PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 4.20 MC 12 pedang cahaya


__ADS_3

Tanpa henti teriakan para prajurit yang gugur terdengar di Medan perang. Tidak terasa pertarungan antara kegelapan dan cahaya telah berlangsung hingga 3 jam waktu virtual reality. Tapi dalam waktu sesingkat itu lebih dari 400 juta pemain dan npc telah gugur dalam pertempuran.


“Aku rasa sudah saatnya untuk diakhiri.” kata boa saat menatap medan perang dari atas awan.


Ratusan juta pemain dan npc yang bertarung di awal pertandingan sekarang hanya menyisakan kurang dari 10 juta. Dan diantaranya 75% adalah pasukan dari chaos bringers.


Boa terus menyaksikan pertempuran sambil sesekali melakukan serangan dengan petir merahnya untuk mengurangi kebosanan. Sementara di bawah medan perang seluruh anggota guild sexy species tengah mendorong mundur pasukan lawan.


“Mereka datang, gunakan formasi bertahan!.” teriak Komo saat melihat rombongan dari pure heart menuju kearah pasukan guild sexy species. Mengikuti arahan dari dragonik itu para pemain segera bersiap untuk bertahan.


Sementara itu tyfainne dan pasukan guardian of wisdom dengan cepat menuju kelompok sexy species dengan kuda mereka.


“Jaga sisi kiri, yang lain fokus untuk membidik kepala musuh.” perintah tyfainne pada para pemain Pure heart.


Bentrokan antara kedua pasukan terjadi pertarungan pun tidak terjadi dengan sengit. tapi walaupun pure heart adalah guild nomor 1 dalam jumlah total kekuatan mereka tetap tidak bisa menandingi kekuatan individu dari pasukan sexy species.


Para wanita petarung dari sexy species yang menerima beberapa serangga parasit dengan ganas membantai pasukan guardian of wisdom.


“Sial, keras sekali kulitmu.” tyfainne memaki saat serangan yang dia berikan pada Komo hanya memberikan damage kecil.


“Kemampuan untuk melihat masa depan,huh. Itu cukup merepotkan.” Komo agak kesal saat semua serangannya berhasil di hindari oleh tyfainne.


Walaupun tidak ada Serang dari Komo yang berhasil melukai tyfainne, tapi tidak ada kebahagiaan di wajah salah satu petinggi guild pure heart itu.


Dia menyadari kondisi dari pasukannya sekarang tengah sekarat dan tidak mampu bertahan terlalu lama.


‘Kemampuan dari setiap individu sexy species menang seperti yang dikabarkan, tidak tapi jauh melebihi yang dikabarkan’ batin tyfainne saat memperhatikan pertempuran pasukannya dengan pemain dari sexy species. Perlahan senyum mekar di wajahnya.


‘Pure heart sudah tidak bisa membuatku berkembang lebih kuat. aku rasa sexy species sangat tepat untuk aku masuk setelah kontrak dengan pure heart berakhir’


Hanya ada satu hal yang membuat tyfainne mau membubarkan guild yang dulu dia dirikan, dia berpikir akan menjadi lebih kuat saat menjadi pemain dari guild nomor 1.


Dia memang mendapat apa yang dia inginkan dari pure heart, tapi semua itu memiliki batas dan sekarang dia merasa jika pertumbuhannya melambat bahkan mungkin sudah terhenti.


Penyebabnya sederhana. Pergerakannya selalu di batasi setelah pure heart setelah mereka menjadi guild pertam yang berhasil mengambil alih sebuah kerajaan. Karena sebagian salah satu petinggi guild, tyfainne mendapat gelar bangsawan dan wilayah yang harus dia kelola.


Awalnya wanita itu menolak untuk mengelola sebuah wilayah. Tapi Cristof tidak memperdulikan tyfainne, karena pemimpin guild pure heart tau jika wanita itu memiliki bakat dalam urusan internal.


“Jika aku terus mengelola sebuah kota, lalu apa bedanya dengan kehidupan nyata yang aku jalani.” pikir tyfainne saat permintaannya ditolak.


“Aku bermain virtual game untuk refreshing dan bersenang-senang, kau tahu!.” bentaknya dalam hati.


Dia sangat ingin marah dan meludahi wajah Cristof, tapi itu bunuh diri namanya. Walaupun dia kuat tapi saat ini dia tidak ada perlahan yang baik untuk melindunginya.

__ADS_1


Tyfainne terus larut dalam pikirannya hingga tidak menyadari jika sebuah senapan telah mendidik nya.


DOOOOR


Tembakan dilepaskan kearah tyfainne, tapi wanita itu dengan santai menangkis peluru dengan tamengnya. Namun belum cukup sampai disitu. Karena serangan yang sesungguhnya datang dari depan.


Jraaaas.


“Gahaaaaahhh”


Teruskan wanita itu terdengar saat Komo menghujam tubuh tyfainne dengan tombaknya. Dia tahu jika itu kan datang tapi dia tidak mampu untuk menghindarinya.


Kecepatan gerak Komo jauh lebih cepat dari saat awal mereka bertarung. Seakan gadis dragonik itu menggunakan buff penguat kecepatan atau sesuatu.


“Gohookk…..” darah menyembur dari mulutnya,“….aaahh ini kekalahanku.” ucap tyfainne saat melihat tombak Komo yang masih menancap di dadanya. Tubuhnya terasa lemas hingga dia tidak mampu untuk berdiri hingga akhirnya terjatuh berlutut di depan dragonik itu., pedang dan perisai yang dia bawa juga terjatuh.


