PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
goburou part final


__ADS_3

Aku merasa sangat luar biasa seakan telah kembali dilahirkan saat kekuatan itu mengalir di setiap inci tubuhku.


“Selamat kalian telah berhasil melewati fase kelaparan”


Ucap lalat giga itu saat melihat kami telah memakan habis 11 tahanan yang tidak berhasil selamat dari penyiksaan.


“Cih, membosankan tidak ada yang bertarung untuk berebut makanan”


Elf y bernama ainey itu terlihat bosan melihat kami telah berhasil melewati ujian kelaparan.


“Itu pasti karena ada daging ekstra karena ainey-chan terlalu bersemangat”


“haaah, ya aku tau itu salahku. Baiklah berbaris”


Saat elf itu berteriak tubuh kami tiba-tiba bergerak sendiri. Seakan mengikuti perintah elf, kami semua segera berbaris rapi dengan barisan 3x3.


“Sekali lagi selamat untuk kalian karena berhasil menjadi bagian korp chimera”


Dia berbicara tentang tugas-tugas kami yang akan mengikuti perang untuk mendirikan negara. Disertai dengan kekaguman saat dia membiarkan tetua boa, elf itu mendoktrin kami agar melayani iblis itu.


.


.


.


.


Kurang dari sebulan tapi rasanya sudah sangat lama. Akhirnya aku dapat melihat langit yang kupikir tidak akan bisa kulihat lagi.


Aku beserta 200 mutan lain berada dalam pasukan ke 10 yang dipimpin oleh elf gila yang menyiksa kami tengah berbaris didepan gerbang.


Terdapat 30 pasukan dengan total 6.000 tentara mutan. 2.000 pasukan adalah pendatang baru sepertiku sedangkan 4.000 yang lainnya adalah para veteran yang seakan telah melewati ribuan peperangan.


Mereka terlihat sangat terlatih seakan Mera adalah kesatria kerajaan besar. Dibanding dengan para pendatang seperti kami yang hanya mengandalkan parasit hanya untuk berbaris perbedaan kekuatan kami sangatlah jauh.


Mengalihkan perhatian aku melihat ke depan. Ada beberapa orang dengan spesies yang berbeda terlihat sangat kuat berdiri di depan gerbang.


Zombi dengan pedang panjang agak melengkung. Tertidur di kursi tapi tangannya masih berada di gagang pedang seakan siap menebas siapa pun yang berani menggangu tidurnya.


Vampir yang terlihat sangat cantik tapi aura mengerikan darinya membuat tubuh menggigil.


Merman hiu yang terlihat aneh. Kenapa dia selalu melihat ke langit seakan sedang mencari sesuatu.


Lentera labu yang terbakar oleh api seakan dapat meledak kapan saja.


Troll atau raksasa? Itu sangat besar hingga aku mengira jika dia adalah sebuah bukit.


Bukankah dia goblin? Tapi goblin macam apa? Apa dia seorang hob atau malah champion? Walaupun dia perempuan tapi dia sangat kuat, aku harap bisa menjadi seperti dia suatu saat nanti.


Yang terakhir aku tidak dapat melihat secara akurat karena hanya sebuah bayangan gelap takberwujud, tapi lutut ku menjadi lemas saat melihat sebuah sabit kematian melayang di udara.


.


.


.


.


Beberapa saat kemudian dia datang bersama dengan monster monster yang menakutkan. Aku tidak bisa menjelaskannya mereka seperti raja-raja monster serangga yang di kumpulan di tempat yang sama.


Melihat kedatangan nya. Seluruh pasukan langsung bersujud, termasuk diriku yang dikendalikan oleh parasit.


“Boa-nee bukankah kau membuat makhluk-mahluk lucu ini sendirian. Kau bahkan tidak mengajakku, heng”


Goblin perempuan itu menghembuskan pipinya seakan marah pada iblis paling menakutkan yang pernah ku temui.


“Nona mohon jangan memulai sesuatu yang menyenangkan tanpa kami itu akan sangat tidak adil”

__ADS_1


Giliran vampir yang protes.


“Sudah sudah ini juga karena dia baru bermain dgo. Tapi sungguh kau membuat ini hanya dengan kurang dari sebulan?”


Monster labu itu berusaha mengenakan goblin dan vampir yang merajuk.


“Maaf semuanya karena baru memberikan kabar untuk kalian, tapi apa kalian menerima hadiah dariku?”


Mendengar perkataan boa ketujuh orang itu serempak mengagumkan kepala.


