PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 3.32 sudut pandang korban


__ADS_3

[Kau harus memenangkan dirimu]


Melihat perubahan sikapku, nebula khawatir jika dia akan membuat masalah di dalam kota.


“Apa yang kau katakan? Apa aku terlihat seperti orang yang mengalami gangguan mental?”


Aku hanya tersenyum kecil saat melihat pantulan wajahku di cermin. Setelah itu aku kembali mencari item [Titan blood] yang sempat tertunda. Di sekitar tempat item yang aku inginkan terdapat cukup banyak pemain yang sedang melihat-lihat di tempat itu.


Tanpa memperdulikan Mereka aku segera bergegas untuk menyelesaikan tujuanku datang ke toko ini. Semakin lama aku berada di sini semakin membuatku merasa tidak nyaman.


“Hey, berhenti apa yang ingin kau lakukan?”


Seorang pemain yang dari awal sudah berada di tempat itu langsung bertanya saat aku mendekati item itu.


“Apa urusanmu? Enyah” Balasku dengan dingin tanpa perlu menatapnya, aku terus berjalan melewati pemai itu.


“Sialan, kau tidak boleh kesana” dengan keras pemain yang menggunakan jas hitam itu menarik tangan kananku.


“Item yang berada di sana telah di pesan oleh seseorang, jangan membuang-buang waktu hanya untuk melihat-lihat. Cepat pergi”


Dengan seringai diwajahnya, lelaki itu mengucapkan perkataannya dengan sombong.


“Aku tidak tahu jika toko ini memiliki fitur pemesanan, sementara itu kau sendiri siapa? Aku sangat yakin kau bukan petugas toko ini”


Wajah lelaki itu seketika menegang saat mendengar perkataanku. Tanpa memperdulikannya yang wajahnya mulai memerah, aku kembali berjalan. Sementara para pemain yang berada di sekitar mulai bergosip, membuat si lelaki berjas hitam mulai kesal. Tapi karena dia tidak bisa membuat kekacauan di tempat ini maka dia lebih memilih diam dan melihat.


Aku berhenti di depan kotak kaca yang didalamnya terdapat sebuah bongkahan batu berwarna merah.


__________________________________________


[Fire Titan blood]


Rating : unik


Tipe : Item konsumsi


Keterangan : darah seorang Titan elemen api yang membeku. Saat digunakan akan membuat pengguna mewarisi garis keturunan Titan dan kekuatan mereka.


Harga : 80.000


__________________________________________


Hanya ada 1 darah Titan di toko ini, Tanpa pikir panjang aku segera menyentuh kotak kaca, sementara itu lelaki berjas hitam tersenyum sinis saat melihatku. Sepertinya dia sedang merencanakan sesuatu.


*Ding


[Poin yang diperlukan untuk pembelian tercukupi, apakah kau ingin membeli item (fire Titan blood) ?]


[Yes/No]


“Yes” aku segera menekan tombol konfirmasi, namun sebelum itu.


“Tidak, kau tidak bisa membelinya”


Pemain berjas hitam itu kembali menghentikanku.


.


.

__ADS_1


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


(Sudut pandang Ketiga)


Awalnya lelaki berjas hitam itu berpikir jika Clair hanyalah pemain yang ingin melihat-lihat saja. Dia berniat untuk mengejeknya setelah gadis itu puas melihat item yang harus dia jaga.


Tapi seketika wajahnya berubah dari sombong menjadi panik, saat warna kaca yang disentuh oleh gadis itu berubah warna pertanda jika gadis itu memiliki poin yang cukup untuk membeli item.


“Tidak, kau tidak bisa membelinya”


Teriak lelaki itu dengan panik. Hanya ada satu item [Titan blood] di toko ini dan bosnya sangat menginginkannya, agar tidak ada orang lain yang membeli item itu selagi si bos mencari poin dengan berbagai cara, dia di perintahkan untuk menjaga item tersebut.


‘Jika orang lain membeli item itu maka aku akan mendapatkan masalah besar’ pikir lelaki itu.


“Walaupun kau memiliki cukup poin tapi tetap kau tidak bisa membelinya. Sudah aku bilang bukan jika item ini sudah di pesan…. Woi, dengarkan jika orang sedang bicara br*ngsek”


Emosi lelaki itu tidak bisa ditahan saat clair tidak memperdulikannya dan tetap melakui transaksi. Merasa marah dia kemudian menarik lengan gadis itu lalu.


Plaak


Dengan keras dia menampar pipi perempuan yang dia anggap tidak memiliki sopan santun, hingga mulutnya mengeluarkan darah karena kuatnya tamparan yang dia berikan. Kesehatan gadis itu sampai menurun hingga 10%.


