PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 3.14 akhir dari perang


__ADS_3

Sementara belchers berduel dengan fegriel, pasukan dari guild sexy species melakukan serangan dadakan pada tenda raja cobfis.


5.000 pasukan sexi species yang semuanya merupakan perempuan muncul dari gua yang dibuat oleh para semut.


Melihat kedatangan pasukan itu, great mage Piro masih tidak bisa berbuat apa-apa karena efek sihir aneh yang menahannya. Para muridnya berusaha melindungi tapi mereka juga ikut terjebak.


Mereka terus bersujud saat ribuan tentara perempuan itu menghampirinya dengan tunggangan mereka, para pemain perempuan yang melihat ada sekelompok orang yang bersujud hanya tersenyum geli, lalu segera berpaling seperti kehilangan minat.


Piro merasa sangat marah Diperlukan seperti itu, dia merasa sangat terhina dan menaruh dendam di dalam hatinya pada setiap demihuman Karena kejadian ini.


Setelah para pemain sexy species melewati, kekangan dari gravitasi tiba-tiba menghilang. Menyadari jika dia telah terlepas dari jebakan, Piro berniat untuk kembali dan menyerang para perempuan demihuman yang menghinanya tapi tiba-tiba tubuhnya menggigil hebat saat di depannya seekor Lamia muncul entah dari mana.


Piro dan murid-muridnya hanya mematung Melihat Lamia itu.


“Kau ingin bertarung?” tanya Lamia pada piro yang masih mematung.


Tidak ada jawaban dari Piro, dia hanya terkulai lemas, kembali bersujud di depan Lamia. Namun kali ini bukanlah karena efek dari sihir melainkan karena ketidak berdayaan saat berhadapan dengan sesuatu yang tidak akan bisa dia lawan.


.


.


.


.


Pasukan guild sexy species segera melakukan serangkaian pada camp raja cobfis. Walaupun jumlah pasukan penjaga lebih banyak 10x dari jumlah pasukan mereka, tapi dengan keahlian dan equipment yang mereka miliki, perlahan Mereka mulai mengendalikan situasi.


Sementara itu di dalam tenda raja cobfis, suasana terasa sangat mencekam. Darah dan mayat tergeletak dilantai, suara pertempuran masih terdengar.


“Gyaaaaaaa”


Teriak seorang prajurit saat tubuhnya terpotong menjadi dua bagian. Tanpa ekspresi pelaku yang melakukan pembunuh itu segera menyerang korban berikutnya.


“Ratu kumohon sadarlah” teriak salah satu prajurit.


“Percuma dia telah di kendalikan, cepat bunuh dia atau kita yang akan mati” perintah seorang kapten pasukan.


20 prajurit royal knight yang menjaga bagian dalam tenda, berusaha keras membunuh seorang wanita yang tidak lain adalah ratu mereka yang dikabarkan telah mati saat penyerangan kota Lifaniea.

__ADS_1


“Menyingkir kalian para sampah” aura yang mengintimidasi terasa dari pedang yang digunakan oleh ratu membuat para royal knight ketakutan.


“Mundur, munduuuur” kapten royal knight segera memerintahkan untuk menjauh saat dia menyadari jika ratu akan menggunakan keahliannya.


“Bersyukurlah kalian mati ditanganku”


Dengan cepat pedang ratu itu menusuk para royal knight di bagian vital yang menyebabkan kematian instan.


Zevena igried, sebelum menjadi ratu kerajaan Carens dia adalah seorang kesatria yang telah mengikuti berbagai perang. Kehebatannya dalam teknik pedang membuatnya menjadi calon sword saint. tapi dia terpaksa harus meninggalkan pedangnya saat raja cobfis menjadikannya ratu kerajaan Carens.


Dia terus memendam amarah pada raja cobfis karena memaksanya menjadi istri. Terkadang dia melampiaskan kekesalannya dengan menyiksa anak-anak yang tidak bersalah. Dia merasa lebih baik saat mendengar teriakkan mereka, seakan zevena telah kembali ke Medan perang yang sudah lama dia rindukan.


Tapi semua itu telah berakhir saat gadis itu datang. Dengan segala rasa sakit yang dia rasakan gadis itu menyucikan dirinya, zavena kembali diberi kesempatan untuk menjadi hidup sesuai dengan yang dia inginkan.


