
Seorang live streamer kembali membuat kehebohan saat di channel miliknya tengah mengadakan siaran langsung dadakan.
Dikarenakan dia adalah seorang streamer yang cukup terkenal membuat banyak penonton yang menyaksikan siaran langsung itu. Tapi ada yang berbeda kali ini, dibandingkan dengan hari-hari biasa yang hanya di tonton oleh beberapa puluh penonton saja, kali ini channel miliknya telah dikunjungi 100 ribu lebih penonton. Ini disebabkan oleh seorang bintang yang tenang dia siarkan secara langsung.
“Bawa aku ke ibuku…. Aku mulai ketakutan di sini.” ucap seorang pemain dengan Avatar Spectre yang sedang melakukan live streaming. Walaupun saat ini dia tengah di lihat oleh ratusan ribu penonton channel miliknya, tapi dia terlihat tidak peduli memperlihatkan sisi menyediakan dalam dirinya.
Tapi bukan hanya dia melainkan para penonton yang melihat kemunculan naga raksasa juga merasakan penasaran yang sama. Ketakutan.
Aura penindasan yang terpancar dari naga itu membuat setiap orang merasa mereka tidak berbeda dari seekor semut di depan monster legendaris dari dunia fantasi.
Saat naga itu telah terbang ke langit hujan lahar berjatuhan dari sayap naga yang terbakar membuat tanah meleleh. Spectre itu berusaha keras untuk menghindar dari cairan panas yang telah membunuh hampir setengah dari para pemain yang sedang menonton.
Lalu tiba-tiba langit malam menjadi terang seakan matahari telah muncul di atas kepala. Saat dia menoleh ke atas terlihat awan yang berada di langit telah menjadi kobaran api seakan-akan matahari itu sendiri telah jatuh menimpa bumi.
Semua penonton yang melihat live streaming menahan nafas saat melihat pemandangan spektakuler dimana lautan api telah memenuhi seluruh langit.
Kemudian sang naga Titan dengan tatapan mata pemangsa turun menembus awan api untuk menyelesaikan pertempuran.
***
AUTHOR POV
Apa yang kau rasakan saat memainkan karakter terkuat dalam sebuah game?.
Aku pernah memainkan sebuah game petualangan klasik linear di mana Setelah mengalah bos terakhir yang sangat kuat, para pemain dapat memulai kembali game dari awal dengan menggunakan Karakter bos terakhir itu.
Sensasinya Benar-benar sangat berbeda dari menggunakan karakter biasa. Bos terakhir terlalu overpower hingga dapat membunuh monster mob dengan sekali pukul dan menangani bos terakhir lebih cepat.
Yap aku menggunakan karakter bos terakhir untuk membunuh dirinya sendiri.
Sangat membingungkan.
Lalu bagaimana dengan naga, sebuah makhluk legendaris yang sering menjadi pihak antagonis dalam sebuah cerita. Banyak cerita dalam komik dan game yang menggunakan naga sebagai raja terakhir, Seperti Fairy tail dengan acnologia dan Minecraft dengan Ender dragon.
Itu menunjukkan betapa kuatnya eksistensi naga untuk memerankan tokoh bos terakhir, menyaingi iblis dan para koruptor (silit global).
***
BOA POV
Aku turun dengan kecepatan tinggi, meninggalkan jejak api yang membakar sayap ku.
Aku sudah pernah menjadi seekor naga di game lain sebelumnya jadi cukup berpengalaman memainkan karakter monster legendaris ini. Namun sungguh ukuran dari bentuk asli Titan dragon hidora begitu besar.
__ADS_1
Aku bahkan tidak menyangka naga bongsor ini dapat terbang, walaupun sayapnya cukup lebar tapi seharusnya akan tetap sulit untuk terbang. Tapi nyatanya tidak, aku dapat terbang tinggi seakan tidak ada masalah. Serta kecepatannya pun cukup tinggi seakan tidak masalah dengan hembusan angin.
Tatapanku tertuju pada dua makhluk yang telah membuat ku semarah ini. Dewa ormes dan baby nidhogg, keduanya hanya bisa menatap kedatanganku dari langit.
{{KAU AKAN AKU URUS LEBIH DULU CACING!!}}
Menaikan kecepatan turun aku segera menuju ke arah baby nidhogg. Tapi sebelum memulai pertempuran.
“[Magician domain], [space zone], [Demon lord domain]”
Tanah seluas ratusan kilometer Seketika berubah, pasir yang memenuhi sekitar kerajaan Olysdel mulai mencari menjadi lahar sementara udara di penuhi oleh asap beracun. Ini adalah domain raja iblis miliku sendiri. Sementara [magician domain] berfungsi mencegah siapapun menggunakan skill [teleportasi] untuk kabur dari domain yang telah aku buat.
