PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 3. 62 tidak ada sekutu jika tidak ada keuntungan


__ADS_3

judul macam apa lagi ini


__________________________________________


“Seraaaaang!!!” Teriak Hans greater sambil menunjukkan pedangnya pada boa.


Tapi para pemain yang tersisa hanya terdiam sambil melihat satu sama lain, suasana pun berubah menjadi sangat canggung.


Mengetahui jika para bawahannya tidak patuh, Hans greater menatap mereka dengan tajam. Melihat tatapan itu membuat semua pemain merasakan dingin di punggung mereka.


“A…atack!!!”


“Bodo amat… serang”


“…..Ouuhhhh”


Puluhan pemain yang menunggang kuda menyerbu raksasa api di depan mereka. Tapi sebelum mereka sampai mendekat, sebuah kejadian aneh di alami oleh semua orang.


Braaaaak


“““Guaaaakk!!!”””


Tiba-tiba sebuah tekanan yang sangat kuat membuat mereka semu terjatuh dari atas kuda, bahkan pohon-pohon di sekitar tempat itu mulai tumbang karena beratnya gravitasi yang berubah secara dramatis.


“Gohoook!!!”


Darah keluar dari mulut para pemain dan kuda yang terjebak di dalam Medan gravitasi, semakin lama gravitasi semakin berat membuat kesehatan mereka turun dengan cepat. Lalu-


Braaaaak


[Nebula : perasaan sfx nya gitu-gitu Mulu dah]


[Author : maaf]


Tanah selebar 10 meter seketika amblas membentuk sebuah jurang dan menelan semua pemain diatasnya. Hans greater hanya terpaku melihat semua itu, lalu dia menyadari jika perempuan raksasa yang menyebabkan semua ini mulai terbang mendekatinya.


Hans greater berniat untuk memacu kudanya agar kembali berlari tapi tiba-tiba kuda itu berontak. Hans greater yang panik pun tidak dapat mengendalikan kuda itu dan berakhir dengan dirinya terjatuh ke tanah.


“Brengsek dasar kuda sial…..hohoook!!!” sebelum Hans greater menyelesaikan kalimatnya, kuda itu lebih dulu menendangnya hingga terpental beberapa meter.


Pemuda itu menyadari jika kudanya menjadi aneh, matanya menjadi hijau dengan beberapa kaki laba-laba yang tumbuh di punggungnya. Kuda itu terlihat mirip dengan pasukan monster milik green scale.

__ADS_1


“Sejak kapan?” tanya Hans saat menyadari jika kuda kesayangan telah dirasuki oleh sesuatu. Tidak ada jawaban hanya suara ringkikan kuda itu yang berusaha sangat keras untuk membunuhnya, berkali-kali kuda itu berusaha untuk menggigit tuanya seakan dia sangat kelaparan. Tapi dengan cekatan Hans greater melakukan perlawanan.


“Dasar kuda sialan, beraninya kau menggigit tangan seorang yang memberimu makan. Mati saja kau” ucapnya dengan kesal sambil menusukkan pedangnya pada leher kuda itu.


Tapi seakan tidak merasakan apa-apa kuda itu tetap menyerang Hans greater dan berhasil menggigit lengan pemuda itu. Gigi yang sangat tajam tidak seperti kuda pada umumnya, seakan itu adalah gigi-gigi hiu.


“Gaaaahh!!” teriak Hans greater saat lengannya terputus oleh gigitan kuda. Setelah mendapatkan lengan majikannya dengan lahap kuda itu memakannya, hingga terdengar suara retakan saat gigi kuda itu meremukkan tulang lengan Hans greater. Hans greater hanya terpaku melihat semua itu.


“Kuda yang bagus”


Terdengar suara dari seorang gadis yang selama ini berusaha dia hindari. Hans greater kemudian mengalihkan perhatiannya pada asal suara dan mendapati jika raksasa perempuan itu tengah duduk jongkok melihat kearah mereka.


‘Apa ini imajinasiku saja atau dia memang bertambah besar’ batin Hans greater saat melihat sosok boa.


Dia memang tidak salah melihat karena saat ini ukuran tubuh boa sudah mencapai 10 meter, 2x lebih besar dari sebelumnya. Saking besarnya tubuh perempuan itu, dia bahkan dapat mengangkat satu kuda hanya dengan telapak tangannya saja.


“Aaahh, kau pintar. Kau menjadi milikku sekarang” ucap boa saat dia bermain dengan kuda Hans greater yang berada di telapak tangannya.


Setelah itu boa mengangkat kuda itu lalu dia memasukannya ke dalam mulutnya.


“Gluk” dari tenggorokan yang menelan sesuatu terdengar.


“Oke itu cukup enak… tapi masih kurang” kemudian boa melihat kearah Hans greater yang mulai sadar jika dia dalam bahaya.


