
Melihat para malaikat yang terbunuh hanya dalam satu serangan, membuat Dango dan xalif sangat terkejut.
“Apa yang kau lakukan, hentikan pembantai mu. Kau tidak perlu sekejam itu hanya untuk lewat, bukan?” xalif menjadi sangat marah saat di a melihat lebih dari 20 malaikat yang berada di luar mulut baby nighogg telah terbunuh oleh pedang Crimson.
Para malaikat Bukanya diam saja, mereka berusaha melakukan perlawanan tapi kecepatan terbang pedang Crimson membuat ras yang sangat percaya diri jika tidak ada yang dapat melukai mereka saat di atas langit menjadi ketakutan.
“Aku sudah mengatakan jika tidak ada banyak waktu sampai cacing ini terbangun bukan!.” boa menoleh kearah xalif dengan penuh intimidasi membuat pria itu terdiam. “Jika kau juga berniat memperlambat ku, lebih baik kau turun saja, atau aku sendiri yang akan menendang mu keluar” lanjutnya dengan suara dingin.
Tidak ada kata yang keluar dari mulut xalif, dia hanya merapatkan giginya melihat para malaikat yang terus berjatuhan, tapi dia agak lega saat banyak pula malaikat yang memilih untuk menghindar Setelah melihat kekuata boa.
Sementara itu Dango yang tidak peduli dengan para malaikat memilih untuk duduk sambil mempersiapkan senjata. Di awal boa melihat jika lizardman itu telah bersiap membalas serangan jika para malaikat berniat menyerang, tapi dia merasa itu tidak perlu setelah melihat pembantaian itu.
Setelah para malaikat mundur, kereta pun masuk ke dalam mulut baby nidhogg tanpa kesulitan berarti. Sementara para pemain dari guild Fallenguards dan flame of immortal baru saja sampai di depan mulut besar raksasa.
“Kirim pengintai lebih dulu” Thomas memerintahkan kepada seorang assassin. Kemudian 10 assassin dari kelompok flame of immortal berangkat masuki sela-sela Gigi nighogg. Sedangkan di sisi Fallenguards jaroh memerintahkan 15 pemain yang terdiri dari 5 assassin dan 10 warrior. Fallenguards memang terkenal sebagai guild dengan pemain yang kebanyakan merupakan para warrior, itu menyebabkan mereka tidak memiliki banyak pemain dengan job lain.
“Ingatlah jangan mencari masalah dengan guild lain lebih dulu, saat ini prioritas kita hanya menjelajahi perut raksasa ini untuk konten live streaming.” Jaro mengingatkan pada para pemain yang ditugaskan untuk mengintai.
Kedua Guild besar ini memang sedang menjadikan kemunculan baby nidhogg sebagai konten live streaming channel guild mereka. Bahkan pemimpin masing-masing guid sedang mengirim bala bantuan untuk mencoba menguasai tempat itu.
Di kota red Saliva, Vpart menatap banyaknya para pemain dan malaikat yang berada diluar mulut Beby nighogg. Kemudian kembali termenung dengan perasaan mengerikan yang dia rasakan beberapa saat lalu.
“Sebenarnya tadi itu apa?. Aku merasakan aura kematian yang begitu kuat, seakan ada iblis setingkat raja yang berada di sekitar sini. Tidak lebih...lebih dari tingkat raja.”
Dia terus menajamkan sihir persepsi miliknya, Vpart sangat khawatir jika ada seseorang yang sangat kuat bersembunyi di balik layar. Tapi dia segera berhenti berpikir saat melihat sebuah gerbang teleportasi terbuka ditengah kota yang membuat bingung para pemain red Hoodie.
“Jangan takut kawan ku, itu adalah sihir yang digunakan oleh master.” Vpart berkata saat turun dari atap bangunan dengan melayang di udara, dia kemudian mendekati gerbang yang merupakan lingkaran hitam. Bersama dengan seluruh pasukan iblis, dia menyambut seseorang yang akan segera muncul dari balik gerbang hitam itu.
****
Masuk dari celah gigi, kereta yang dikendalikan oleh boa langsung mendapatkan serangan dari berbagai arah. Serangan Jarak jauh di luncurkan dari kegelapan, Dango yang tidak bisa melihat dalam kegelapan menjadi kesulitan untuk menyerang balik.
“Tck, Sial apa mereka para malaikat?.” dango dengan kesal mengumpat.
“Bukan serangan mereka terlihat tidak memiliki cahaya apapun.” balas xalif yang ingin menggunakan skill untuk membuat tempat ini lebih terang tapi boa segera menghentikan.