“Itu benar-benar peningkatan kekuatan yang luar biasa, walaupun aku masih kesulitan mengontrol beberapa kaki” (goblin)


“Aku penasaran bagai mana jika parasit di tanam pada makhluk yang lebih kuat seperti naga”(vampier)


“Mereka bisa meledak itu luar biasa, mungkin kita bisa membuat bom manusia nanti (iblis labu)


“hoho hooho ohho” (troll)


Merasa bingung dengan yang troll itu katakan Boa mengalihkan perhatian pada merman.


“Bagai mana dengan mu cobra”


“Cukup bagus aku bisa terbang dengan ini”


Merman itu menunjukkan sebuah sayap kupu-kupu dibelakangnya punggungnya. Membuat setiap orang berpikir ‘kenapa kupu-kupu’. Itu benar-benar sangat kontras dengan wujud ikan hiu yang mengerikan.


“Boomslang?”


“……..”


Tidak ada jawaban dari asap hitam itu tapi beberapa saat kemudian asap hitam berubah warna menjadi hijau menandakan jika itu adalah asap yang beracun.


“Belchers sampai kapan kau tidur”


Dengan keras boa menendang kaki zombie itu dan dalam sekejap kilatan cahaya tergambar dari pedang yang ditarik dengan cepat dari sarungnya. Sinar mata zombie itu sangat menakutkan hingga aku ingin kencing di celana.


Traaang


Melihat jika boa diserang para serangga didekatnya segera bereaksi ingin menyerang zombi tapi boa segera melambaikan tangan untuk menghentikan mereka.


“Apa tidurmu nyenyak bel?”


“Ghom, maafkam saya ojou-sama”


Zombi itu menundukkan kepalanya meminta maaf karena tidak sadar telah menyerang boa.


“Lupakan. Bagai mana dengan parasit yang aku berikan padamu?”


“Itu sangat membantu ojou-sama. Tubuh zombie ini sangat rapuh hingga tanganku akan terlepas jika aku menggunakan 20% kecepatan ku. Dengan serangga yang kau berikan aku dapat mempertahankan tanganku walaupun dengan kecepatan 75% dan juga aku memiliki tangan sabit ini sebagai cadangan”


Belchers menunjukkan tangan belalang sembah yang dapat tumbuh dari punggungnya.


“Aku senang jika itu membantu. Baiklah mari kita sudahi omong kosong ini dan segera memulai parade kematian”


Dengan senyum lebar dia beralih menatap beberapa beastman yang seperti bertugas untuk membuka gerbang.


Gerbang besar yang dari tadi terpajang di depan para pasukan mulai bersinar saat 2 beastman rubah menyentuh masing-masing daun pintu.


“Inilah hari dimana kalian akan menjadi ujung tombak dari kerajaan yang akan kami ciptakan. kerajaan dimana kelak akan menjadi yang terbesar di seluruh benua”


Dengan suara yang keras iblis itu berpidato didepan ribuan pasukan.


“Bunuh mereka yang menghalangi, jadikan darah dan daging mereka sebagai pondasi kerajaan kita”


Mendengar perkataannya entah kenapa membuatku sangat bersemangat. Apa parasit serangga didalam tubuhku bereaksi?.


“Apakah kalian akan bersamaku?”


“““Ooouuuuuuh”””

__ADS_1


Tubuhku bergerak sendiri seakan menanggapi perkataan boa.


“Apakah kalian akan membunuh untuku?”


“““Ooooouuuuuuhhh”””


“Dan mati untuku?”


““““OOOOOOOUUUUUH””””


sial parasit ini membuatku berteriak hingga mulutku robek.


“Itu baru anak-anak manis ku”


.


.


.


.


Gerbang itu akhirnya terbuka, walaupun ukuran yang besar hingga dapat memuat 10 orang yang berbaris secara bersamaan tapi masih membutuhkan waktu untuk 6.000 pasukan melewati gerbang.


“Boomslang kirim surat undangannya”


Gadis itu melempar sebuah surat yang langsung lenyap ditelan asap hitam, lalu asap itu melayang diantara para prajurit melewati mereka yang mengantri memasuki gerbang dengan mudah.


Lalu pandangannya beralih pada pasukan kavaleri yang menunggangi berbagai macam serangga terbang seperti belalang sembah seukuran kuda dan kalajengking raksasa yang memiliki tandu dengan puluhan penumpang di punggungnya.


“let this begin”


Chp 115 end.


______________________________________________


tet tret te te te tereeeeeeet


Akhirnya perang pecah arc ke 2 mulai fase akhir.


berikut konsep para kepala hidara.


8th head Regal ringneck : Goblin Champions



7th head boomslang : grim reaper



6th head python : half giant troll



5th head mamba : Jack o lentern



4th head cobra : merman



3rd head viper : vampir



2nd head belchers : zombie


__ADS_1


1st head boa : lamia



__ADS_2