PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
call


__ADS_3

[quest mendapat kepercayaan dari savia]


Keterangan : savia seorang megic engineer yang menjadi pemilik rumah mesra terbesar di distrik lampu merah kota les maquie. Selesai persyaratan yang dia ajukan maka dia akan bersedia untuk pindah ke kota emerald scale.


Syarat penyelesaian :


(1) menyediakan tempat untuk savia mendirikan usahanya di kota emerald scale (selesai)


(2) membebaskan para bawahan savia dari mansion marquis belfo. 0/6


Reward : savia akan bersedia berpindah ke kota emerald scale dan kemungkinan fitur pengembangan technologi sihir bisa terbuka jika savia mau menjadi instruktur.


Komo membaca rincian quest yang baru saja boa dapatkan.


“teknologi sihir huh. Menarik”


Sama seperti boa, wajah penuh senyum pun tercipta saat Komo melihat rincian quest itu. Namun sesaat kemudian senyum itu hilang.


“bagaimana caranya dia memindahkan seluruh bawahan savia?, walaupun dia tidak memberikan jumlah pasti tapi dilihat dari predikat pemilik rumah mesra terbesar di kota sudah cukup memberitahu jika bawahan yang dimiliki induk semang itu cukup banyak bukan?”


Gadis kadal itu termenung memikirkan apa yang akan temanya perbuat.


“teleport tidak mungkin karena boa sendiri mengatakan jika dia hanya bisa membawa maksimal 5 orang bersamanya, dan dia hanya memiliki 10x teleport perhari”


Merasa bingung karena tidak memiliki jawaban, akhirnya Komo kembali menghubungi boa lewat friend chat.



“gerbang teleportasi huh. Jika begitu aku akan mengirimkan pasukan penjemputan di desa tujuan”



“jadi apa rencana mu untuk membebaskan Sandra?”



“wow sangat simpel dan mudah dipahami”


Setelah beberapa saat mereka mengobrol komo mematikan friends chat.


“kirakira akan seperti apa fitur pengembangan teknologi sihir itu? Aku sangat penasaran”


Komo perlaha membuka gorden jendela ruang yang dia jadikan sebagai ruang kerja pribadinya. Dibalik jendela kota yang terus di bangun tanpa henti berubah drastis.


Rumah yang dulu hanya dibuat sederhana sekarang berubah menjadi gedung puluhan lantai, pasar yang kumuh diubah menjadi pusat perbelanjaan berkelas. Tidak ubahnya seperti kota modern beberapa gedung pencakar langit pun sedang di bangun.

__ADS_1


“desa sudah dibangun, walaupun bukan termasuk tapi aku sudah membuat dermaga, hanya tersisa penambahan penduduk”


Komo melihat para penduduk kota yang dengan semangat menjalani kehidupan sehari-hari mereka dari atas gedung parlemen yang baru di bangun.


“aku tidak sabar dengan apa yang bisa dilakukan jika kota ini menjadi sebuah kerajaan”


Cukup lama Komo melihat kondisi kota hingga dia beranjak dari posisinya.


“fran apa kau sedang sibuk?”


.


.


.


.


White berpisah dari lurd yang segera kembali ke kedai miliknya setelah mereka keluar dari tempat hiburan malam itu.


“apa yang harus kulakukan sekarang? Quest yang di berikan Savia tidak memberikan batas waktu, tapi aku khawatir jika terlalu lama salah seorang dari Sandra akan tewas”


White melihat mini map yang memperlihatkan kondisi Sandra yang mengenaskan.


“jika salah satu dari mereka tidak berhasil selamat mungkin akan berakibat penurunan kepercayaan savia, itu sangat buruk untuk rencana kedepannya”


“kurasa sudah saatnya logout”


Setelah beberapa saat berkeliling distrik lampu merah white segera menyewa kamar penginapan untuk logout.


#


Hari berikutnya.


Di ruangan makan Ningrum dengan kedua adiknya yang tengah sarapan. Perhatian mereka teralihkan pada iklan pengumuman event baru dari game dgo.


“wohoo akhirnya mereka memulainya”


Arthur sangat bersemangat dengan event yang akan diadakan game vr terbaik saat ini.


“sepertinya kau sudah tahu akan ada event”


Ningrum yang sedang tengah memperhatikan Sherly yang berusaha untuk makan sediri sambil duduk di pangkuannya merasa tertarik dengan event game yang tengah dia mainkan.


“sebenarnya informasi tentang akan adanya event ini sudah tersebar sejak beberapa Minggu lalu”

__ADS_1


“begitu, lalu apa kau tau event macam apa yang akan diadakan?”


“entahlah, kabar yang beredar jika akan ada lebih dari 10 perlombaan yang akan di adakan”


Mereka terus berbincang membicarakan tentang perkembangan guild excalibur yang dipimpin oleh Arthur, dia mengatakan jika guild miliknya sudah mendapatkan kota miliknya sendiri.


“membicarakan tentang perkembangan kota bukankah kota yang kakak pimpin bersama yang lain sudah cukup untuk dijadikan kerajaan?”


Arthur mengingat video tentang kota emerald scale yang memperlihatkan perkembangan kota itu.


“kami hanya membutuhkan lebih banyak penduduk”


“begitukah? Emm...”


Perhatian arthur teralihkan saat seorang pembantu menghampiri mereka.


“non ini dari tuan”


Kata pembantu itu sambil menyerahkan sebuah smartphone.


‘kenapa dia tidak menelepon langsung pada nomor milikku saja’


Batin Ningrum saat dia menerima telepon dari pembantu itu.


“terimakasih bi”


“sama-sama”


Pembantu itupun segera menjauh dari meja mereka.


“bapa?”


Sherly yang mendengar ayahnya menelepon merasa penasaran.


“habiskan makanannya dulu okey”


“hem”


Dengan cepat Sherly memasukkan makanan di depannya dengan terburu-buru, melihat itu Ningrum khawatir jika adiknya akan tersedak.


.


.


.

__ADS_1


Chp 82 end.


__ADS_2