{{DON'T GO ANYWHERE YOU PU*NK!!}}
Aku memberi peringatan pada dewa ormes yang agak ketakutan saat melihat wujud naga ku. Tapi ketakutan itu dengan cepat berubah menjadi kemarahan saat harga dirinya tidak terima direndahkan.
“[copy of light]”
Dengan amarah yang telah menguasai dirinya, dewa ormes mengeluarkan ribuaan [yellow thunder Spear] yang segera melesat kearahku.
{{HAHA.…SAMPAH.}}
Dengan satu kibasan sayap semua tombak Petir yang menuju ke arahku berbelok karena hembusan angin dan menyebabkan ledakan di berbagai tempat. Setelah itu aku segera menggunakan [Flicker] di belakang dewa ormes.
“Ghaaaaaakkk!!!”
Akibat seluruh stats yang telah di naikkan 10× saat menggunakan [monster form] membuat dewa ormes tidak sempat beraksi. Pukulan dariku membuat dewa itu terjatuh ke kolam lahar.
“Aaaa!!! Panas!! Panaaas!!!.”
Dewa dengan tinggi 10 meter itu terus meronta-ronta kesakitan ketika seluruh tubuhnya dilumuri cairan magma. Tapi aku segera mengalihkan perhatian saat sekali lagi aku merasa tanda bahannya. Dari kejauhan baby nidhogg yang seakan tidak masalah dengan berenang didalam pasir yang telah menjadi magma mulai mengumpulkan mana di sekitarnya, dan targetnya kali ini adalah aku.
Setelah beberapa saat bola mana telah berhasil di buat dan siap ditembakkan.
GROOOAAARRRRR
ZOOOMMMM
Dari mulut baby nidhogg laser cahaya yang telah membuatku tersiksa selama beberapa detik menyerang lagi. Tapi tidak ada sedikitpun niat untuk menghindari, melainkan aku meng serangan itu dengan jantan, meski sebenarnya aku adalah seorang perempuan.
Melihat laser cahaya yang semakin mendekat aku segera membuka mulutku lalu kemudian menelan semua laser cahaya dengan [black hole] yang berada di dalam mulutku. Laser cahaya yang dibuat baby nidhogg di serap [black hole] dan menjadikannya semakin membesar, hingga menyaingi ukuran [black hole] yang menghisap laser milik roaring sky saat event pertama DGO.
Mata baby nidhogg terbelalak saat melihat serangan miliknya dengan mudah dapat aku netralisir tanpa kerusakan apapun. Setelah selesai menghisap laser cahaya dari baby nidhogg, aku menelan [black hole] yang berad di dalam mulutku lalu segera mengaktifkan [big bang] saat [black hole] telah turun hingga tenggorokan.
__ADS_1
“[blast of destruction]”
ZOOOMMMM
Ledakan dari [big bang] aku gunakan untuk membuat serangan nafas naga ultimate buatan ku sendiri. Walaupun namanya agak memalukan karena aku memberi nama secara spontan, tetapi aku rasa itu cocok saat melihat kerusakan yang di hasilkan oleh serangan nafas ku membuat lubang beberapa kilometer di dalam tanah, hingga membentuk sebuah ngarai saat aku menggerakkan kepalaku.
Bahkan sampai memotong tubuh baby nidhogg yang memiliki pertanyaan sandar keras.
GROOOAAARRRRR
Terakhir cacing raksasa itu bergem kerassaat tubuhnya terpotong beberapa ratus meter. Aku sengaja tidak langsung membunuhnya karena para goblin yang aku inginkan Masih berada di dalam lambungnya.
Ketika Beby nidhogg masih berguling ke sana kemari di dalam kolam lahar panas karena kesakitan. Aku kembali merasakan bahaya dari arah lain. Itu adalah dewa ormes yang sepertinya sudah siap mengeluarkan serangan terbaik miliknya.
“Beri aku karuniamu wahai dewa pembantaian GRAM.”
Dengan tubuh di penuhi luka bakar, dewa ormes menatap ke langit sambil berteriak-teriak. lalu tiba-tiba lautan api di langit terbelah saat sebilah pedang turun jatuh ke bumi. Aku segera mengidentifikasi pedang itu tapi...
__________________________________________
[the wolf's beheading sword gram]
Ras : myth God
Titel : pedang pembunuh fafnir
Level : ?????
HP : ?????
MP : ?????
Keterangan : senjata yang di gunakan dewa sigurd membunuh dewa serigala fafnir. Setelah menyerap dari darah dewa serigala pedang dewa ini memiliki kecerdasan sendiri dan naik ke ranah dewa mitos.
__________________________________________
Melihat senjata dewa turun dari langit membuat taring-taring naga ku mulai meminta sesuatu untuk di gigit.
“Bukankah rank dari pedang itu bahkan lebih tinggi dari Dewi Roro kidul?. Menarik.”
...CHP 264 END...
...BERSAMBUNG...
__ADS_1