
Perlahan tubuh nebula menyusut hingga seukuran manusia biasa.
[Sebarkan kehancuran di dunia vanaheim, sebagai bayaran aku akan menunjukkan cara untuk menjadi dewa. Cukup menarik bukan]
Tawaran yang cukup bagus, tapi ada sesuatu yang mengganjal pikiranku.
“Yaa, memang. Tapi kenapa kau tidak melakukannya sendiri? Kau seperti seorang Dewi dalam cerita isekai clasik, yang meminta bantuan pada pahlawan”
Yap, para dewa yang pemalas. Melempar tanggung jawab pada orang lain dengan alasan aneh Mereka.
[Sudah aku katakan, mereka kuat dan jumlah mereka sangat banyak. Mereka juga akan melakukan hal yang sama seperti ku, menarik para pemain untuk dijadikan pahlawan mereka demi merebut dunia vanaheim]
“Jadi maksudmu, dewa lain juga akan memilih wakil mereka?”
[Benar, kami tidak bisa muncul secara langsung di vanaheim, sebab kekuatan kami yang dibatasi saat muncul di Dunia bawah]
“Bwahahaha, itu sebuah alasan klasik yang diucapkan para dewa pemalas itu”
Aku tertawa terbahak-bahak saat mendengar alasan itu.
[……..]
Lalu nebula atau dewa ahriman, menatapku dengan dingin.
“Oh, maaf aku lupa kau juga salah satu dari mereka”
[Lupakan, sebaliknya kau sedang menuju ke pusat kota yggdrasil untuk mengikuti event pertama dgo, bukan?]
“Yaaa, begitulah”
[Kalau begitu ini sebuah kesempatan untuk mencoba kekuatan yang akan aku berikan padamu]
“kekuatan? Maksudmu seperti gelar konyol yang membuatku harus bergerak 1 kilometer setiap 30 menit?”
Dia pasti tahu betapa merepotkan kemampuan pembawa bencana, aku bahkan tidak boleh sering berada di kota Green scale oleh Komo karena kemampuan ini. Walaupun ada teleportasi gratis tapi itu hanya terbatas selama 10x sehari.
[Tidak, ini adalah sebuah sistem yang di perbarui hanya untuk mu]
“Hanya untukku? Oh aku agak senang mendengar itu. Tapi aku tidak berjanji akan setuju untuk membantumu menguasai vanaheim, loh”
[Bukan masalah. setiap manusia menginginkan posisi teratas namun tidak banyak yang memiliki kemampuan untuk menggapai keinginan mereka. Kau memiliki kualifikasi untuk meraih itu, hanya saja kau tidak memiliki niat untuk menjadi yang terbaik]
Perlahan bintang-bintang di luar angkasa semakin terang hingga kegelapan perlahan menghilang. nebula pun sama perlahan sosoknya semakin memudar.
[Tapi kau memiliki teman-temanmu yang memiliki ambisi besar, dan kau sangat peduli dengan mereka. itu cukup untuk sebuah benih kekacauan yang akan segera mengguncang vanaheim]
Cahaya bersinar semakin terang hingga mataku tidak tahan dan memilih untuk menutupinya. Setelah itu terdengar suara berisik seakan ada ribuan orang disekitarku, perlahan aku membuka mata dan menyadari jika telah tiba di kota megapolitan yggdrasil.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
.
[Selamat datang di yggdrasil player Claire]
__ADS_1
Notifikasi sistem dari nebula terdengar saat aku menyadari telah sampai di kota yggdrasil.
“Hahaha, lucu sekali baru saja kau menahan ku dan membuatku terlambat”
[Mohon ingat jika pertemuan kita adalah sebuah rahasia, dan sekarang anda bisa berkomunikasi dengan ku hanya dengan pikiran anda]
‘Begitukah? Yah tempat ini memang ramai, mungkin seseorang bisa mendengarku, hahaha’
[…….]
Aku berjalan menuju tengah kota, suasana kota terlihat berbeda. Banyak pernak pernik festival di sepanjang jalan menuju gedung takeeasy corp untuk merayakan event pertama dgo.
[Bukankah masih ada teleportasi gratis? Kenapa kau tidak menggunakannya agar lebih cepat sampai] nebula bertanya, dari nada suaranya sepertinya dia sangat penasaran.
‘Haaahhhh, Aku seakan berjalan dengan seorang anak kecil yang selalu ingin tahu setiap hal kecil yang aku lakukan’
[……]
Dia hanya diam, apa dia ngambek?
‘Tidak ada tujuan khusus, aku hanya ingin menikmati suasana festival’
Di sepanjang jalan aku melihat kios-kios para penjual kaki lima yang biasa tidak akan bisa di jumpai di hari biasa.
