
Disaat keempat clone dirinya bertarung dengan Galilei. Boa tengah menghadapi 2 monster bos secara bersamaan.
__________________________________________
[Light bringers]
Ras : angel
Level : 350
Hp : 600.000
MP : 500.000
__________________________________________
[Frost Giant zombie]
Ras : zombie
Level : 360
Hp : 1.300.000
MP : 250.000
__________________________________________
“Zombe dan malaikat? Kurasa ini akan menjadi akhir dari liga profesional”
Boa melihat ke mini map dan Menyadari jika para pemain yang tersisa hanya mereka yang tidak dia anggap sebagai ancaman, seperti sexy species dan excalibur. Sementara guild yang lain segera di bereskan oleh para clone.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
.
Boa POV
Dengan cepat salah satu bos monster datang menuju ke arahku. Dia terbang dengan 4 sayap sementara matanya ditutupi oleh kain. Melihat itu aku pun melakukan hal yang sama, dengan cepat aku terbang ke arahnya sebagai sambutan.
Melihat aku datang light bringer melancarkan serangannya. Sebuah topan tercipta dari kibasan sayap, tapi itu tidak akan cukup untuk menghentikan aku.
Hanya perlu menggunakan [Flickr] aku berpindah ke belakang Malaikat dan berniat untuk mencakar tapi sebuah barrier menghalau serangan ku.
Prang
Suara dari barrier yang pecah terdengar saat aku menghancurkannya. Malaikat pun akhirnya menyadari jika selama ini aku berada di belakangnya.
Dengan cepat malaikat terbang menjauh untuk memberi jarak, dia terlihat sangat kaget saat mengetahui keberadaan ku. Apa dia tipe penyerang jarak jauh atau dia melakukan itu hanya karena kaget? Membingungkan.
Saat malaikat itu terbang menjauh dia mengepakkan sayapnya dengan keras sehingga puluhan bulu sayapnya terlepas dan terbang dengan cepat ke arahku.
Karena kecepatan dan jarak yang terlalu dekat membuatku tidak sempat untuk menghindar.
-10.438
-10.438
-10.438
………..
…….
…
“Hemmm, itu cukup menggelitik” ucapku saat merasakan hujan bulu sayap yang terbang kearahku. Bekas luka dari serangan itu dalam sekejap disembuhkan dengan skill [auto healing EX].
Melihat jika serangannya tidak efektif, malaikat kembali mengerahkan kekuatannya. Dia melantunkan mantra yang cukup panjang menandakan jika sihir yang akan dia gunakan kali ini memiliki rank tinggi.
“Seperti aku akan membiarkan itu terjadi”
Terbang dengan cepat aku berniat mengganggunya tapi Sambaran petir yang melindungi malaikat itu mencegahku lebih dekat.
__ADS_1
“Mirip seperti skill [electrik fienc]” gumanku
Menggunakan cara lain aku menggunakan [telekinesis] untuk menariknya. Malaikat itu tersentak kaget saat tubuhnya terasa sesak seakan ada sesuatu yang menghimpit dirinya. Dan diapun menyadari saat melihat tanganku terkepal seakan menggenggam sesuatu dan mengrah padanya.
Saat si malaikat aku tarik mendekat, aku dengan cepat terbang kearahnya. Malaikat itu berusaha menyerang ku dengan sihirnya tapi aku dengan mudah menghindar.
Saat aku semakin mendekat dan bersiap untuk menyerang dengan cakar ku, malaikat itu meringkuk dan menutup tubuhnya dengan keempat sayap. Dan Perlahan-lahan tubuh si malaikat bersinar terang.
“Tck, serangan klasik” ucapku saat melihat serangan yang akan digunakan oleh light bringer. Tidak lama kemudian seluruh tubuh malaikat itu ditutup oleh cahaya, lalu-
Blaaaaaaaaar
Ledakan cahaya yang sangat besar terjadi meluluh lantakkan Kangin dan beberapa kilometer permukaan tanah. Sementara itu aku tetap terbang ke arah malaikat tidak peduli dengan kerusakan dari ledakan itu.
-59.755
-59.755
-59.755
………..
…….
….
Setelah menggunakan skill itu aku melihat jika kesehatan dari si malaikat berkurang hingga menyisakan 75%, sepertinya itu memang serangan bunuh diri.
Aku berhasil mendekatinya sekarang tapi malaikat itu kembali berusaha untuk menjauh, namun kecepatannya perlahan berkurang saat aku menggunakan efek gelar [master of petrified] untuk memperlambatnya.
Mendapat kesempatan aku segera menyerangnya dengan cakar ku yang telah dilapisi dengan [venom claw], [grim reaper hands] dan [soul scratch].
-9451
-15047 hit critical
-9451
…….
….
..