Sementara itu para pengunjung yang lain segera berkerumun karena Mendengar suara tamparan yang cukup keras.


“Eh, ada apa?”


“Ada yang berkelahi”


Kerumunan pengunjung mulai memadati tempat itu, membuat lelaki itu semakin kesal karena telah menjadi pusat perhatian.


“Sial, ini semua karena ka…….”


Jleeb


Tiba-tiba dengan cepat sebuah pisau dapur menusuk tenggorokannya, membuat kesehatannya turun tajam. Dengan panik lelaki itu menendang perut clair, untuk menjatuhkan gadis itu darinya.


“Br*ngsek!!!, gadis gila ini”


Lelaki itu mengumpat saat mencabut pisau dapur dari lehernya membuat darah mengalir deras membasahi jas yang dia kenakan. Karena perbedaan level yang cukup besar ditambah dia adalah seorang tank yang memiliki kesehatan yang tebal, serangan dari Clair hanya mengurangi 5% dari hp nya.


Berbeda dengan Clair yang sudah kehilangan 20% kesehatan dari tamparan dan tendangan yang dia terima.


“Dasar j*Lang, kau harus mengan……”


Kembali, sebelum lelaki itu menyelesaikan kalimatnya. Clair dengan cepat mengayunkan sebuah pemukul bisbol kayu.


Braaaaak


Tongkat kayu itu langsung patah saat mengenai kepala targetnya. Mendapat serangan yang begitu keras, lelaki itu terhuyung jatuh saat kesehatan berkurang hingga 10%.


Seakan tidak ingin memberikan nafas. Clair dengan sigap mengeluarkan kapak pemadam kebakaran. Melihat itu si lelaki panik dan berniat membela diri dengan salah satu skill yang dia miliki, tapi sayangnya dia lupa jika semua pemain tidak bisa menggunakan skill di toko ini. Lalu dia pun berniat mengambil item dari kantung ajaib, tapi sudah terlambat saat gadis itu dengan cepat mengayunkan kapak merah nya.


Jraaaas


“Gyaaaaaaaaa!!!!”

__ADS_1


Lelaki itu berteriak keras saat merasakan salah satu kakinya terpotong. Walaupun dia telah mengatur rasa sakit hanya 30% tapi seakan otaknya telah memproses apa yang dia lihat. Membuatnya merasakan rasa sakit yang sesungguhnya.


Setiap orang hanya terdiam melihat kejadian itu. Tidak ada yang berpikir untuk menolong pemain dari Fallenguards, guild top ke 6 yang memiliki martabat (kesombongan) yang tinggi.


Mereka hanya terus melihat saat pemain lelaki itu merangkak dengan tangannya berusaha menjauh dari gadis yang telah memotong kakinya.


Horor, lelaki merasakan ketakutan yang sangat kuat saat melihat wajah gadis itu. Walaupun dia terlihat tanpa ekspresi tapi itu hanya sebuah topeng. Saat kau menjadi si korban, kau akan melihat wajah asli dari gadis itu.


Wajah seorang psikopat.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


“T..oo…lol....ng”


Dia berusaha untuk meminta bantuan dari para pemain yang hanya menyaksikan tanpa ikut campur. Luka di lehernya membuat pita suaranya terganggu.


“Apa tadi dia bilang *****?”


“Yah, aku mendengarnya mengatakan itu”


“Mati saja kau brengs*k”


Para penonton yang salah mengartikan ucapannya malah memberikan makin yang membuatnya semakin putus asa. Lalu dia merasa jika tubuhnya terasa semakin berat dan saat dia menoleh ke belakang, dia kembali melihat wajah yang menakutkan itu lagi.


Gadis itu menginjak tubuhnya membuat tidak bisa kabur. dengan pisau dapur ditangan dia menarik rambut si lelaki.


“Sudah aku bilang bukan, kau kotoran sialan menyingkir” bisik clair tepat di telinga lelaki yang semakin tidak bisa mengendalikan dirinya.


“Aaaaaaaa!!!”


Dia hanya bisa berteriak saat merasakan lehernya tengah di gorok. Para penonton menutup wajah mereka saat melihat tontonan mengerikan itu.


Darah mulai mengucur deras membasahi lantai dan meciprati wajah cantik gadis yang tengah tersenyum sambil terus menggerakkan pisaunya hingga kesehatan lelaki itu habis dan.


Lehernya pun terputus.


“Kyaaaaaaa!!!!!”


Teriakkan terdengar saat seorang pemain tidak tahan dengan tontonan itu. Namun seakan tidak peduli. Clair dengan tenang kembali dengan urusannya sendiri. Membeli [Titan blood].


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


Chp 159 end.

__ADS_1


__ADS_2