
“baik mulai fase berikutnya”
Legui yang melihat proses syuting berjalan baik segera menginstruksikan memulai fase dimana pertempuran akan segera dimulai.
“sudah cukup aku tidak perlu ijin mu untuk membawa jumin [dark Spear]”
Ulric yang berperan sebagai tokoh antagonis menyerang roman. Tapi jika diperhatikan dengan detail serangan ulric yang berupa tombak hitam bukan ditujukan untuk roman namun untuk penghulu di sampingnya.
Dalam skenario ulric berniat menyerang roman namun dia menghindar dan serangan itu malah mengenai penghulu di samping roman, setelah itu fase pertempuran pun dimulai.
Seluruh npc di sini akan terbunuh oleh dampak pertempuran, dan Greja pun akan roboh akibat dari pertempuran dahsyat antara roman dan ulric, yang pada akhirnya dimenangkan oleh roman.
Dan ending ditutup dengan roman memasang cincin nikah pada jumin.
“sangat sempurna”
Legui berkata pelan saat kembali memikirkan sekenario filmnya. Tapi sebuah kejadian tidak terduga terjadi.
Serangan dari ulric bukanya mengenai penghulu sesuai sekenario tapi malah berbelok dan mengenai si pemeran wanita, jumin.
“guaaaak aaaaaa”
Teriakkan keras dari pemeran wanita saat terkena skill yang seharusnya tidak dia terima, dia langsung terjatuh dari podium setinggi satu setengah meter setelah terkena serangan.
Semua orang terdiam saat melihat jumin terjatuh dari podium, para pemeran lain tidak tau apa yang harus dilakukan karena kejadian tidak sesuai sekenario.
Para penonton Livestream yang tidak tahu apa-apa mengira sekenario memang berjalan seperti itu. Sementara itu para npc yang masih ketakutan dan hanya bisa duduk diam karena tempat itu telah di kepungan.
“kenapa dia malah menyerang jumin”
Legui yang melihat kejadian yang tidak sesuai sekenario bertanya pada asistennya.
“serangannya memang ditujukan pada penghulu namun tiba-tiba berbelok”
“ya aku juga melihatnya sialan, kau pikir aku buta apah”
Legui yang dipenuhi kemarahan membentak si asisten. Saat ini mereka tengah melakukan siaran langsung jadi mereka tidak bisa mengulang dari awal.
“tidak berguna, roman baca skripsi baru dan berekting”
Dengan cepat legui menulis ulang skenario.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Di depan laptop seorang wanita sedang melihat live streaming yang sedang panas di bicarakan akhir-akhir ini.
“aku tidak tahu kenapa orang-orang suka menonton ini”
Merasa penasaran setelah melihat iklan di berbagai media dan jumlah penayangan setiap episode yang mencapai jutaan membuatnya rela meluangkan waktu untuk melihat live streaming.
“membosankan”
Adegan pertarungan di Greja yang terasa sangat biasa membuatnya kehilangan minat. tapi saat dia berniat mematikan laptop, serangan dari pihak ketiga yang menggangu pertempuran antara kedua pihak membuatnya tertarik.
Ribuan serangga yang datang entah dari mana menyerang para pemain. Disaat kekacauan proses Live streaming, beberapa pemain ikut menyerang temannya sendiri seakan telah dikendalikan.
Di tengah kekacauan muncul gadis berambut hitam panjang bertanduk besar, dengan seragam hitam yang berjalan tenang.
Wanita yang tadi merasa bosan seketika menatap layar laptopnya dengan intens. Dia terus melihat gadis yang baru saja muncul dengan teliti.
Para pemain yang menjadi aktor di live streaming terdiam melihat kedatangan gadis yang memancarkan aura mengerikan di sekelilingnya. Membuat tidak ada yang berani mendekat.
Senyum lebar terbentuk di wajah wanita yang sangat mengenal gadis di layar laptopnya.
“boa”
Seakan telah sangat lama tidak melihat wajah boa, wanita itu dipenuhi suka cita saat melihat pemimpin dari guild hidra didepannya.
Viper salah satu dari 9 kepala hidra. Di dunia nyata dia hanya seorang psikiater bisa, namun saat di dunia virtual dia bagaikan sebuah bencana.
