PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
wedding


__ADS_3

Kultus gaya sebuah agama yang paling banyak diyakini oleh para demihuman. Tidak ada yang tahu dari mana asal kultus ini bahkan di benua Slahorn dan midenia kultus ini tidak begitu populer.


Ada sebuah manfaat tersendiri jika sebuah kultus didirikan di kota, seperti kultus gilgems yang memiliki efek keberuntungan dan kekayaan, para pemain akan menikmati keberuntungan yang meningkat jika mereka masuk kultus ini.


Sedangkan untuk kultus gaya memiliki efek kesuburan dan kelahiran. Walaupun banyak kultus lain yang memiliki efek lebih baik dari kultus ini seperti kultus Ceres yang memiliki keistimewaan panen dan pengolahan yang bermanfaat bagi pemain.


Tapi Komo tetap memilih kultus ini karena efek kelahiran dan kesuburan dirasa lebih di butuhkan bagi kota yang sedang berkembang.


.


.


.


.


White berjalan menyusuri gang perumahan di sudut kota. Dengan mudah dia bisa berpapasan dengan demihuman di tempat ini.


“nona muda apakah kau tersesat?”


Seorang nenek dengan kulit keriput seperti kayu dan rambut gimbal mirip akar, dia memakai jubah lusuh namun masih bisa dilihat jika itu jubah penyihir.


‘dryad?’


“tidak, saya sedang menuju Greja kultus gaya”


Mendengar jawaban white nenek itu tersenyum.


“itu sangat kebetulan, cucuku adalah salah satu Maiden di kultus itu. Bisakah aku meminta tolong pada mu? Cucuku meninggalkan kitabnya di pasti sangat kebingungan sekarang”


[Quest mengantar kitab]


Keterangan : seorang nenek memintamu mengantarkan kitab pada cucunya yang tertinggal sedangkan sebentar lagi akan ada acara penting.


Syarat penyelesaian : mengantar kitab pada desy sebelum acara dimulai. Acara di mulai dalam 25 menit.


Reward : perubahan status orang asing menjadi teman pada keluarga dyina.


Terima?


yes/no


#


“hemm?”


White sedikit kaget saat mendengar pertanyaan dari nenek itu.


‘entah sudah berapa lama aku menerima quest random seperti ini, ku rasa yang terakhir saat menolong sepasang elf’


White berpikir jika dia akan menolak permintaan karena reward yang tidak berguna. Tapi karena di tempat yang dia tuju tidak ada seorangpun yang dia kenal white pun menerima permintaan itu.


“serahkan padaku”


[Quest diterima]


.


.


.

__ADS_1


.


Dengan mempercepat langkahnya white menuju Greja kultus gaya. Diperjalanan dia merasa penasaran dengan kitab yang dititipkan oleh si nenek.


Kitab dengan sampul hijau yang cukup tebal dan memiliki simbol mirip segitiga yang terdapat banyak makhluk di dalam segitiga itu.


[Kitab gaya, pengorbanan sang ibu]


“hemm bukanlah ini simbol gunung dalam pewayangan Jawa?”


White hanya bergumam saat melihat judul dan simbol itu, Karena penasaran dia pun mulai membuka nya.



“sebuah doktrin huh”


Merasa cukup membosankan membaca buku itu white segera menutupnya lalu dia mempercepat langkahnya.


Semakin dekat dia dengan tujuan, white menyadari jika kondisi sekeliling telah berubah, dari awalnya pemukiman kumuh berubah seperti perkebunan dan peternakan.


“kurasa ini karena efek kultus gaya”


Sepanjang perjalanan banyak bunga yang memanjakan mata membuat orang lupa jika mereka masih berada di dalam kota.


Hanya butuh 5 menit untuknya sampai di tempat tujuan. Terlihat bangunan kayu yang terawat dan di kelilingi bunga berbagai warna, dan ada banyak tamu di depan bangunan itu.


