PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 4.52 dungeon perut 3


__ADS_3

1 : 32 : 24 hingga baby nidhogg terbangun.


Keadaan di luar.


Melihat sikap Vpart yang begitu tegang saat menghadap sosok didepannya, membuat dredef menyadari jika sosok itu memiliki kedudukan tinggi bagi para iblis.


“Apa kau sudah mengetahui dimana letak potongan itu tersimpan?.” ucap seorang pria yang terlihat sangat kurus dengan kulit pucat dan rambut berwarna putih.


“Yes, my lord” jawab Vpart sambil menundukkan kepalanya diikuti oleh para iblis lainya.


“Goooddd…..then.… where……”


Seketika aura yang sangat kuat terpancar dari tubuh iblis putih itu membuat iblis dan para pemain tertunduk karena merasa gravitasi yang semakin berat.


“B…baby nighogg. Potongan itu berada di dalam sana.” dengan susah payah Vpart mencoba menenangkan dirinya. Dia sudah berulangkali merasakan tekanan ini sebelumnya tapi dia belum juga terbiasa. Tubuhnya bergetar bukan karena dingin yang dirasakan di kulit, melainkan dingin itu langsung dirasakan oleh jiwa mereka. Bahkan para pemain tidak ada yang menyadari apa yang sedang terjadi sampai suara notivikasi terdengar.


[Kau berhadapan dengan great demons cecilius the Frozen spirit]


Seluruh pemain dari guild red Hoodie langsung lupa untuk bernafas saat mendengar notifikasi itu. Mereka tidak sekalipun mengira jika akan bertemu dengan iblis dengan pangkat tinggi.


‘Ini buruk, jika berita tentang kami bersekutu dengan iblis tersebar maka akan menjadi sulit untuk kami.’ batin dredef.


Dia berpikir jika akan menjadi buruk andai saja tidak ada satupun dewa yang memberikan berkah mereka pada para pemain red Hoodie, saat ini para pemain guild besar sedang berusaha keras untuk mengumpulkan karma baik agar mendapatkan pekerjaan kedua yaitu menjadi seorang pahlawan. Tapi sepertinya mereka tidak memiliki pilihan lain selain mengikuti ini sampai akhir, karena Sepertinya Vpart juga menyebut guild red Hoodie adalah sekutu para iblis.


‘Yaaaaa….. itu menang tidak salah, kami menang bersekutu. tapi maksudku tidak sampai bersekutu terlalu dalam Seperti ini.’ batin dredef saat dengan terpaksa mengikuti great demons cecilius dari belakang berdampingan dengan Vpart. Para pemain dari Guild red Hoodie hanya mengikuti, mereka menganggap jika dredef adalah sosok yang luar biasa karena berhasil menjadi bawahan dari iblis besar. Namun tanpa mereka sadari itu justru membebani dredef.


Sementara itu di depan mulut baby nighogg.

__ADS_1


Ribuan pasukan dari dua guild besar mulai bersiap memasuki celah gigi baby nidhogg Setelah para pemain yang bertugas untuk mengintai situasi kembali dan melaporkan apa yang mereka lihat.


“Monster dengan level di atas 180 dan kemungkinan masih banyak yang lebih kuat jika masuk lebih dalam.” lapor salah satu assassin dari guild flame of immortal.


Mendengar laporan itu Thomas segera meminta tanggapan dari ketua guild, sementara Jaroh segera memberangkatkan pasukannya Setelah balasan dari Ketu Guild Fallenguards datang begitu cepat. Kemunculan baby nighogg membuat virtual univers gempar, membuat Chanel guild mereka di tonton oleh lebih dari 500 ribu penonton.


Melihat keuntungan yang sangat besar itu membuat mereka gelap mata dan berusaha untuk mengeksploitasi semua tempat di dalam tubuh baby nighogg untuk Fallenguards. Seperti yang pernah dikatakan oleh penemu dunia virtual. ‘Penemu adalah pemilik’. Jadi intinya mereka ingin mengklaim apapun yang berada di dalam tubuh raksasa itu sebelum rival mereka, guild flame of immortal bergerak.


Para malaikat yang melihat pergerakan para pemain hanya diam dikarenakan pemimpin mereka tengah menikmati berjemur menggunakan kursi pantai serta lengkap dengan kacamata hitam di atas tubuh baby nighogg.


Tapi tiba-tiba malaikat dengan wajah rupawan itu kemudian merasa terganggu saat merasakan aura yang begitu kuat terasa dari arah kota red Saliva. Para malaikat yang berada disekitarnya juga merasakan hal yang sama.


“Bahkan sampai seorang great demons datang , itu menunjukkan jika memang salah satu potongan tersimpan di dalam perut monster ini.” gumam azreyl.


Malaikat itu kemudian bangkit dari kursi bersantai nya lalu seketika cahaya bersinar dari tubuhnya yang segera dilapisi oleh armor putih. Lalu di punggungnya muncul 6 sayap yang menyebabkan hembusan angin yang cukup besar. Aura dominasi miliknya terpancar ke segala arah seakan ingin memberitahu pada setiap iblis tentang keberadaannya.


