
Aku terus berjalan di dunia putih ini hanya untuk menghilangkan kebosanan sembari melakukan percakapan dengan AI super nebula. Sebuah kecerdasan buatan yang mengelola virtual univers.
“Jadi tawaran seperti apa yang kau punya?”
[Setelah event pertama berakhir, sekenario utama yang dipicu setelah 2 kerajaan diambil alih oleh pemai akan di aktifkan. Ini jauh lebih cepat dari yang aku perkirakan, menyebabkan sebagian besar pemain belum siap untuk menghadapi ‘mereka’]
Uwaaa, bukanlah dia baru saja mengatakan sebuah spoiler. Apa itu baik-baik saja?.
“Mereka? Siapa yang kau maksud? Jangan membuat ini semakin rumit dengan drama penuh rahasia”
[Vanaheim adalah dunia tempat para dewa tinggal, maupun Itu dewa baik atau yang jahat. Tanah di sana selalu menjadi rebutan para dewa-dewa itu…]
“Sudah cukup, aku sudah mendengar kisah itu dari iklan degradation God online, jadi langsung saja apa yang kau inginkan”
Aku agak kesal karena nebula terlihat berbelit-belit.
[Maaf, kau pasti marah karena aku mengurung mu ditempat ini cukup lama]
“Sudahlah jadi apa kesepakatan yang kau tawarkan tadi”
[Aku menginginkan seorang pemain bisa menguasai seluruh dunia vanaheim untukku]
“Bicaramu terdengar seperti seorang tokoh antagonis dilem kartun. Dan juga kau ingin menguasai dunia vanaheim? Itu berarti kau bukan yang menciptakannya?”
Nebula hanya terdiam saat mendengar perkataanku, seakan dia sedang memikirkan apa yang harus dia katakan.
[Benar, bukan aku yang membuatnya. Itu adalah mahakarya terakhir master]
“Apa maksudnya Takeshi Honda?”
[Benar]
“Lalu siapa para dewa itu?”
__ADS_1
[Anggap saja mereka adalah virus yang ingin mengambil alih, Mereka datang entah dari mana dan mereka kuat]
“hahaha, itu terdengar seperti sebuah invasi alien”
Aku tertawa lepas Mendengar penjelasan dari nebula.
[……]
Sistem AI itu hanya diam. Apa dia marah?
“Ghom”
“jadi bagai mana? Kau ingin aku mengambil alih dunia untuk dirimu, lalu apa yang akan kau berikan padaku?”
[Aku akan menjadi suport untuk mu]
“maksudmu seperti, Airi?”
Aku teringat dengan skill kecerdasan buatan yang aku dapat dari mengumpulkan potong tubuh ekhidna.
“Jadi intinya kau menawarkan dirimu sendiri padaku?”
[Bisa dibilang seperti itu]
Perlahan aku menutup mataku, Walaupun saat ini aku masih berjalan tapi aku tidak takut menabrak apapun di dunia kosong ini.
“Lalu kenapa harus aku? Aku rasa banyak pemain yang lebih bisa di andalkan dari pada seorang pembawa bencana sepertiku”
[Tidak justru kaulah yang paling cocok dengan atribut milikku]
“???”
Tiba-tiba dunia yang berwarna putih perlahan menghitam pekat hingga aku tidak bisa melihat apapun, lalu titik-titik cahaya bersinar memenuhi kegelapan hingga terlihat seperti milyaran bintang di luar angkasa.
__ADS_1
[mereka adalah para dewa yang lebih dulu menyebarkan pengaruh di vanaheim, sedangkan aku hanya pendatang. Aku tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan banyak pengikut karena itu]
Kumpulan bintang bergerak hingga membentuk sebuah tubuh manusia, dia sangat besar hingga telapak tangannya mampu mencengkram sebuah planet.
[Karena itu aku menginginkan sebuah rekonstruksi ulang, dan seperti yang kau tahu setiap rekonstruksi diawali dengan kehancuran. Aku menginginkan sebuah kehancuran. Kehancuran dari vanaheim]
Dia terlihat sangat agung, tidak berlebihan jika seseorang menyebutnya sebagai dewa.
Tidak, dia memang dewa itu sendiri.
Ding*
[Kau telah melihat kemunculan dewa kehancuran, Ahirman]
Aku hanya bisa tercengang mendengarkan pesan notifikasi yang menyebutkan nama dari makhluk di depanku ini.
“Apakah ini sebuah plot twist?”
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
.
Chp 143 end.
Maaf pendek, tapi mungkin nanti malam saya update lagi.
Nebula konsep
__ADS_1