Sejak boa menghancurkan dww3 online, hidupnya seakan membosankan. Hanya terus bermain seperti orang lain membuatnya merasa stress.
Dengan cepat dia mematikan laptop dan segera menuju tempat tidur. Saat vgear telah terpasang di kepala dia bersiap memasuki dunia virtual.
.
.
.
.
.
Awalnya semua berjalan lancar saat pertemuan antara pihak roman dan ulric berlangsung. Beberapa npc terbunuh karena serangan yang disengaja.
Tapi entah kenapa semua serangan yang diarahkan pada penghulu berbelok mengenai target lain. Kejadian ini membuat legui menjadi kesal karena keadaan tidak berjalan seperti yang dia inginkan.
‘apa dia memiliki sebuah pelindung’
Dengan kesal legui menatap penghulu yang berusaha melerai para pemain yang tengah bertarung tapi tidak ada seorangpun yang memperdulikan.
Woossshh
Bola api yang di lempar oleh seorang penyihir menuju kearah penghulu namun seperti sebelumnya, sihir kembali berbelok dan mengenai orang lain.
“brengsek”
__ADS_1
Umpatan legui terdengar saat dia tidak tahan dengan kekesalan yang dia alami saat serangan mage yang dia suruh menyerang kembali gagal. Merasa percuma menyerang penghulu yang dilindungi, legui kembali fokus pada pertarungan roman dan ulric.
Tapi seakan nasib buruk menghantui mereka, kejadian aneh kembali terjadi. Tiba-tiba ribuan serangga menyerbu tempat itu membuat para pemain kebingungan.
Para pemain tidak dapat menahan semua serangan dari serangga dari berbagai arah menyebabkan korban berjatuhan. Kekacauan bertambah besar saat beberapa pemain berkelakuan aneh.
“sialan apa lagi ini”
Legui berteriak saat melihat kekacauan didepannya. Para pemain yang saling menyerang satu sama lain dan serangga yang berterbangan di sekitar npc seakan melindungi mereka.
“direktur lihat gadis itu”
Asisten di sampingnya menunjuk seorang gadis berpakaian seragam serba hitam yang berjalan santai di tengah kekacauan tempat syuting.
“hei siapa kau, apa kau yang melakukan semua ini?”
Mendengar pertanyaan dari legui, gadis itu hanya menoleh dan beberapa saat setelah menatap pria itu, dengan wajah bosan gadis berambut hitam itu berbalik.
Mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dari gadis itu membuat legui marah, dia tidak lagi peduli dengan live streaming yang masih berlangsung dan berniat menyerang gadis yang telah mengabaikan dirinya.
Tapi saat dia berniat menggunakan sihir angin, dari gadis itu terpancar aura yang mengerikan.
[Kau terkena aura penindasan]
[Kau terintimidasi seluruh stat akan berkurang 30%]
[Kau Terkena status fear tubuhmu akan terganggu dan seluruh skill akan terkunci selama 1 menit]
‘apa-apaan’
Bukan hanya legui yang kaget dengan debuff gila yang berasal dari aura gadis bertanduk itu, tapi semua pemain yang sedang berkelahi pun terdiam saat terkena aura.
“aku tidak berniat mencampuri urusan mu. Tapi masalahnya aku memiliki urusan di tempat ini”
Dengan tenang gadis itu berbicara pada legui. Ratusan ribu penonton live streaming seakan pernah melihat wajah gadis yang sedang mengacaukan siaran langsung ini. Wajahnya tidak disensor seakan dia melakukan itu dengan sengaja.
“aku sangat sibuk, jadi aku memberi waktu 5 detik untuk kalian meninggalkan tempat ini”
Walaupun sudah diperingatkan namun tidak ada seorangpun yang meninggalkan tempat itu. Para penonton menganggap jika mereka akan melawan gadis itu.
Tapi kenyataannya adalah mereka semua terkena status [fear] tidak dapat bergerak hingga 1 menit.
“yah jika itu yang kalian inginkan”
Perlahan boa menodongkan pistol kearah para pemain yang masih tidak bergerak.
.
.
.
.
Chp 92 end.
__ADS_1