PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 3.41 lich grave thief


__ADS_3

Arwah seorang archer yang terlihat tidak asing menembakkan panah dengan sangat cepat. Hujan panah terjadi setiap kali dia melepaskan anak panah. Para penonton pun menyadari jika dia adalah arwah dari router, salah satu petinggi dari Guild Pure heart.


Aksinya cukup membuat pasukan Beetles terganggu, tapi itu segera berakhir saat 2 Sambaran petir menyambarnya secara beruntun.


Garis depan terus bergeser dengan cepat. Ribuan arwah dan zombie tidak mampu menahan gempuran dari pasukan Beetles. Tapi tiba-tiba.


Boom boom boom boom boom boom boom boom boom boom boom boom boom boom


Suara ledakan terdengar terus menerus saat semua zombie di garis depan mendadak meledak. Membuat keadaan perang menjadi kacau, banyak pasukan Beetles terluka dari ledakan bunuh diri itu.


Melihat itu boa hanya mendesah pelan sambil menatap bosan kearah grave thief.


“Aku berharap dia memiliki kemampuan yang lebih baik”


Boa merasa tidak perlu khawatir dengan kondisi pasukannya selama jumlah korban yang tewas tidak melampaui batas yang bisa dia produksi. Pasukan Beetles yang tewas kurang dari seratus, sementara yang terluka dengan cepat menyembuhkan diri dengan skill [auto healing].


Tatapan grave thief terus tertuju pada boa, api di rongga matanya mengecil menandai jika dia menatap gadis itu dengan sangat teliti. Seakan dia sedang kesulitan memikirkan berbagai cara untuk mengalahkan Lamia itu.


Namun waktu yang tersisa tidak terlalu banyak saat pasukan yang dia miliki untuk menahan pasukan dari pihak lawan semakin menipis. Kemudian dia membuka buku di tangan kirinya lalu membuka lembaran demi lembaran hingga akhirnya dia menemukan halaman yang dia cari.


Setelah itu pandangannya kembali menatap boa. Tapi kali ini bukan tatapan curiga atau bermusuhan yang dia buat, melainkan kekaguman dan penasaran.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


Boa merasa agak bingung saat melihat tingkah laku dari grave thief, dua heran kenapa lich itu merubah cara memandangnya setelah melihat buku yang dia bawa.


“Kenapa dia tiba-tiba berubah?” tanya boa dengan penasaran.


[Itu dikarenakan dia adalah seorang necromancer yang memiliki keterkaitan dengan belzebub, dia berpikir jika kau memilih berkah dari salah satu tujuh dosa mematikan itu]


Mendengar penjelasan dari nebula, boa termenung dia teringat dengan lalat yang memberinya dua kelereng yang menyimpan dua kekuatan terbaiknya.

__ADS_1


Yang pertama adalah [demon God bugs] item konsumsi memberinya kekuatan mengendalikan serangga dan membuat jenis serangga yang dia inginkan. Seluruh pasukan serangga milikinya adalah hasil dari kemampuan yang diberikan oleh belzebub.


Sementara item kedua masih tersegel, karena peringatan dari belzebub yang mengatakan jika setidaknya menunggu sebulan setelah menggunakan item pertama, atau boa akan mati.


“Jika diingat-ingat ini sudah mampir satu bulan sejak aku memakan kelereng menjijikan itu bukan?”


Wajah boa seketika berubah menjadi hijau saat mengingat rasa dari permen [Demons God Bugs].


“Yuick, apa rasa permen hitam itu ajan lebih buruk? Aku berharap tidak”


[Tinggal 5 jam 45 menit 9 detik hingga waktu untuk mengkonsultasikan pil kedua, tentang rasa kau tidak perlu menghawatirkan itu]


Boa hanya memasang wajah tidak percaya saat mendengar penjelasan dari nebula.


“Iya kah?”


[……….]


Selamat keduanya mengobrol, pasukan grave thief mulai berantakan membuat pergerakan pasukan Beetles semakin cepat, hanya tinggal beberapa sedikit lagi untuk mencapai tempat grave thief. Tapi tentu bos monster itu tidak akan tinggal diam.