“Hemm……. Royal......” cecilius bergumam pelan saat merasakan aura dari azreyl.


***


DUNGEON PERUT.


Setelah mendapat informasi dari boa, xalif segera meminta izin untuk berpisah, dia tahu jika boa dan dango memilih urusan sendiri ditempat ini. Tidak lama setelah kepergian xalif dango pun berniat berpisah karena dia tidak tahan Setelah melihat sebuah perpustakaan.


Sementara boa pergi mengikuti gowuri menuju tempat pemimpin dari goblin tinkerer. Setelah sampai di wilayah yang cukup dalam di kota akhirnya boa sampai di tempat tujuan yang dijaga oleh beberapa baju besi berkarat. Awalnya para penjaga robot itu berniat menghentikan boa, tapi setelah melihat gowuri yang tidak menggunakan robot para penjaga pun membiarkan gadis itu masuk.


“Huhuhu, aku mendengar jika kau membawa manusia cantik komandan gowuri, tapi aku berpikir jika dia bukanlah sebuah hadiah untukku.” ucap seorang goblin tinkerer yang tengah mengukir rune pada sebuah kayu. Sepertinya dia sedang melakukan perbaikan pada sebuah robot kayu.

__ADS_1


“Emmm…. Yah tapi dia mengatakan jika akan membicarakan bisnis dengan mu, master!.” balas gowuri dengan tegas.


“Bisnis?. Bisnis apa?. Apa kau ingin meminta perlindungan pendatang baru?.” goblin itu menatap tajam ke arah boa tapi tidak lama kemudian keningnya mengerut seakan tidak berhasil mengukur kekuatan boa. Melihat itu boa hanya tersenyum mengejek pada goblin itu. Melihat gadis berkacamata didepannya seakan mengaggap rendah dirinya, goblin itu agak kesal tapi dia tetap berusaha menenangkan diri.


“Tidak, aku kemari meminta sebuah kerja sama dimana seluruh hutan ini akan menjadi milik dari kerajaan ku.” Boa langsung mengatakan tujuannya tanpa basa-basi, membuat tetua goblin tinkerer itu menjadi bingung.


“Hahaha, sudah banyak orang yang datang kemari setiap Kali monster ini terbangun, merek datang dengan berbagai alasan tapi baru kali ini aku mendengar alasan sepertimu. Kau ingin menguasai tempat ini untuk kerajaan mu?. Apa kau belum mengerti jika tempat ini hanya memiliki jalan keluar selama 10 tahun sekali?. Apa yang akan kau rencanakan untuk mengelola tempat ini saat situasi seperti ini?.” goblin chief itu mendengus kesal.


“Bukan masalah, kami memiliki teknologi gerbang dimensi.” boa berkata dengan tenang, tapi seketika membuat kedua goblin itu bertindak berlebihan.


“K….kalau bilang gerbang dimensi?” Ucap gowuri dengan mata berkaca-kaca.


“E..mm. Tentu ahli dari megic engineer kerajaan ku dapat membuatnya. Walaupun saat ini jumlahnya masih terbatas.” balas boa.


“Huwaaaa…. akhirnya kita dapat melihat dunia luaaaeerr.” teriak gowuri yang merasa sangat senang. Tapi itu tidak berlangsung lama saat goblin chief melempar sebuah buku yang tepat mengenai kepala gowuri.


“Baik anggap saja kau menang memiliki gerbang itu, lalu apa yang akan kau rencanakan dengan tempat ini?.”wajah goblin chief terlihat sangat serius saat mengatakan itu.


Boa hanya tersenyum mendengar pertanyaan dari goblin chief. “Itu bisa dibicarakan lain waktu, tapi jika ini berhasil. Maka anda akan diberikan diskon untuk pergi ketempat hiburan terbaik di kerajaan kami.”


Boa kemudian memberikan sebuah selebaran pada goblin chief. Melihat selebaran itu mata goblin itu melotot sampai ingin keluar dari rongga matanya, serta nafasnya terdengar semakin berat. Melihat itu gowuri menjadi penasaran dan segera merebut selebar. Tidak berbeda dari goblin chief, gowuri juga bereaksi sama saat melihat selebaran yang boa berikan.


Tidak terima selebaran itu direbut, goblin chief pun kembali berusaha merebut selebar itu, tapi gowuri dengan keras mencoba mempertahankannya. Hingga akhirnya pertengkaran kedua goblin demi sebuah selebaran pun terjadi.


Boa yang tidak memiliki banyak waktu akhirnya mengeluarkan selebaran lain untuk melerai pertengkaran kedua goblin itu.


“Yah, lagipula mereka hanya goblin.” boa bergumam saat melihat selebaran yang berasal dari sarang para kupu-kupu yang telah dibangun di distrik lampu merah kota Gren scale.

__ADS_1


...***CHP 248 END...


......BERSAMBUNG***......


__ADS_2