PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
arc 4.62 kekacauan kota lambung 3


__ADS_3

Dredef terus ditarik oleh kekutan aneh yang membuatnya menjebol beberapa tembok rumah-rumah, walaupun kesehatannya hanya berkurang sedikit namun dia merasa frustasi karena tidak tahu akan dibawa kemana.


Setelah beberapa saat diterbangkan dan menjebol beberapa tembok tubuh dredef akhirnya berhenti ketika membentur tembok hitam.


Braaaakk


“Gaaaahaak.”


Dragonik itu terbatuk-batuk ketika merasakan benturan yang begitu kuat hingga seluruh udara di dalam paru-parunya keluar. Dredef terjatuh di lantai tapi tidak lama kemudian dia segera bangkit dan melihat sekitar dengan penuh kewaspadaan bahkan dia menggunakan skill [dragon insting] untuk mencari keberadaan musuh yang telah menariknya ketempat ini.


“Sial tunjukkan dirimu, hadapi aku dengan jantan!.” teriak dredef sambil melihat sekeliling yang hanya diisi dengan warna hitam, sesekali dia dapat mendengar suara-suara Seperti binatang kecil yang bergerak bersama-sama dengan jumlah banyak. Kemudian dia menyadari jika tempatnya saat ini berbeda dengan kota lambung yang dia datangi dengan semua pemain guild red Hoodie karena tempat ini mengeluarkan perasaan yang begitu berbeda.


‘Apa aku di tarik oleh seseorang pemilik domain kegelapan?. Itu adalah alasan paling masuk akal saat ini karena dragon insting milikku tidak dapat merasakan apapun. Tapi siapa?. Hanya Hunter king yang memiliki kemampuan domain kegelapan dari dragon blood abisses, tidak mungkin bukan jika pemain nomor 2 mengincar ku?.’


Dredef terus merasa khawatir dengan orang yang saat ini menargetkannya, dia takut jika telah menyinggung perasaan seseorang yang tidak dapat dia dan Guild red Hoodie tidak bisa tanganin.


‘Tunggu mungkinkah…..’ dredef teringat dengan laporan jika pasukan red shawl yang merupakan anggota dari guild red Hoodie telah di hancurkan oleh satu pemain, pemain yang sangat kuat hingga tidak ada bantahan jika dia dianggap sebagai yang terkuat.


‘Apa mungkin itu benar-benar dia?.’ seketika tubuh dredef menggigil saat merasakan jika ada seseorang yang mulai mendekat ke arahnya.


Tuk tuk tuk


Suara langkah sepatu memecah keheningan tempat gelap ini. Dari suara langkah itu Dredef dapat memastikan jika dia adalah seorang perempuan. Lalu saat dredef melihat kearah suara itu kaki dragonik itu seketika lemas saat melihat wajah yang tidak asing baginya.


‘Sialan itu benar-benar dia!.’ dredef berteriak dalam hati ketika melihat gadis berkacamata di depannya.


Suasana menjadi sangat mencekam saat dredef tidak berani mengatakan apapun namun dia tetap mengarahkan 2 pedang nya kearah gadis itu.


“Guild master red Hoodie, redef benar?.” boa bertanya saat jarak diantara kedua hanya beberapa meter. Dia menghentikan langkahnya bukan karena takut dengan senjata yang dia arahkan kepadanya, gadis itu justru tersenyum kecil seakan menertawakan tindakan berguna dari dragonik didepannya.


“B…. bisakah kita membicarakan ini secara baik-baik?. A…aku sangat menyesal atas tindakan ceroboh dari anggota guild red Hoodie yang membuatmu merasa tidak nyaman.” dredef berkata dengan terbata-bata.


Walaupun sebenarnya dialah yang paling dirugikan saat pasukan red shawl dihancurkan. Banyak npc yang terbunuh dan pemai Guild red Hoodie yang kehilangan level, serta harta yang telah mereka susah payah kumpulkan Semua telah lenyap. Tapi mana mungkin dia berani protes pada gadis didepannya.


Mendengar Perkataan dredef boa hanya terdiam yang membuat suasana semakin tidak menyenangkan bagi si dragonik. Tapi setelah beberapa saat boa mulai mengambil sebatang rokok dan menyalakannya. Melihat itu Dredef hanya menunggu dengan perasaan csmpur aduk.


“Aku tidak memiliki dendam apapun dengan guild mu” boa berkata saat meniupkan asap pekat dari mulutnya.

__ADS_1


“Su..sungguh?. La...lalu kenapa kau menyerang ku?.” dredef merasa agak lega mendengar perkataan Boa, tapi dia masih tetap waspada pada gadis itu.


“Aku hanya ingin kau melahirkan anak dariku.”


“…..???…..”


Dredef hanya terdiam mendengar balasan dari boa. “A…apa tadi?. Apa aku salah denger yak?.” ucap dragonik itu sambil menarik kupingnya. Tapi perhatian dredef kembali teralihkan saat boa mulai mendekat.


“Aku tidak memiliki banyak waktu, jadi mari kita cepat melakuka……”


“Tidak… tidak tunggu sebentar!.” dredef berteriak. Dengan wajah yang memerah karena malu dia mengalihkan pandangannya dari boa, dan sibuk memikirkan sesuatu.


‘Men….aku tidak tahu jika ternyata aku sepopuler itu, bahkan membuat gadis paling berbahaya sevirtual univers tertarik padaku. Apa dia tipe yander?, Itu cukup berbahaya. Tapi apa maksudnya dengan mengandung anak dari nya?, Bukankah seharusnya seorang perempuan yang mengandung anak?’