Untuk mendapat kebebasan, syarat pertama yang diminta oleh gadis itu adalah kepala kedua putranya.


Zavena menganggap itu adalah syarat yang sangat mudah. karena kedua putra yang tidak dia inginkan mengingatkannya pada cobfis, membuatnya memendam kebencian pada mereka. Dengan tangannya sendiri di depan gadis itu, zavena memenggal kepala anak-anaknya dengan sebuah kapak.


Kepala kedua pangeran kerajaan Carens kemudian di pajang di alun-alun kota Lifaniea sebelum akhirnya dimakan oleh serangga.


Syarat kedua yang diberikan oleh gadis itu adalah perbudakan.


Sebuah tato tanda jika dia adalah seorang budak terukir di dadanya. Setelah itu dia terus dibawa ke berbagai tempat di kerajaan Carens untuk bersenang-senang.


Zavena memasuki tenda raja dan mendapati jika raja cobfis sedang ditemani oleh 6 selirnya. Melihat kedatangan istrinya confirm Sangat senang, dengan cepat dia berusaha untuk mendekati zavena tapi-


Wuuuusssss


“Guaaaak”


Sebuah kapak terbang mengenai kepala raja cobfis. Setiap selir yang melihat itu hanya terdiam saat tubuh cobfis jatuh dan kejang-kejang seakan merasa kesakitan.


Walaupun kepalanya sudah tertusuk kapak tapi dia belum juga mati, luar biasa.


Zavena kemudian mendekati cobfis yang masih kejang-kejang, cobfis menatap zavena dengan tajam seakan ingin memukulinya seperti yang dulu sering dia lakukan.


“Mati kau b*bi” dengan cepat zavena mengambil kapak yang berada di kepala cobfis dan segera menebas leher raja dari kerajaan Carens. Wajah cantik zavena terciprat darah saat dia memotong tenggorokan suaminya.


“Aaaah, ini akan menjadi suvenir yang bagus untuk master” ucapnya saat mengambil kepala cobfis.

__ADS_1


.


.


.


.


[Raja dari kerajaan Carens cobfis 23 telah terbunuh]


Notifikasi sistem terdengar di seluruh kerajaan Carens. Setiap prajurit yang mendengar itu menjadi putus asa karena sudah dapat dipastikan jika kerajaan Carens telah kalah dalam perang ini setelah kematian raja mereka.


“Aaaaaa, baru juga mulai kenapa kalian malah menyerah” dengan kesal fran mencekik salah satu prajurit sekutu yang telah membuang senjatanya.


“Sudahlah, yang penting kita menang itu intinya” Komo mencoba menenangkan teman kelincnya.


“Yah, lagipula tidak semua pemain sexy species suka bertarung melawan manusia” Gren melihat pasukan guild yang terlihat bermasalah saat membunuh npc.


“Karena itulah aku lebih suka menggunakan pasukan npc” balas Komo.


Dari 500 ribu pasukan sekutu, hanya tersisa 170 ribu. Banyak pasukan yang merasa bersyukur saat mendengar raja mereka mati, karena jika cobfis masih hidup mereka pasti akan dipaksa terus berperang hingga musnah.


Seluruh pasukan yang menyerah ditahan sebagai tahanan perang, sementara itu tidak ada satupun mayat yang tersisa dari 330 ribu pasukan seperti ditelan bumi, yah itu memang tidak salah jika saat ini mayat para tentara memang berada di dalam bumi.


Ibu kota saat ini dilanda kepanikan Setelah mendengar jika mereka kalah perang dan kabar kematian raja mereka.


Para bangsawan kerajaan segera melarikan diri menuju wilayah kerajaan lain karena mendengar keganasan pasukan green scale yang membenci manusia. Sementara para warga biasa memilih bertahan karena tidak punya lagi tujuan.


Setelah menunggu 1 hari untuk mempersiapkan berbagai hal akhir pawai kemenangan green scale memasuki ibu kota


.


.


.


.


maaf ini seperti terlalu dipercepat.

__ADS_1


[Jangan lupa like dan komen]


Chp 140 end.


__ADS_2