PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
pruso 98 canggung


__ADS_3

Setelah chapter yang penuh dengan daging, kurasa sudah saatnya untuk fanservice.


Ghom emm…. Ada sedikit unsur yu*i di chp ini.


………………


Kereta dengan lambang keluarga Marquis pemilik kota melaju dengan kencang menuju distrik lampu merah. Para warga sudah sering melihat kereta itu datang tapi kali ini ada sesuatu yang aneh karena tidak ada satupun pengawal yang menjaga kereta.


Kereta kemudian berhenti di depan rumah terbesar di distrik, para wanita yang melihat kedatangan kereta seketika ketakutan dan berusaha pergi dari tempat itu. Mereka takut jika akan di bawa seperti 6 teman mereka.


Beberapa penjaga dari dalam rumah mesra datang dengan membawa senjata, bahkan savia pun ikut dengan membawa sebuah senapan.


Tapi saat pintu kereta dibuka, orang pertama yang keluar dari kereta bukan Marquis tamak atau anaknya yang tak punya moral. Tapi seorang gadis yang sudah beberapa kali mereka lihat.


“mengharapkan orang lain yang datang ?”


Sekejap ketegangan di tempat itu menghilang dan berubah menjadi pertanyaan saat boa turun dari kereta. Melihat gadis yang dia minta untuk menyelamatkan keenam temanya, savia segera menghampiri boa.


“apa yang terjadi”


“tidak ada, hanya melakukan pengantaran. Kalian kita sudah sampai jadi keluarlah”


Setelah boa mengatakan itu, enam wanita keluar dari dalam kreta. 3 elf, 2 beast man dan 1 succubus turun dari kreta. Melihat keenam temannya, savia segera berlari dan langsung memeluk mereka.


Kejadian berikutnya bisa sangat mudah ditebak. tapi karena boa paling benci menonton drama mengharu biru dengan pemeran wanita cengeng yang selalu mengeluarkan air mata di sepanjang acara, segera meninggalkan tempat itu.


.


.


.


.


Beberapa jam kemudian di dalam ruangan VIP boa yang sedang minum ditemani sadine, dia memeriksa kembali kemajuan quest yang dia dapat dari savia.


[quest mendapat kepercayaan savia telah selesai]


Keterangan : savia seorang megic engineer yang menjadi pemilik rumah mesra terbesar di distrik lampu merah kota les maquie. Selesai persyaratan yang dia ajukan maka dia akan bersedia untuk pindah ke kota emerald scale.


Syarat penyelesaian :

__ADS_1


(1) menyediakan tempat untuk savia mendirikan usahanya di kota emerald scale (selesai)


(2) membebaskan para bawahan savia dari mansion marquis belfo. 6/6


Reward : savia akan bersedia berpindah ke kota emerald scale dan kemungkinan fitur pengembangan technologi sihir bisa terbuka jika savia mau menjadi instruktur.


[Savia sekarang tidak akan menolak pindah ke kota emerald scale]


“dan itu selesai tanpa masalah, hanya tinggal menunggu mereka bersiap pindah”


“hemm, apa ?”


“bukan apa-apa. Ngomong-ngomong kau juga ikut pindah ke kota ku bukan ?”


“ya, nyonya savia sudah memberitahu kami semua dan dia berkata jika kami pun boleh mengajak keluarga kami, apa memang itu tidak apa-apa?”


“itu justru lebih baik”


“benarkah ?”


“ya…”


“maaf membuatmu menunggu lama, aku benar-benar sangat…. Ooh oh maaf mengganggu”


Savia yang langsung masuk tanpa mengetuk pintu membuat situs menjadi canggung. Sadine langsung menutupi wajahnya yang semakin memerah karena malu.


“lupakan. Jadi bagai mana dengan persiapannya ?”


“sebagian besar sudah diselesaikan, tapi apa tidak masalah membawa 1500 orang sekaligus ?”


“jangan khawatir aku sudah menghubungi tetua yang lain, mereka mengirim banyak kereta kuda untuk pengungsi”


Desas-desus sudah menyebar diantara para demi human. Mereka yang sudah tidak tahan dengan perlakuan para manusia di kota ini berniat ikut pindah bersama para penghuni distrik lampu merah.


“tapi aku bahkan tidak menyangka jika setengah dari penduduk demi human di kota ini berniat untuk pindah”


“itu menggambarkan seberapa buruk kondisi kami saat ini, andai kabar tersebar di seluruh kota pasti akan lebih banyak yang ingin ikut”


hanya kurang dari 20% total penduduk demi human di kota les maquie, dan jumlah itu terus berkurang setiap tahunnya dikarenakan pembunuhan atau penculikan.


.

__ADS_1


.


.


.


Marasa lelah berdiri savia menghampiri tempat duduk boa yang berupa sofa panjang, dia pun duduk di sebelah kiri gadis itu karena disebelah kanan sudah ditempati oleh wanita rubah.


“jika tidak keberatan”


“tentu”


Bagaikan memegang dua bunga di setiap tangan, boa duduk bersama dua wanita cantik disampingnya.


“sniiifff haaaa… bau yang sangat memabukkan”


Saat savia duduk disampingnya, boa dapat mencium bau dari badan succubus itu.


“itu adalah aroma alami dari para succubus saat mereka berkeringat”


“apakah baunya akan semakin kuat saat keringat semakin banyak ?”


“benar, bahkan keringat para succubus adalah bahan langka untuk membuat parfum kelas tinggi”


“menarik”


Boa terus menikmati aroma dari savia hingga dia tidak sadar dirinya sudah memeluk succubus itu. Sadine yang kesal karena merasa diabaikan memeluk boa dari belakang.


Dan tawa para perempuan yang sedang bercanda itu pun terdengar dari ruangan VIP. Tapi itu tidak berlangsung lama saat si minotaurs lurd masuk.


Mirip kejadian saat savia memasuki ruangan itu yang menyebabkan suasana menjadi canggung. namun kali ini boa yang sudah tidak tahan menahan amarah menghadiahi lurd Sambaran petir.


.


.


.


.


Chp 98 end.

__ADS_1


__ADS_2