Dredef cukup lama berpikir hingga membuat boa tidak tahan saat melihat dragonik itu senyum-senyum sendiri dengan wajah mesum. Tanpa berkata apa-apa boa kemudian mengerahkan para serangga yang telah memenuhi setiap sudut domain kegelapa untuk menyerang Dredef yang masih sibuk melamun.


“Eh?!. Apa ini?. Ti.... tidak bukankah kau mencintaiku?… Kenapaaaa! Kenapaaaa!!.” teriak dredef yang mulai tenggelam di telan ribuan serangga.


Boa hanya menatap dengan penuh senyum gundukan hitam yang merupakan tubuh dredef yang diselimuti oleh serangga. Tidak lama kemudian gundukan itu mulai membesar lalu--


Jraaaas


***


Sementara itu kekacauan di kota perut mulai dapat terkendali. Para goblin tinkerer yang mendapat bantuan dari para monster memfokuskan evakuasi penduduk.


Sementara itu di sisi pasukan iblis, Vpart segera menarik pasukannya saat menerima perintah dari cecilius yang telah kabur lebih dahulu.


Melihat pasukan iblis yang telah mundur tidak membuat azreyl senang sama sekali dikarenakan pasukan Monster yang menghadang bahkan lebih kuat dari pasukan iblis.


“Gahak brengse*k!!!!” azreyl berteriak keras saat merasakan pukulan yang begitu kuat dari seekor gorila merah. Tubuh malaikat itu terlempar cukup jauh tapi langsung dikejar oleh gorila yang telah membuatnya babak belur. Para malaikat lain tidak membiarkan pemimpin mereka terus dipukuli, beberapa dari mereka mencoba menghalau tapi kekuatan gorila merah berlengan empat itu sungguh tidak dapat mereka tahan.


“Gohoook!.”


“Aaaaaaahhh!.”


“Kyaaaaaa!”

__ADS_1


Teriakan dari para malaikat terus terdengar saat gorila itu membantai mereka yang menghalanginya. Melihat pasukan dari malaikat terbunuh oleh gorila yang dia anggap rendah membuat azreyl sangat marah.


“Sialan berhenti kau monyet, [valhala brave]”


Seketika tubuh Azreyl mengeluarkan cahaya terang saat dia mengaktifkan kemampuannya. Dia merasa jika kekuatan dan kecepatan naik berkali-kali lipat saat kemampuan itu diaktifkan. Sebenarnya dia tidak ingin menggunakan kemampuan ini dikarenakan cooldown yang sangat lama tapi dia sudah terlalu dimakan emosi.


“Mati kau monyet sialan!!!.” azreyl dengan cepat terbang dengan 4 pedang yang mengikutinya, tapi tiba-tiba.


Wuuuusssss


Braaaaak


“Ghaaaaaakkk!!!”


Sesuatu yang tidak terlihat memukulnya dengan keras hingga membuat tubuhnya terlempar beberapa puluh meter menjebol dinding-dinding rumah warga.


Tidak cukup sampai di situ. Setelah membunuh para malaikat yang menghalanginya, gorila merah dengan cepat melompat tinggi dan jatuh meteor dengan empat lengannya mengarah pada azreyl yang masih terkapar di tanah.


Azreyl tidak dapat melakukan apapun, tubuhnya sangat sulit digerakkan karena benturan. Dia hanya dapat melihat gorila yang jatuh kearahnya Seperti atlet smackdown.


Blaaaaar


Ledakan besar terjadi ditengah kota perut hingga menyebabkan gempa kecil. Tempat azreyl semula terkapar telah menjadi kawah, sementara tubuh malaikat itu telah remuk hingga beberapa tulangnya keluar dari perutnya. Tapi walaupun begitu dia masih tetap hidup.


“Gohok….aaa... bro...theer.” dari mulut yang dipenuhi darah azreyl memang saudaranya.


Melihat musuhnya masih hidup gorila merah berniat untuk memukul kepala azreyl hingga pecah, namun tiba-tiba perhatian gorila itu teralihkan dan segera berlari dan memanjat pohon, begitu juga monster-monster lain segera melakukan hal yang sama.


Azreyl yang ditinggal sekarat sendirian hanya menatap langit, langit hitam dengan jamur yang memancarkan cahaya redup. Tapi tiba-tiba dia melihat sosok yang dipenuhi cahaya, sosok yang paling dia kagumi.


“Bro…t..her..” ucap azreyl lirih sambil menjulurkan tangannya yang telah patah ke atas. Dia dapat melihat kakaknya dengan cepat terbang menuju kearahnya dengan wajah sangat berbeda dari yang pernah azreyl ingat. Mungkin ini pertama kali azreyl melihat wajah kakaknya yang tanpa senyum melainkan kekhawatiran yang begitu besar.


Ariel dengan cepat terbang menuju adiknya yang hampir tewas. Tangannya terarah ingin menangkap tangan adiknya namun…. Asam lambung yang naik ke permukaan lebih dulu menelan tubuh Azreyl dan melarutkannya, Ariel hanya bisa terdiam melihat potongan tangan adiknya yang berhasil dia capai.


“AZREYYYYYYLL!!!” teriakan malaikat itu bergem di seluruh kota perut.


Sementara itu di sebuah rumah kosong. “Hemmm…. Seperti ada yang sedang marah.” ucap boa Sambil menidurkan anaknya yang baru lahir di pangkuannya. Sedangkan tidak jauh darinya mayat dredef ditemukan telah tewas dengan perut yang terbuka lebar mengeluarkan isinya.

__ADS_1


...***CHP 257 END...


...BERSAMBUNG***...


__ADS_2