“Aku memanggil kalian wahai pelayan-pelayan ku yang setia!!!!, penuhi panggilan tuan mu dan habisi musuh-musuhku!!!!”


Krieeeeeeeeeekkkk!!!!


Suara jeritan terdengar keras saat sebuah gerbang di udara terbuka dan mengeluarkan seekor naga tulang.


Boa segera memerintahkan kepada pasukan Beetles untuk mundur dan menyusun kembali barisan. Dia juga mengeluarkan beberapa pasukan tambahan untuk menyeimbangi pasukan grave thief.


Dalam sekejap puluhan ribu pasukan dari masing-masing kubu berhadapan, bersiap untuk memulai babak kedua.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.

__ADS_1


Bezel yang menonton perang antara pasukan serangga dan skeleton membuat wajahnya menjadi murung saat melihat banyaknya pasukan yang bersiap untuk perang.


Saat ini dia adalah seorang mage dengan 3 element. Api, racun dan angin. Dia berpikir untuk menjadi seorang Sage dan menaikan element miliki menjadi 4, tapi sayangnya itu sulit dikarenakan tidak ada yang tahu bagai mana cara untuk menjadi seorang Sage.


Gurunya sendi yang merupakan seorang Great mage hanya bisa mengambil 3 element, itu membuat Bezel sangat frustasi karena tidak memiliki cara untuk menjadi seorang Sage yang sangat dia idamkan.


Lalu sebuah titik terang terlihat saat dia mendengar informasi jika terdapat sebuah item penambahan jumlah elemen untuk penyihir, yang dijual di Winner store. Dia merasa sangat senang saat mendengar informasi itu sekaligus cemas, pasalnya harga yang ditawarkan untuk item itu bisa dibilang sangatlah mahal untuk orang sepertinya.


Hanya satu item yang tersedia dengan harga 70.000 poin. Walaupun dia sendiri tau jika itu adalah item dengan efek luar biasa tapi dia masih ingin protes dengan harga yang ditawarkan. Dia sangat khawatir jika mage yang lebih kaya akan membeli item itu sebelum dirinya.


‘Aku Mendengar jika Galilei berhasil membunuh monster boss, apa dia akan membeli item itu?’ batinnya terus mengatakan hal yang sama.


Tapi dia bisa bernafas lega saat tidak ada seorangpun yang menyentuh item itu. Dia pun berniat untuk fokus mencari lebih banyak poin di babak kedua tapi rencananya berantakan saat ledakan besar itu membunuh banyak pemain.


Walaupun dia marah karena tidak mendapat terlalu banyak poin, tapi mau bagaimana lagi game ini memang seperti itu, siap cepat dia dapat atau lebih tepatnya yang lebih kuat akan berkuasa.


Sekarang jalan satu-satunya adalah berburu pemain dan mengumpulkan poin atau mengalahkan bos monster yang dirasa akan mustahil untuk mengalahkannya.


Bezel terus mengawasi pertandingan dari udara dengan sapu terbang. Dia melihat perang antar kedua pasukan yang cukup menarik.


Pasukan Beetles yang kuat dengan mudah menghancurkan prajurit tengkorak, sementara itu pasukan yang terdiri dari dulahan cukup memberikan perlawanan. Penyihir dari pihak grave thief terus memberikan serangan tapi selalu dihalangi dengan perisai milik Beetles tank.


Sementara itu naga tulang yang terbang terus menyerang dari atas menyemburkan api beracun dan membakar, mengakibatkan kerusakan besar pada pasukan Beetles. Menghadapi naga tulang, boa kembali mengeluarkan kunang-kunang dari punggungnya.


Krieeeeeek!!!


Teriak naga terdengar saat ledakan dari kunang-kunang menghujani tubuh naga. Perang terus terjadi dengan sengit hingga akhirnya boa yang terlihat bosan mulai turun tangan.


“mungkin ada kesempatan untuk mencuri poin” Ucap Bezel yang mulai memikirkan cara untuk membunuh bos monster atau gadis serangga, bahkan mungkin keduanya.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.

__ADS_1


CHP 168 end.


__ADS_2