PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 3.34 menenangkan diri


__ADS_3


Sebuah mobil sport mewah melaju keluar dari distrik tengah kota yggdrasil. Walaupun sebenarnya mobil itu memiliki kemampuan untuk terbang, tapi entah kenapa pengemudinya memilih untuk mengendarainya dijalankan. Perlahan bagian atap mobil terbuka dan memperlihatkan seorang wanita berambut merah tengah duduk di kursi pengemudi.


Dengan santai dia menikmati hembusan angin saat mobilnya melaju kencang. Sambil terus mengemudikan mobil wanita itu mengambil bungkus rokok di saku dadanya dam menaruh satu batang di mulutnya.


Cklak


“Fiiiuuuuhhhh”


Sambil memejamkan mata dia meniup asap rokok yang dia hisap. Seakan dia sangat menikmati momen itu.


Sementara itu di sampingnya. Seorang gadis Lamia yang diikat dengan pita kado di sekujur tubuh membuatnya tidak bisa bergerak lalu sebuah kain dimasukkan didalam mulut membuatnya sulit untuk berbicara.


“Offf offff pfftttt hoffff”


Gadis itu terlihat ingin mengatakan sesuatu tapi tidak bisa dikarenakan kain hitam berendra didalam mulutnya. Tanpa peduli dengan gadis yang terus melototi nya, wanita itu memacu mobil yang dia kendarai menuju ke bagian terjauh dari kota yggdrasil.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


Yggdrasil sebuah kota yang didirikan di atas sebuah asteroid berbentuk pipih. Dari awal perkenalan virtual univers. Kota ini terus bergerak mengarungi tata Surya entah kemana tujuannya.


Banyak orang yang menganggap semua yang mereka lihat diluar sana seperti milyaran bintang, galaksi dan asteroid yang seringkali melintas hanyalah sebuah program komputer yang dibuat oleh pihak takeeasy corp.


Tapi bagi para pecandu teori konspirasi menganggap serius jika alam semesta virtual yang mereka tempati adalah sebuah kenyataan, dan kota yggdrasil sedang menuju ke suatu tempat nan jauh.


Di pinggiran kota yggdrasil para pengunjung dapat melihat batas dari kota ini. Tempat yang sangat indah dimana mereka dapat melihat pemandangan luar angkasa dengan jelas, seakan telah menjejakkan kaki di bulan.


Dikarenakan keindahan tempat itu sebuah taman hiburan terbesar di kota ini didirikan. Ada pula sebuah tebing curam yang biasa di kunjungi dengan bebas. Di sana seringkali ada pengunjung terjun bebas dari kota menuju luar angkasa. Tapi mereka segera meninggal saat kesehatan mereka terus berkurang setelah menjauh 5 kilometer dari kota.


Tidak ada larangan terjun di sana, karena pihak takeeasy corp sendiri menyediakan tempat itu sebagai wahana permainan untuk mereka yang ingin merasakan terbang melayang di luar angkasa seperti seorang astronot.


Di ujung jurang yang biasanya ramai sebuah mobil sport dengan atap terbuka terparkir. Seorang wanita berambut merah yang tidak lain adalah walikota yggdrasil, Titania. Keluar dari mobilnya dan segera membeli beberapa bir kaleng dari mesin penjual otomatis yang diletakkan di tempat itu.


“Kau tahu? Seminggu terakhir adalah hari-hari yang sangat berat untukku. Terimakasih padamu akhirnya aku mendapatkan ijin keluar dari kantor penyiksaan mental itu, untuk jalan-jalan”

__ADS_1


Ucapnya dengan wajah yang terlihat sangat senang. Sementara itu lawan bicaranya hanya diam sambil menatapnya dengan wajah kesal.


“Oh ayolah jangan seperti itu, kau sudah membuatku senang, ini sebagai tanda terima kasihku”


Titania memberikan sekaleng bir pada boa, tapi boa hanya melihatnya dengan tatapan yang sepertinya semakin marah. Bukannya gadis itu tidak mau tapi bagai mana caramu menerima pemberian orang lain sat tubuhmu di ikat dengan pita kado seperti mumi?. Sementara mulutnya masih disumbat dengan kain berendra.


“Oh maaf, aku lupa”


Menyadari kesalahannya, Titania segera memasukkan jarinya kedalam mulut boa lalu mengambil kain yang berada didalam mulut gadis itu. Kain berendra berbentuk segitiga yang mirip seperti celana dalam perempuan, tidak itu memang celana dalam.


“Bleh, bleh cuiiih”


Boa langsung meludah seakan berusaha membuang rasa aneh yang berada di lidahnya.


“Bagai mana? Bukankah nikmat? banyak loh orang mesum yang mengincar celana dalam milik ku” ucap Titania sambil memakai kembali celana dalamnya yang di penuhi oleh air liur.


“MATI!!! MATI KAU L*CUR SIALAN MATIIIIII!!!!”