“Tck, sial. Kau benar-benar menyerang kami hanya karena ingin mengacaukan DGO, tidak aku tidak akan membiarkan itu terjadi walaupun harus mengorbankan nyawa, aku akan menghetikan mu. Aku akan……” Hans greater terus berbicara dengan gagah berani seperti seorang pahlawan yang bertemu jenderal iblis.


Mendengar itu boa hanya bisa diam karena bingung dengan perubahan sikap Hans Great yang berubah drastis.


‘Kenapa lagi nih orang? Apa kepalanya membentur sesuatu?’ pikir boa melihat tingkah Hans greater yang masih saja bicara sesuatu yang tidak jelas.


Tapi kemudian dia menyadari jika terdapat kristal hijau di atas kepala Hans greater yang memberitahu jika pemuda itu sedang melakukan live streaming.


“bla bla bla bla bla bla bla” Hans Great terus berbicara dengan tingkah yang mendramatisir. Dan boa hanya duduk berjongkok melihat kelakuan pemuda itu.


“……Dengan demikian aku akan mengumpulkan seluruh kekuatan yang ada untuk mengalahkan mu wahai raja iblis” ucap Hans greater sambil menunjuk kearah boa. Gadis itu pun terlihat linglung sambil melihat ke kanan kiri yang tidak terdapat siapapun selain dirinya.


“Oh, apa ini giliran ku? Dialog apa yang harus aku katakan? Dimana naskahnya dimana!!! Tidak ada naskaaah!!!” dengan panik boa berusaha untuk mencari sesuatu.


Sebenarnya Hans greater berusaha untuk menarik perhatian para top guild untuk bersatu melawan boa, dia mengatakan jika pemain di depannya terlalu kuat hingga mengancam keseimbangan permainan. Dia bahkan meminta pihak takeeasy corp untuk melakukan Nerf pada gadis itu.


“Buwahahaha” Mendengar itu gadis raksasa hanya tertawa terbahak-bahak hingga membuat semua binatang lari ketakutan. Tapi Hans greater masih tetap tenang sambil menatap tajam ke arahnya.

__ADS_1


“Kau mengatakan semua omong kosong itu, padahal kau beserta guild-guild top lain malah memonopoli winner store”


Mendengar perkataan boa, wajah Hans greater menjadi sedih dia benar-benar berakting dengan sangat baik.


“Itu fitnah, guild suci kami tidak akan melakukan hal keji Seperti itu. Dan kau juga menuduh top guild lain?” sebagai linangan air mata di pipinya Hans greater membantah tuduhan dariku, ditambah dia menekankan perkataannya diakhiri seakan ingin agar seluruh top guild tidak terima dengan karena ikut di salahkan.


“Oh, kalimat klise keluar lagi. Kau masih berharap jika ada yang berani mengangkat tangannya padaku benar bukan?” ucap boa dengan wajah yang menunjukkan senyum sinis.


“Tapi sayangnya kalian para idi*t saat ini hanya sendiri. Tidak akan ada dari top guild yang akan membantu kalian dikarenakan memang tidak ada untungnya untuk mereka. Apa mungkin kau berpikir jika mereka akan membantumu dengan gratis hanya karena alasan ‘keseimbangan’? Hahaha konyol sekali” ucap boa dengan nada penuh penghinaan.


Mendengar alasan boa yang cukup masuk akal, Hans greater mulai meras kesal. Tapi dia tidak menyerah karena masih ada kekuatan lain yang dia miliki yaitu….


“Mungkin kalian bisa mengandalkan jutaan para pecinta npc bodoh itu, tapi mereka hanya sekumpulan ngengat bagiku. Tidak ada yang cukup mampu membuat aku merasa terancam” lanjut boa seakan mengerti apa yang akan Hans greater katakan.


“Kau menantang kami hanya untuk sebuah popularitas, aku pikir kau cukup pintar. Tapi kau hanya orang bodoh yang lain ternyata”


Setelah mengatakan itu boa dengan cepat menendang Hans greater yang tidak sempat bereaksi karena kecepatan kaki raksasa itu. Kerasnya benturan membuat pemain Pure heart itu diterbangkan hingga ratusan meter jauhnya. Tapi boa segera menangkapnya Setelah menggunakan [Flickr] untuk berpindah dalam sekejap.


Krieeeeeek


“Guaaakk!!!”


Suara remukkan tulang dan jeritan kesakitan terdengar saat boa tanpa sengaja menggenggam erat tangannya dan menyebabkan seseorang yang berada di telapak tangannya terhimpit. Darah pun mengucur deras di tangannya.


“Akh, Sanyang sekali padahal aku ingin bermain lebih lama dengannya” wajah gadis itu terlihat sedih saat melihat tubuh Hans greater yang hancur mulai berubah menjadi partikel cahaya.


.


.


[Jangan lupa like dan komen guys]


.


.


Chp 189 end.


Arc 3 hampir selesai


Terimakasih yang sudah setia mengikuti cerita yang sangat membagongkan ini :v

__ADS_1


__ADS_2