“kurasa tidak akan ada drama kultus miskin yang butuh pertolongan”


White segera mencari gadis bernama Disy, tapi terlihat cukup banyak perempuan di tempat itu. Tapi taklama kemudian seorang wanita berpakaian serba putih seperti seorang Priest menghampirinya.


“ada yang bisa saya bantu nona eh…”


“oh bukankah Anda yang saya temani tadi malam”


Wanita itu bertanya pada white yang kemudian teringat pada wanita rubah yang dia temui di rumah mesra ketika bersama lurd.


“oh kau rupanya”


Mengetahui jika white mengingatkannya wanita itu tersenyum genit.


“aku melihat mu seperti sedang mencari seseorang”


“ya aku mendapat permintaan dari seorang nenek dari keluarga dyina untuk mengantar buku ini pada cucunya”


White menunjukan kitab yang dititipkan si nenek pada wanita rubah itu.


“begitukah. Dari keluarga dyine huh, Itu pasti disy, tunggu sebentar oke”


Wanita itu segera masuk kedalam Greja. White yang tidak memiliki hal lain untuk dilakukan hanya melihat sekeliling.


Dia menyadari jika ada beberapa pemai di tempat ini, tapi white tidak tau tujuan mereka hingga seorang pemain pria dengan Avatar manusia anjing menghampirinya.


“halo”


Pria itu menyapa white dengan sopan.


“ya?”


“apa kau juga mengikuti acara yang digelar di sini?”


“tidak memangnya ada apa disini?”

__ADS_1


“seorang teman kami melangsungkan pernikahan di sini”


“oh selamat kalau begitu”


Pria dengan wajah seperti Pitbull itu terus berbicara dengan white. Dia mengatakan jika seluruh guild miliknya yang berjumlah 12 orang menghadiri pesta ini.


“jadi mereka menikah di dunia virtual karena di dunia nyata mereka tidak mendapatkan izin?”


“yah begitulah, bukankah ini sangat menyentuh”


Pitbull itu kemudian mengeluarkan sapu tangan yang dia gunakan untuk menghapus air matanya.


“oh okey”


White hanya tersenyum canggung melihat tingkah Pitbull di depannya.


Saat kedua pemai itu mengobrol wanita rubah kembali dengan seorang gadis yang memiliki bunga teratai di kepalanya.


“dan ini dia”


Wanita rubah itu memperkenalkan disy, tapi gadis itu langsung bersembunyi di belakang wanita rubah seakan takut bertemu dengan orang asing.


“aku hanya ingin memberikan buku yang nenekmu titipkan”


White segera menyerahkan buku yang dia bawa, melihat buku miliknya yang tertinggal disy tersenyum cerah.


“terimakasih”


“uwaaah manisnya”


Pitbull langsung berteriak girang saat melihat senyum disy, yang membuat gadis dryad itu ketakutan dan kembali bersembunyi di belakang wanita rubah.


[Quest mengantar kitab telah selesai]


[Hubungan dengan keluarga dyina sekarang berteman]


‘akhirnya selesai juga, sekarang tujuan utamaku tapi kurasa aku harus menunggu sampai acaranya selesai’


“apa hanya itu?”


Wanita rubah itu bertanya pada white.


“sebenernya masih ada maksud lain, tapi aku akan membicarakannya saat acara ini sudah selesai”


“begitukan? Kalau begitu nikmat pestanya”


Dengan senyum yang memikat wahita itu mengajak disy pergi memasuki Greja yang sebentar lagi upacara pernikahan akan segera dimulai. Pitbull hanya terdiam melihat kejadian itu.


“selama menunggu bagaimana jika kau bergabung dengan kami?”


Pitbull mengajak white bergabung dengan kelompoknya, karena tidak ada hal lain yang dia kerjakan, White menerima tawaran itu.


.


.


.


.


CHP 90 end.

__ADS_1


__ADS_2