PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
mengganggu


__ADS_3

KERAJAAN CARENS


Seorang dengan menggunakan full plat armor menutup seluruh tubuhnya bergerak cepat dengan menunggang kuda normal. Tapi dia segera menghentikan kudanya saat sekelompok kesatria menghadangnya dari depan.


“Berhenti. Ini adalah wilayah kekuasaan guild white nova. Jika kau ingin lewat bayar pajak lebih dulu” Teriak salah satu pemain.


Mereka terus memandangi penunggang kuda yang terlihat pendek itu dan mengira jika dia adalah seorang dwarf tapi saat penunggang kuda membuka topeng di helem yang menutupi wajahnya. Mereka terheran saat melihat wajah berkulit hijau yang biasa dimiliki oleh goblin.


“Bwahahaha serius ada seorang goblin yang ingin masuk kerajaan ini ?” ledek seorang pemain pengguna panah.


“Hahaha hei apa kau tidak tahu betapa berbahayanya tempat ini untuk para pemain demi human ?” pemai lain berkata sambil menertawakan goblin itu.


Tapi diantara pemain yang sedang tertawa terbahak-bahak, salah satu pemain memandangi jubah yang dikenakan di goblin. Jubah yang memiliki lambang ular dengan 9 kepala.


“hidra Apakah mungkin ?” pemain itu teringat dengan guild pker yang dulu sangat terkenal karena menghancurkan sebuah planet. Tapi sebelum pemai itu berpikir lebih jauh salah satu temannya mulai menyerang si goblin.


“Terserah kita hanya perlu membunuhnya peralatan yang dia miliki terliha bagus bukan?” ucap seorang assassin.


“Benar. Cepat selesaikan” seorang pemain yang sepertinya pemimpin dari kelompok itu memberikan izin.


Dengan cepat di assassin mengunakan skill [hide] miliknya membuat dia menghilang ditelan kegelapan lalu tiba-tiba si assassin berada di atas pohon. Merasa jika si goblin tidak menyadari keberadaannya, assassin segera melancarkan serangannya kejutan dengan melompat dari atas dan berniat menusuk belatinya dengan [back stab] tepat di belakang leher.


“Mati kau aneh….guaaak” teriak suka cita assassin itu terhenti saat sebuah benda hitam panjang mirip kaki laba-laba muncul dari balik jubah dan menusuk si assassin.


Para pemain lain yang mengira semua akan berjalan mudah pun sama terkujut saat melihat tubuh assassin tergantung di atas meronta-ronta.

__ADS_1


“Sial apa ini lepas lepaskan” dengan sekuat tenaga assassin itu menggunakan belati menyerang kaki laba-laba yang menusuk tubunya tapi kaki itu sangat keras. Dia semakin panik karena mendapat status pendarahan yang terus mengurangi kesehatannya.


“Berisik” ucap goblin pelan.


Kaki hitam kedua muncul dari balik jubah dan tepat masuk kedalam mulut si assassin yang membuat pemain itu tewas seketika.


Gubrak


Suara tubuh assassin yang di jatuhkan menyadarkan pemain lain.


Teman-teman si assassin yang dari tadi bengong kemudian tersadar saat temannya telah tewas. Tanpa basa-basi mereka menyiapkan formasi penyerangan.Tspi seakan melihat sekelompok anak-anak yang sedang bermain, si goblin hanya menatap mereka dengan bosan.


“Maaf telah mengganggu tapi bisakah ini diselesaikan dengan baik-baik ?”


Akhirnya si goblin berbicara. Suara yang terdengar merdu bagai milik gadis cantik dari si goblin, membuat para pemain itu berpikir kenapa seorang wanita malah menggunakan avatar goblin.


“Apa kau bercanda ? Mengatakan semua itu setelah membunuh teman kami?” teriak si pemimpin.


“Haaaaah” desah si goblin saat mengetahui jika masalah ini tidak akan selesai dengan baik.


“Kalian tahu pemain lemah seperti kalian hanyalah lalat pengguna yang sangat menjengkelkan” ucap goblin itu dengan penuh hinaan.


“Apa” teriak marah pemanah yang langsung menembak si goblin yang dihindar hanya dengan memiringkan kepalanya.


“Haaah sial aku jika seperti ini terus aku akan terlambat”

__ADS_1


Perlahan goblin itu turun dari kudanya, dengan wajah yang serius dia menatap para pemain yang tersentak saat melihat perubahan drastis pada goblin itu.


Tinggi goblin itu bertambah dari sebelumnya terlihat pendek sekarang menjadi tinggi semampai, dengan dada yang besar dan wajah cantik membuat goblin itu tidak kalah dengan para elf.


“Karena ulah kalian aku bisa terlambat dari jadwal” ucap goblin itu dengan nada yang sangat kesal.


“Akan ku selesai dengan cepat”


Dia menghirup udara seakan mengatur pernafasannya lali matanya terpejam seakan menyiapkan sesuatu.


“All hail hidra”


Jdaaaaaar suara petir menyambar dengan keras.


Seakan telah membuka sebuah segel di dalam tubuhnya, seluruh badan goblin itu dialiri listrik dan sisik-sisik biru muncul di berbagai bagian tubuhnya. Matanya berubah merah dengan pupil reptil bersinar mengerikan.


“Sekarang kalian mengerti jika kalian hanya seekor lalat bukan”


Dengan senyum mengembang di bibirnya, pembantaian di tempat itu akan segera dimulai.


.


.


.

__ADS_1


.


Chp 111 end.


__ADS_2