Boa langsung memaki maki-maki Titania. Tapi wanita berambut merah itu terlihat tidak peduli dan sambil diiringi oleh teriakan boa, dia menikmati bir kaleng yang dia beli.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


Tidak berbeda dengan pusat dari virtual univers, kota yggdrasil.


Tempat yang dikatakan merupakan tanah penuh kebebasan. namun kenyataannya itu hanya sebuah slogan iklan yang di buat oleh takeeasy corp.


Kota yang tidak ubahnya seperti sebuah negara super maju, yang dapat menampung setengah penduduk dunia nyata. Banyak orang dengan berbagai sifat mereka, baik maupun jahat atau bahkan netral semuanya ada di kota ini. Dan untuk mengontrol itu sebuah peraturan pun dibuat.


Guardian adalah npc yang dibuat khusus untuk menjadi penegak hukum di kota yggdrasil. Mereka dibuat sangat kuat hingga rasanya mustahil untuk mengalahkan satu diantara jutaan guardian.


Namun mereka tidaklah abadi, terlebih lagi para pendatang yang merupakan pemai game dapat menggunakan Avatar dari game yang mereka mainkan di kota ini. itu menyebabkan beberapa pemain yang memiliki Avatar kuat bisa mengalahkan guardian.


Beberapa kali perang besar antar guild paling berpengaruh di kota terjadi. Perang yang sanggup membuat guardian kewalahan. Dan saat guardian sudah tidak bisa mengontrol kerusuhan antar pemain, di situlah peran Titania.


Bagaikan dewa perang, tidak ada satupun dari para pemain yang sanggup melawan wanita ini. Bahkan sampai sekarang tidak ada yang tau seberapa kuat Titania sesungguhnya. Dengan peran itu Titania sering berurusan dengan anak-anak bermasalah, seperti boa. sudah ratusan kali mereka bertarung. Saat boa masih menggunakan avatar dari dww3 online dia sering membuat kerusuhan di kota, membuatnya menjadi anak paling bermasalah di mata Titania.

__ADS_1


“Bukankah aku sudah mengatakan jika jangan sampai kejadian seperti hujan meteor terjadi lagi?” ucap Titania sambil meminum birnya.


Sebenarnya dia cukup senang karena bisa pergi jauh dari kota untuk menghindari tugas yang menumpuk, dengan alasan mencegah terjadinya bencana akibat skill milik boa.


Sementara itu boa sendiri tidak menjawab dan terus sibuk mencuci mulutnya dengan bir yang di berikan oleh wanita itu.


“Mereka sendiri yang melanggar aturan yang mereka buat” bentak boa dengan marah.


“Ya aku tau permasalahannya, tapi bukankah kau yang lebih dulu melakukan kecurangan?”


Mendengar perkataan Titania, boa menatap wanita berambut merah itu dengan tajam.


“Benar bukan?, entah dari mana kau tau ada easter egg disitu. bahkan pemain yang memiliki poin yang cukup membelinya mereka tidak akan tau itu adalah easter egg. Jika kau pun tidak tahu maka kau tidak akan tertarik untuk membelinya, dan mungkin item itu akan menjadi milik orang lain. Tapi karena hadiah kejutan sudah diketahui bukankah wajar jika mereka memilih untuk menariknya?”


Boa tidak bisa membalas perkataan Titania. Dia hanya bisa memalingkan wajahnya. Walaupun masih kesal tapi perkataan yang dikatakan Titania benar.


Tapi tetap saja dia masih kesal.


Melihat itu Titania hanya menghembuskan nafas berat.


“Jika itu mau mu kemarilah kita selesaikan dengan cara seperti biasa”


Titania melepas jas hitam yang dia kenakan, suara dari tulang jari-jarinya terdengar saat wanita itu melemaskan tangannya. Melihat itu boa juga bersiap melakukan perkelahian, walaupun tubuhnya masih dalam proses penyatuan blood line, yang menyebabkan tubunya terasa sakit. Tapi gadis itu tidak memperdulikannya dan memilih menghadapi tantangan Titania. Hingga-


[Terimakasih telah menunggu, babak penyisihan kedua akan segera dimulai. Anda akan langsung di kirim ke peta event]


“????”


Notivikasi tiba-tiba terdengar dilanjutkan dengan tubuh boa yang mulia bersinar. Gadis itu pun bingung, tapi kemudian dia sadar jika waktu untuk mengikuti babak kedua telah dimulai.


“Yah, kelihatannya kau cukup sibuk dengan event yang sedang berlangsung. Bersenang-senanglah karena kau bebas melakukan apapun di tempat itu”


Titania hanya melambaikan tangan saat melihat gadis didepannya mulai menghilang. Boa sendiri juga terlihat sudah agak tenang setelah berbicara dengannya, walaupun tidak ada yang tahu apa yang akan dia lakukan dengan pertandingan kedua.


“Kurasa aku harus menaikan rating 21+ pada pertandingan yang dia ikuti”


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.

__ADS_1


.


Chp 161 end.


__ADS_2