“Jangan menggunakan penerangan apapun, matikan semua api atau alat sihir yang membuat cahaya.” boa berkata sambil menyingkirkan pedang Crimson lebih jauh dari kereta. Tidak seperti xalif dan dango, boa yang menggunakan [stranger's glasses] dapat melihat seluruh tempat yang menyerupai gua ini seperti siang hari.
“Mereka cukup banyak dan kuat, sepertinya mereka sangat sensitif dengan cahaya, sementara mereka tidak dapat mendengar suara.” boa melirik pedang Crimson yang dikejar-kejar oleh penghuni perut baby nidhogg.
__________________________________________
[Leech]
Ras : parasit
Titel : penghuni perut dewa tanah.
Keterangan : ras yang berbentuk dari parasit yang bermutasi, menghuni labirin perut baby nighogg. Hidup secara berkoloni dan sangat sensitif terhadap cahaya, sementara pendengaran mereka rusak karena teriakan baby nidhogg. Bentuk dari leech mengikuti apa yang telah mereka makan.
__________________________________________
__ADS_1
Banyak jenis dari leech yang boa lihat di bawah, tapi bentuk yang paling umum adalah berbentuk manusia tapi mereka berjalan dengan merangkak dan tanpa sedikitpun kulit. Mereka seperti daging dengan tulang yang muncul di beberapa bagian tubuh. Bahkan beberapa leech terlihat seperti…. malaikat.
Melihat itu senyum kecil terbentuk di wajah boa. “Menarik, mungkin ini akan menjadi oleh-oleh yang tepat untuk Regal.”
Dengan menggunakan panah biasa boa membunuh para leech lalu mengambil mayat mereka dengan skill [telekinesis]. Tapi tiba-tiba sesuatu membuat boa kaget. Dari depan sesosok monster yang cukup besar terbang kearah kuda mereka.
Keaaakkkkkk
Teriakan leech terbang itu terdengar cukup keras hingga membuat Dango dan xalif terkejut.
__________________________________________
[Dragon leech]
Ras : parasit
Level : 245
Hp : 590.000
MP 310.000
__________________________________________
“Yah, tentu saja kenapa aku tidak terpikirkan jika bayi ini juga pernah memakan seekor naga”
Boa segera menyerang leech naga itu dengan panah yang telah dilapisi racun. Tapi itu tidak cukup untuk membunuh, “Seperti yang diharapkan dari seekor naga. Apa leech itu juga memperkuat makhluk yang dia makan?.” tanpa peduli dengan leech naga yang semakin dekat, boa terus bergumam sendiri, membuat dango dan xalif yang tidak dapat melihat apa yang berada didepan mereka menjadi kebingungan.
“Kau pikir aku akan membiarkanmu memakan kuda kudaku?” boa berkata sambil menggunakan [Flickr] untuk berpindah ke belakang leher leech naga.
“Penuhi panggilanku, sang teror malam [violet night knife]” boa memanggil Salah satu dari 13 senjata suci. Kemudian dari kegelapa muncul Dua bilah belati berwarna ungu gelap terlihat sangat tajam dan mematikan.
“[venom claw], [grim reaper hands], [back stab]”
-32.846 hit critical
-32.846 hit critical
[Target berhasil terkena abnormal status (keracunan), semu kerusakan yang ditimbulkannya dari efek racun akan bertambah kuat]
[Target terkena abnormal status (bleeding)]
-159.701
-57.485
-159.701
-57.485
………...
__ADS_1
….….
….
Keaaaaaakkkkk
“Huahahaha…. Damage yang benar-benar abnormal.” boa tertawa keras saat melihat kerusakan yang dia hasilkan saat menggunakan kedua senjata suci ditangannya.
__________________________________________
[Violet night knife]
Rank : legendaris
Ketahanan : indestructible
Required : hanya bisa digunakan oleh pahlawan.
Keterangan : senjata yang didapat oleh dewa pedang setelah mengalahkan dewa assassin. Dewa pedang telah menggabungkan 13 senjata suci dan menjadikannya sebuah skill [13th holy weapon].
Efek :
(1) Str+ 12.000
(2) Critical chance +35%
(3) Critical damage +45%
(4) Poison damage +50%
(5) Bleeding damage +50%
(6) Cooldown assassin skill -30%
(7) Mana cost assassin skill -50%
(8) Dapat mempelajari skill [shadow emperor]
……………
………..
..….
__________________________________________
“Satu item dengan 12 efek, huh !. Sungguh senjata rusak, dan aku memilih semua 13 seri dari senjata suci ini. Hahahaha.” boa kembali tertawa terbahak-bahak membuat Dango dan xalif khawatir jika para leech menemukan mereka.
Setelah mengambil mayat Dragon leech boa kembali melanjutkan perjalanannya.
...CHP 245 END...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...