PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
ark 3.9 jebakan


__ADS_3

Melihat sihir yang dia banggakan menghilang tak berbekas, Piro menjadi sangat malu. Dengan penuh emosi dia melakukan serangan kedua.


“Summon fire Giant elemental”


Sebuah lingkaran sihir muncul di langit. Lalu dari lingkaran sihir itu muncul mahluk seperti api yang menyerupai sosok manusia setinggi 3 meter. Udara panas terasa saat kemunculan elemental api rank Unik.


“Pasukan senjata jarak jauh, bersiap untuk menyerang” seru pemain baye yang mendapat posisi sebagai komandan pasukan artileri.


Puluhan ribu pemanah, ratusan trebuchet dan ballista menyerang serempak, Fire elemental juga ikut menyerang dengan melempar puluhan bola api. Tapi pasukan green scale masih tidak bergeming saat serangan musuh menuju kearah mereka.


{Stop}


Suara itu kembali terdengar, dan seketika seluruh serangan yang dilancarkan oleh pasukan kerajaan Carens berhenti di udara.


Setiap orang hanya bisa menatap panah, batu, balok kayu dan bola api terdiam di udara, seakan seseorang telah menghentikan waktu.


{Kembali ke tempat asal kalian}


Mengikuti perintah suara yang tidak tau darimana, semua benda yang melayang di udara segar berbalik menyerang pasukan kerajaan Carens.


Kepanikan terjadi karena mage yang bertugas membuat perisai tidak sempat mengucapkan mantra mereka, sehingga banyak korban yang jatuh dari serangan mereka sendiri.


“Sialan, jangan ditunda-tunda lagi. Semuanya seraaaaang” nay kilen yang sejak tadi marah karena dipermalukan oleh Komo, sudah tidak sabar untuk memulai perang.


Mendengar perintah dari nay kilen yang merupakan wakil dari kerajaan Carens, seluruh pasukan bersiap untuk bergerak.


“Akhirnya mereka bergerak”


Di barisan pasukan green scale, Komo beserta petinggi guild sexy species yang lain menyaksikan pasukan musuh yang mulai bergerak.


“Baiklah kita mulai”


“““Oooouuuuuu”””


Seluruh pasukan Green scale bergemuruh, tidak sabar memulai peperangan.


.


.


.


.


[Megic Cano mk 1]


Keterangan : senjata sihir yang dibuat oleh megic engineer savia. Dapat menembakkan peluru sihir dengan jarak jangkauan maksimal 200 meter menyebabkan 5.000-10.000 damage area dan efek burn.


20 kumbang badak seukuran gajah membawa meriam sihir dipundaknya. 2 prajurit sebagai kusir dan yang satunya sebagai penembak.


“Bersiaaaap”


Seorang pemain dengan Avatar Jack o lentern berteriak di atas kumbang badak terbesar.

__ADS_1


“Tembaaaaaak”


Mengikuti arahan dari mamba, setiap tentara segera menembakkan meriam mereka. Tembakan meriam langsung menghujani padukan kerajaan Carens. Para npc kebanyakan tewas seketika saat terkena serangan meriam, sedangkan para pemain masih bisa menyelamatkan diri walaupun efek burn membuat kesehatan mereka memasuki zona merah.


“Jangan gentar persiapkan pasukan kavaleri dan kepung pasukan musuh” di atas kudanya Ney kilen memberi perintah.


Ribuan penunggang kuda atau binatang buas lain segera mempercepat laju tunggangan mereka. Dengan tombak terhunus mereka dengan cepat menuju pasukan Green scale.


Melihat pasukan kerajaan Carens semakin mendekat, Komo masih terlihat tenang itu membuat Ney kilen semakin marah.


“Sialan, akan aku telanj*ngi dan aku gantung mayatmu nanti dasar j*lang”


Dengan penuh amarah Ney kilen semakin mempercepat kudanya, dengan dikelilingi oleh pasukan kavaleri mereka akan segera melakukan bentrokan dengan pasukan Green scale. Tapi-


Bruuuugh


Tanah yang di injak kuda mereka tiba-tiba ambruk menyebabkan seluruh pasukan kavaleri terperosok ke dalam lubang setinggi 5 meter yang sangat lebar membentang membentuk garis.


““Aaaaaa””


““Uwaaaaa””


Puluhan ribu tentara ikut terperosok kedalam jurang. Melihat sebuah jurang muncul dihadapan mereka, seluruh pasukan kerajaan Carens segera berhenti.


“Sial kenapa di sini tiba-tiba ada jurang” Ney kilen yang telah terperosok segera melihat situasi.


Itu bukan sebuah jurang biasa tapi lebih mirip seperti goa. dengan tiang tanah yang rapuh, langit-langit gua akan mudah runtuh dan menjebak siapapun yang melangkah diatasnya.