“Tidak seburuk itu. Jika aku tidak mendapat bantuan, pasti pertarungan kita akan lebih lama.”


“Hahaha…apa kau berusaha menghiburku nona?.” dengan darah yang masih memenuhi mulutnya, tyfainne tertawa terbahak-bahak.


“Tidak, aku hanya mengatakan yang sebenarnya.” balas Komo dengan dingin, kemudian dia mengambil sebuah pistol yang merupakan sebuah senjata cadangan gadis itu. Lalu tanpa berkata apa-apa dia langsung menembak kepala tyfainne, hingga dia tewas seketika.


Sebenarnya tanpa melakukan itu tyfainne akan tetap mati saat dia mengalami pendarahan hebat akibat tombak Komo yang menancap di dadanya. Tapi gadis itu tetap melakukan tindakan dramatis hanya untuk kepuasan dirinya sendiri.


Sementara itu di sisi lain ziral tengah Berburu item di tengah perang yang masih berkecamuk.


“Oh sebuah keberuntungan….” kata pemuda itu sangat antusias saat menemukan sebuah potion dari kantung seorang pemain yang telah gugur.


Tanpa berpikir panjang dia langsung meminum potion itu dikarenakan kesehatan yang tersisa hanya sebesar 5%.


“Puwaaah….” desah pemuda itu saat telah menghabiskan cairan di dalam botol, lalu ziral menggunakan lengan untuk mengusap cairan disekitar mulutnya dengan penuh gaya, seakan dia adalah seorang aktor iklan minuman energi.


“Oke, satu masalah telah teratasi. Hanya tersisa mencari equipment yang cukup mahal untuk dijual”


Pandangan ziral kemudian melihat sekeliling, terdapat mayat bergelimpangan dengan berbagai level dan job membuat pemuda itu kebingungan dengan apa yang akan dia ambil.


“Sayang sekali, kantung ajaib milikku hanya mampu menampung 5 item saja” Dia sangat frustasi saat melihat katung ajaib pemula yang dia miliki.


“Mungkin aku harus mencari kantung ajaib yang lebih besar dulu.” pikirnya. Tapi sebelum dia bergerak, ziral kembali merasakan sensasi bahaya. Tapi kali ini jauh lebih besar hingga membuatnya merinding.


Dengan penuh ketakutan ziral melihat kearah asal sensasi bahaya, dan diapun tercengang saat melihat cahaya terang yang berasal dari ratusan ribu pedang mengarah pada pasukan chaos bringers.


Lalu dalam sekejap pedang-pedangan cahaya itu menyerang dengan sendirinya seakan memiliki pemikiran sendiri, membuat Para iblis dari chaos bringers kesulitan untuk menangani pedang-pedangan itu.

__ADS_1


“Guahahaha, kekuatan yang luar biasa.”


Hans greater tertawa terbahak-bahak saat melihat kemampuan yang dia lepas membantai ribuan tentara dari pihak lawan.


“Lihatlah kekuatanku, kekuatan dari sang pahlawan.” ucap pemuda tampan itu dengan sombong dari belakang barisan guardian of light.


Para pemain dari chaos bringers tentu saja langsung memaki maki-maki tindakan pemimpin pecinta npc yang sangat pengecut itu. Tapi tidak bisa dipungkiri jika kekuatan ultimate dari seorang pahlawan yang menerima berkah dari dewa pedang menang sungguh luar biasa.


Sementara itu di sisi ziral.


“Sial, kenapa dia mengejarku” teriak pemuda itu saat melihat sebuah pedang cahaya yang melayang terus menjadikan dia sebagai sasaran.


Ziral semakin ketakutan saat melihat semua pemain yang dia lewati untuk kabur dari kejaran pedang tewas hanya dengan satu kali tebasan.


“Haaaahh… Sial aku tidak kuat.”


Nafasnya menjadi berat karena lelah yang dia derita.


“Sensitivitas 100% benar-benar merepotkan.” dia terus mengeluh saat berlari hingga dia tidak sengaja membuat kesalahan fatal.


Duk


Kakinya tersandung oleh mayat pemain yang menyebabkan dia terjatuh. Wajah pemuda itu seketika menjadi pucat saat melihat pedang cahaya menebas beberapa prajurit chaos bringers yang berusaha menghancurkannya. Pedang itu bergerak semakin dekat dengannya.


“Aaah….jadi ini akhirnya” Ucap ziral dengan pasrah.


Dia menutup matanya sendiri seakan tidak peduli dengan apa yang akan terjadi. Lalu-


Wusssss


“Tidak semudah itu brengs*k, [Flickr].”


Dalam sekejap tubuh ziral menghilang, sementara pedang cahaya yang berniat menusuknya, tertancap dengan kuat diranah.


“Fiuh… itu hampir saja.” ucap ziral yang telah berpindah menggunakan skill [flicker] yang tertanam di pisau yang dia bawa di awal pertandingan.


Tapi perasaan senang karena telah lolos dari maut tidak bertahan lama saat dia kembali merasakan sensasi bahaya. Dan saat dia kembali melihat ke belakang-


“Sial.…kau pasti bercanda!.” teriak pemuda itu saat melihat pedang cahaya itu masih mengikutinya.


Bersambung.


Chp 215 end.

__ADS_1


Kasih jempolan gan 🤧👍.


__ADS_2