[Target terkena status (bleeding)]
[Target terkena Status (keracunan), efek racun akan diperkuat]
[Kau berhasil meracuni target]
-55.439
-42.814
-45.439
-42.814
-55.439
…...
.…
..
Graaaaahhh!!!
Malaikat itu menjerit keras saat dadanya terluka karena goresan dari cakar-cakar ku. Hanya dengan satu serangan dan kesehatan monster bos di depanku turun hingga 60%. Dan saat serangan keduaku mendarat di dadanya, efek dari skill yang aku baru pelajari muncul.
[Skill (ashura wrath) aktif target terkena status (stun)]
[Memasuki tahap 2 skill, menerima buff (wrath)]
Tubuhku kemudian terbakar dengan api, ini berbeda dari api yang aku rasakan saat dalam mode [spirit body]. Aku merasakan kecepatan ku naik saat Dalam mode ini.
Aku kembali melakukan serangan pada malaikat yang masih terkena [stun]
Jraaaas
__ADS_1
-13.107
-61.843
-19.948 hit critical
-82.912 hit critical
-13.107
……..…
…….
…
Ah, ini terlalu gila. Setiap serangan yang aku berikan akan menghasilkan dua damage yang berbeda dari fisik dan sihir, lalu setiap kali berhasil memberikan 6 serangga maka target otomatis akan terkena [stun] ini membuat malaikat ini menjadi samsak tinju tanpa perlawanan apapun
[Selamat pemain boa telah berhasil mengalahkan bos monster light bringer]
[Hadiah 35.000 koin dan unik chest]
[Mendapat light bringer wings 3× sebagai rampasan]
[Mendapat light bringer head 1× sebagai rampasan]
Deretan notifikasi terdengar saat malaikat di depanku terjatuh tak berdaya ke bumi. Aku tidak terlalu peduli dengan apa yang aku dapatkan.
Terhitung sudah ada 1 kotak legendaris dan 2 unik. Aku agak bingung dengan apa yang akan aku lakukan dengan harta ini. Para pemain biasa akan menusuk temanya sendiri untuk mendapatkannya. Sementara aku merasa jika tidak memerlukan apapun saat ini.
“Mungkin lebih baik aku simpan di brankas dulu” gumanku.
Setelah itu aku segera menuju tempat bos monster kedua. Aku dapat melihat sosok raksasa dari kejauhan membawa pedang menuju ke arahku. Seluruh tubuhnya memancarkan aura dingin dengan kabut yang menutupi.
“Aku rasa ini akan lebih membosankan dari yang pertama”
Zombie memiliki pergerakan yang lambat apalagi jika element yang dia miliki adalah es. Walaupun damage yang dimiliki sangat merusak tapi tidak akan cukup membuatku khawatir.
Menggunakan skill [titan] aku memperbesar tubuhku hingga 10 meter, sementara tinggi dari frost Giant zombie adalah sekitar 15 meter.
Seperti yang aku duga, pergerakan raksasa zombie ini benar-benar lambat. Bagai film manusia ultra. Pertaruhan kami terjadi seakan ada suatu efek slow motion.
“Sangat kacau” gumanku saat melihat ayunan pedang dari frost Giant zombie yang butuh 2 menit untuk sampai ke target. Aku pun menggunakan lenganku untuk menahan tapi-
-167.053
Jraaaas
Lenganku langsung putus saat mencoba menangkisnya. Darah lahar langsung keluar dan membakar hutan yang berada dibawah kakiku.
“Padahal aku memilih pengurangan 20% damage fisik dan pengurangan dari [spirit body] tapi ini masih 100 ribu dalam 1 kali tebas? Apa karena serangannya mengandung elemen air? Ya aku rasa itu jawabannya”
Aku terus menatap lenganku yang terputus, dengan cepat keadaannya kembali ke semula seakan tidak ada yang terjadi karena skill [Auto healing EX]. Sementara itu frost Giant zombie kembali melancarkan serangannya tapi karena bosan menunggu serangan yang tidak kunjung datang aku menggunakan [petrified Gaza] dan dalam sekejap Giant frost menjadi patung.
[Selamat kepada pemain boa telah berhasil mengalahkan bos monster frost Giant zombie]
[Menerima 35.000 sebagai hadiah]
[Mendapat unik chest sebagai hadiah]
[Mendapat frost Giant zombie sword sebagai rampasan]
[Mendapat frost Giant zombie esens sebagai rampasan]
Kembali rentetan notifikasi terdengar tapi tetap aku tidak merasa apapun. Mungkin sudah saatnya untuk logout. Saat ini tim yang tersisa hanya tinggal Guild sexy species dan excalibur.
Aku tidak peduli siapa diantara mereka yang mendapat gelar [first Champions]. Yang aku pedulikan hanya logout dan tidur sekarang.
Aku benar-benar mengantuk.
.
.
[Jangan lupa like dan komen guys]
.
.
__ADS_1
Chp 193 end.