Terdengar bunyi seperti hewan-hewan kecil merayap bersamaan.


Suasana menjadi mencekam saat semua prajurit yang terjebak didalam jurang melihat ribuan pasang mata yang bersinar menatap mereka dari kegelapan.


“Sial, ini jebakan” teriak seorang pemain yang melihat seekor semut berdiri dengan dua kaki. Menyadari jika mereka telah terkena perangkap musuh, para prajurit segera bersiap-siap bertarung melawan semut humanoid itu.


“Fufufu, tangkap yang bagus anak-anakku”


Dari kegelapan muncul wanita dengan sekujur tubuh tertentu kerapas merah keras. Wajahnya terlihat cantik dengan dua antena panjang dikepalanya.


Melihat penampilan wanita itu yang terlihat mewah para prajurit menyadari jika dia adalah salah satu komandan pasukan musuh.


“Serang, serang dia” perintah nay kilen pada pasukan yang ikut bersamanya jatuh kedalam jurang.


Tapi sebelum prajurit bergerak, ribuan semut yang dari tadi hanya menunggu keluar dari ke dalaman goa.


“Hieeeek”


Melihat banyaknya semut berbagai jenis dan ukuran membuat setiap prajurit bergidik ngeri. Tapi para semut segera berhenti bergerak saat wanita itu mengangkat tangannya. Wanita itu lalu melirik Ney kilen dengan tatapan sama seperti Komo menatapnya, itu membuat nay kilen sangat marah.


“Hehe, menyedihkan. Anak-anakku nikmati makanan kalian dan jangan lupa mengucapkan puji syukur pada nona”


Setelah mengatakan itu, dia berbalik meninggalkan para tentara yang menyadari jika wanita itu pergi maka semua semut di gua ini akan menyerang mereka.


“Kau ingin pergi? Mati kau sialan” Ney kilen mengambil busur dari investasi dan segera mengarahkan pada kepala wanita semut yang berjalan menjauh.

__ADS_1


Traaang


Tapi anak panah yang dilepaskan oleh nay kilen segera di tangkis oleh sebuah pedang dari prajurit semut.


“Tsk, sial”


Setelah wanita itu menghilang, semut-semut bergerak serempak. Semut berukuran normal segera masuk ke celah baju besi dan menggigit daging para tentara. Sedangkan para semut yang melihat ukuran lebih besar akan menarik mangsa mereka masuk kedalam gua.


“[Flare]” seorang mage menggunakan sihir api untuk menyerang segerombolan semut. Menyebabkan ratusan semut mati seketika.


“Hahaha, bagus para mage menyerang semut sedangkan yang lain mencari jalan keluar” Mengikuti perintah komandan mereka, para prajurit segera mencari jalan menuju keatas.


Tapi semakin lama mereka berada di dalam goa semakin banyak semut yang keluar, dan juga bukan hanya semut biasa. rayap yang meludahkan cairan korosi, semut dengan seluruh tubuhnya terbakar oleh api dan semut humanoid dengan berbagai senjata ditangan.


Sedikit demi sedikit jumlah para pasukan yang terjebak di dalam goa semut semakin berkurang, sedangkan jumlah semut semakin bertambah banyak.


Para mage sudah kehabisan mana, sementara jalan keluar belum juga ditemukan. Pelihara ribu tentara yang sebagian besar adalah pasukan kavaleri perlahan semakin berkurang.


“Graaaah, f*ck. Aku mensetting hanya 30% rasa sakit, tapi kenapa gigitan semut-semut sialan ini begitu sakit”


Ney kilen berusaha membunuh semut yang datang kearahnya. Saat ini kondisinya sangat parah. Armor yang dia gunakan telah hancur, angan kirinya menghilang entah kemana, setengah wajahnya telah melepuh tersiram ludah korosi.


Dia masih hidup dari semua itu dikarenakan potion tingkat tinggi yang dia curi dari persediaan pasukan. Ney kilen kemudian melihat pasukan yang berada di atas gua.


“O…oy be..ri…ak …ta…gha” Ney kilen mencoba meminta bantuan pada para pasukan yang memiliki lambang kerajaan Carens.


“Para penyihir bersiap”


Suara perintah dari baye terdengar, sesaat kemudian prajurit sih segera berbaris di pinggir mulut jurang. Membuat nay kilen bingung.


“Tembak”


Seakan menyadari apa yang akan mereka lakukan, nay kilen hanya terdiam dan mengumpat.


“F*ck”


Boooom


Boooom


Boooom


Berbagai sihir dilemparkan kedalam jurang yang sudah dipenuhi oleh jutaan semut.


.


.


.


.


Chp 135 end.

__ADS_1


__ADS_2