnya sedikit”


Setelah melakukan beberapa penyesuaian akhirnya Rizal berhasil menyelesaikan pembuatan Avatar.


[Pembuatan Avatar telah berhasil, silahkan memberikan nama pada Avatar anda]


Mendengar notifikasi sistem Rizal kembali termenung seakan kesulitan mencari nama yang cocok.


“Pahlawan lupa ingatan? Nggak. Kaisar blue demon? Nggak”

__ADS_1


Dia terus memikirkan nama-nama aneh.


“Kurada ziral cukup bagus”


Akhirnya Rizal memberi nama Avatar miliknya dengan nama dari dirinya sendiri yang telah di tubuh.


[Berhasil menggunakan nama]


[Berhasil membuat Avatar]


[Selamat datang di virtual univers]


Rentetan notifikasi terus terdengar saat cahaya terang terus memenuhi pandanganya.


Detik berikutnya Rizal alias ziral menyadari jika dia telah sampai di tempat yang sangat dia impikan.


Kota Yggdrasil.


Kota dengan suasana cyberpunk dengan ribuan kendaraan yang berterbangan di atas langit.


Lalu di depannya juta pemain dengan berbagai macam avatar Terlihat dimana-mana.


Ziral hanya menatap kagum dengan kepadatan dari para pemain di kota ini lebih besar dari yang dia lihat di TV.


“Wooouuaahh!”


Tanpa sadar ziral bergumam karena terpesona dengan keindahan kota ini.


Sementara para pemain yang melihat ziral hanya tersenyum dengan nostalgia.


“Ah! aku ingat perasaan saat pertama kali datang ke kota ini”


“Hahaha, benar mungkin 5 tahun lalu”


“Kalau aku baru 3 tahun”


Suasana kota yang terlihat sangat futuristik membuat setiap pemain yang melihatnya seakan telah melakukan perjalanan waktu kenasa dengan.


Menyadari jika telah menjadi pusat perhatian ziral segera bergegas pergi.


Tapi langkahnya terhenti saat melihat sebuah baliho diperbesar yang sedang menayangkan pertandingan kedua event pertama DGO.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


VIRTUAL UNIVERS


Sebuah benteng dengan lebar 200 meter persegi, dikelilingi oleh tembok setinggi 30 meter.


Ribuan pemain memadati benteng yang merupakan bagian dari acara event pertama DGO.


Hari kedua perang benteng.


5 ribu pemain menjadi penjaga benteng selama 2 jam, sementara 5 ribu pemain lain akan berusaha merebut benteng itu selama waktu yang telah ditentukan.


Raut wajah kekhawatiran terlihat jelas di setiap pemain yang berada di dalam benteng.


Dengan perhatian penuh mereka mencoba mempertahankan tempat itu dari seorang musuh yang mulai mendekat.


“Ah… hari ini sangat sial bukan?”


Tanya seorang pemain yang berjaga di atas tembok benteng pada pemain di sampingnya.

__ADS_1


“Benar, kita sangat sial jika harus melawan dia di awal game”


Balas pemain itu saat pandangannya melihat kedepan, bukan hanya keduanya. Tapi setiap pemain juga berpikiran jika mereka telah mendapatkan nasib sial.


Pandangan 5 ribu pasukan tertuju pada sosok gadis raksasa berlengan 4 setinggi 10 meter yang seluruh tubuhnya terbakar.


Dengan melayang di udara gadis itu mulai mendekat.


“Jangan melamun saja, siapkan Serang jarak jauh”


Teriak seorang pemain yang merupakan pemimpin dari benteng itu.


Mendengar perintah, para pemain yang merupakan archer dan mage menggunakan kemampuan terbaik mereka untuk menyerang gadis api itu.


Ribuaan anak panah menghujani, ratusan sihir dengan elemen air terbang dengan cepat berusaha melukai hadis itu. tapi tidak ada satupun serangan yang berhasil melukainya dengan fatal.


“Haaahh, kenapa sangat kasar”


Ucap gadis api itu saat melihat seluruh tubuhnya ditutupi anak panah bagai duri landak, sementara beberapa bagian tubuhnya membatu saat terkena sihir air.


Lalu dengan cepat semua panah yang menusuk di tubuhnya terbakar dan bagian tubuh yang membatu pun kembali terbakar.


“Baiklah aku rasa ini giliranku”


Mengetahui gadis api itu kan menyerang, para pemain berusaha waspada tapi mereka benar-benar tidak yakin jika mampu menahan satu serangan dari gadis itu.


“[fullcano]”


Gempa seketika terasa di tengah-tengah benteng setelah gadis api itu mengucapkan sebuah skill.


Getaran semakin tinggi hingga akhirnya beberapa pemain terjatuh dari tembok benteng karena tidak bisa menahan keseimbangan.


“Sebenarnya apa yang terjadi”


“Hueeekk!, guncangan ini membuat ku pusing”


Kepanikan melanda setiap pemain di dalam benteng hingga 5 menit kemudian.


Blaaaaar


Dari tengah benteng tiba-tiba ledakan terjadi membuat semu pemain terhempas karena dampak ledakan.


Tanah mulai retak dan menunjukkan kolam lahar dari retakan.


Lalu dalam sekejap kastil di tengah benteng amblas ke dalam tanah saat sebuah kawah penuh lahar panas dengan cepat melebar dan menelan apapun yang berada di atasnya.


Teriakkan dari para pemain yang mulai berjatuhan kedalam lahar terdengar bersama dengan suara notivikasi yang menandakan berakhirnya pertempuran.


[Benteng telah berhasil di hancurkan]


[Pihak penyerang telah menjadi pemenang dalam pertandingan]


[Mendapat unique chest karena menyelesaikan pertandingan kurang dari 10 menit]


Notifikasi terdengar beruntun menandakan pertandingan telah berakhir.


Sementara itu gadis api hanya mengambang di udara sambil melihat benteng yang telah menjadi kawah penuh lahar, hingga akhirnya tubuhnya menghilang ditelan cahaya.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


Chp 202 end.

__ADS_1


__ADS_2