Terlihat banyak makan yang sangat menggoda, tapi sayang aku tidak berniat untuk jajan karena rasa kenyang ku telah terpenuhi oleh makan malam tadi.
Bukan hanya kios yang di dirikan oleh npc, tapi para pemain juga diijinkan untuk membuka warung Mereka di sekitar kota. Bahkan ada juga Guild top player yang mendirikan warung mereka sendiri.
“Bukankah festival nya sangat meriah” ucapku sambil melihat kearah gedung pencakar langit yang merupakan gedung tertinggi di kota yggdrasil, sebuah tulisan ekstra besar tertulis di baliho yang tertempel di dinding gedung itu.
{Degradation God Online first festival}
Gedung takeeasy corp.
Setelah berjalan-jalan aku melihat sebuah kios yang dipadati oleh pengunjung.
‘Kios apa itu?’ tanyaku penasaran pada nebula.
[Kios milik seorang ranker yang mampu membuat item kelas legendaris]
‘Hemm, menarik’
Pertarungan untuk melewati kerumunan masa terjadi, aku sangat kesulitan untuk mendekati kios karena padatnya setiap orang yang ingin melihat-lihat toko.
‘Bisakah kau membantuku nona nebula?’
[Mudah, ikuti arahanku]
‘okey’
[Tarik rambut orang yang bergaya mohawk di sebelah kananmu]
‘Oke akan aku ta…..what? Apa yang sedang kau rencanakan? Apa kau ingin aku di penjara karena membuat keributan?’
[Sebenarnya tidak ada hukuman penjara selama festival, denda yang ditanggung hanya kehilangan beberapa cp sesuai tingkatan kejahatan, tapi tenang saja ini 75% akan berhasil tanpa di ketahui oleh guardian]
‘Begitukah? Baiklah’
Dengan cepat aku menarik rambut gaya mohawk berwarna pink, di samping kanan.
__ADS_1
“Grah brengsek siapa itu”
Mohawk itu melihat ke belakang yang untuk mencari pelaku yang telah mengganggunya. Aku hanya diam saat dia melihat kearah ku.
“Brengsek itu pasti kau” teriaknya sambil mengayunkan tinjunya ke seorang di sampingku.
“Apa yang kau lakukan, itu adalah wanita itu” ucap orang yang terkena pukulan.
“Diam brengsek itu pasti kau” dengan ganas mohawk itu menghajar orang naas itu, hingga mati. Tidak puas dengan itu dia kemudian memukuli orang-orang di sekitarnya.
Kecuali aku. Entah kenapa dia tidak mengarahkan kemarahannya padaku. Setelah itu para guardian yang melihat keributan segera datang dan menangkap si rambut mohawk.
“Kalian mengganggu jalan, cepat bubar” pinta seorang guardian dengan sangat sopan.
Mengikuti perintah guardian yang sopan itu, orang-orang segera pergi dari tempat itu.
‘Luar biasa mereka pergi, sebenarnya apa yang kau lakukan?’
[Aku mengirimi dia tawaran untuk membuat kerusuhan dengan bayaran 2000 cp termasuk denda yang harus dia bayar]
‘Benarkah? Lalu dari mana kau mendapatkan cp sebabnya itu?’
[Itu di ambil dari akun anda]
“O….oh itu kacau”
Aku tidak terlalu peduli dengan cp yang hilang tapi, dia bisa mengakses akun bank seseorang dengan sangat mudah seperti seorang hacker profesional, itu gila.
‘yah, jika tidak bisa melakukan pembobolan Bank maka tidak layak untuk menyandang gelar AI nomor 1’
[Terimakasih]
‘Itu bukan sebuah pujian’
Kondisi sudah mulai tenang, aku segera menghampiri toko yang menjual berbagai item game dgo.
“Tsk, sial lagi-lagi orang miskin datang hanya untuk melihat-lihat”
Ucap seorang gadis berpakaian seragam yang sepertinya adalah penjaga toko ini. Dia melihat ku dari ujung kepala hingga kaki seakan sedang menilai ku.
“Pergilah ini bukan tempat pameran. Kau tidak bisa membeli apapun di sini”
Tambah gadis itu sambil mengipasi dirinya saat merasakan udara panas dari ruangan di belakang. kupikir itu adalah tempat pemain blacksmith yang dirumorkan itu.
“Kau terlihat sedang kesal sampai tidak ramah pada tamu” aku berbicara sesopan mungkin.
“Heng, jika kau sadari cepat entahlah” tapi gadis itu masih masih bertingkah sombong
“Bagaimana jika aku mengirim pembunuh bayaran untukmu, agar menjadi lebih menarik, hemm?”
Gadis itu langsung tersentak kaget saat mendengar perkataan yang tidak akan dia bayangkan keluar dari mulutku.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
__ADS_1
.
Chp 144 end.