
Boa POV
[Sage domain] salah satu skill overpower lain yang tidak pernah aku gunakan.
Skill yang aku dapat setelah menjadi yang memiliki stats Intelligence terbanyak dari pemain lain dan mendapatkan gelar (sage). Kemampuan domain ini begitu mencengangkan hingga aku rasa sangat membosankan bermain menggunakannya.
__________________________________________
[Sage domain]
Rank : Legendaris
Tipe : skill aktif
Keterangan : kemampuan ajaib yang dimiliki para penyihir jenius. Di dalam domain yang penuh keajaiban penggunaan bisa memindahkan apapun dengan bebas. Luas domain tergantung pada stats Intelligence.
Mana cost : 5.000/detik
Coldown : hanya bisa digunakan 5 menit dalam satu hari.
__________________________________________
Aku mencurigai dewa ormes menggunakan kemampuan ini untuk memindahkan dirinya sendiri dan beberapa Serangan begitu saja di depanku. Belum lagi kemampuannya bertempur jarak jauh sangat kuat sementara dia seperti seorang pemula jika dengan pertempuran jarak pendek, Itu memperkuat dugaan jika dia ada tipe mage.
“Atau mungkin seorang mage yang telah menjadi swordsmage?. Entah tapi.….”
Menggunakan domain ini benar-benar sulit terdeteksi, dikarenakan tidak seperti domain yang lain dimana dapat mempengaruhi medan dan memberikan berbagai status buff atau debuff.
Pertarungan kami berjalan begitu cepat, saat aku menggunakan teknik serangan dewa ormes segera menghilang, begitu juga sebaliknya. Yang dapat terlihat hanya ledakan-ledakan dari searangan kami yang tidak ada satupun mengenai target.
Setelah melakukan pengejaran aku tiba di wilayah leech yang berarti saat ini kami berada di mulut baby nidhogg. Aku rasa dia benar-benar mengajakku bertarung di luar, mungkinkah dia tidak dapat mengerahkan seluruh kekayaan saat didalam tubuh cacing ini?.
Menggunakan efek [master petrified] membuat kecepatan dewa ormes berkurang, tapi itu juga mengakibatkan posisiku mudah di ketahu olehnya. Sementara skill [petrified Gaza] memiliki waktu pengaktifan 2 detik tidak dapat mengenali dewa ormes karena kecepatannya. Seperti sebuah kamera yang tidak dapat mengambil gambar objek yang bergerak sangat cepat. Sementara cooldown dari skill [petrified Gaza] yang sangat lama membuatku harus menggunakan pada saat yang tepat.
__ADS_1
***
Di kelilingi oleh leech pertarungan kami terus berlanjut, kecepatan dari serangan dewa ormes semakin cepat saat dia hampir sampai di luar. Tapi sayangnya saat ini mulut baby nidhogg telah tertutup rapat hingga celah besar yang digunakan untuk memasuk pun tertutup.
“Siaaal…. Enyah kalian para cacing.” bentak dewa ormes dengan gila pada para leech level terendah yang terus mendatanginya. Sementara aku sendiri hanya berdiri di atas daging kenyal yang merupakan lidah dari cacing ini.
“Mereka bukan cacing tapi lintas, kau tau” aku berkomentar pada teriakan dewa ormes, tapi tidak ada tanggapan.
Hanya menyaksikan perjuangan dewa ormes yang terus mendekati Gigi nighogg, sementara dia tahu jika saat ini tidak ada jalan keluar di sana. Dia harus menunggu nidhogg untuk membuka mulutnya agar bisa keluar. Tidak tunggu.…. Apakah [Sage domain] dapat memindahkan seseorang ke balik tembok?.
‘Melihat tindakan dari dewa itu aku rasa itu memang bisa di lakukan.’
Aku tidak tahu apa yang terjadi jika dewa ormes berada di luar, tapi melihat tingkahnya aku rasa itu tidak bagus untukku. Mungkin aku memang harus mencegah dia keluar dan membunuhnya di dalam mulut baby nidhogg.
Segera aku menggunakan skill [Flicker] untuk mendekatinya tapi tiba-tiba sebuah cambuk yang terbuat dari air mengikat tubuhku saat berjarak hanya beberapa meter dari dewa ormes.
Salah satu dari 13 Holy weapon [blue ocean whip], senjata yang dapat mengikat apapun bahkan makhluk astral. Sangat sulit dilepaskan dan menghisap mana si target. Kerusakan sangat besar menguras kesehatanku dikarenakan cambuk itu terbuat dari air. Tapu aku tidak khawatir karena itu hanya clone, sementara tubuh asliku menyerang dari belakang.
Sraaaaak
“Penuhilah panggilanku wahai senjata senjata suci.” seketika cahaya terang bersinar di sekeliling ku dan berikutnya 13 senjata suci dari skill [holy weapon] mengelilingi ku.
Mata dewa ormes terbuka lebar, jelas dia sulit mempercayai jika senjata-senjata milikku sangat persis seperti yang dia miliki, awalnya dia berpikir itu hanya sebuah ilusi atau senjata palsu tapi setelah beberapa saat bertempur dia menyadari jika itu memang asli.
“Bagaimana……bagaimana bisa seluruh sejata dewa milikku berada di tangan mu.…” ucapnya dengan wajah memerah.
“Hahaha…. Kenapa aku harus memberi tahumu.” balasku sambil mengayunkan kapak besar kearahnya.
Pertempuran kami kembali terjadi di tengah-tengah kepungan leech, aku dapat merasakan saat ini pergerakan dari baby nighogg telah menurunkan apa mungkin cacing ini sudah sampai di tempat yang dia tuju.
Bukan hanya aku yang berpikir begitu, dewa ormes juga sama dia tersenyum lebar saat menyadari jika tidak lama lagi pintu keluar akan terbuka.
***
__ADS_1
KERAJAAN OLYSDEL
Para pemain yang penasaran telah berdiri di atas tembok benteng kota. Mereka terus menatap cacing besar yang bergerak di atas hamparan gurun pasir yang hanya tinggal beberapa menit lagi sampai ke kota ini.
Di kota saat ini tidak ada npc bisa yang tersisa, hanya mereka npc dengan level tinggi dan memiliki kemampuan yang masih tinggal. Mereka bukanlah berniat untuk melawan dewa kecil melainkan hanya ingin melihat akhirnya dari kota kerajaan ini.
Kebangkitan baby nidhogg sepuluh tahun sekali membuat penduduk benua midenia sudah terbiasa untuk berpindah dari kota yang akan di targetkan. Tentu ini sangat merugikan namun tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mencegah cacing raksasa itu. Ratusan tahun lalu pernah seluruh kerajaan di benua ini menggabungkan kekuatan untuk melawan. Tapi hasilnya mereka hanya mengantar para prajurit sebagai makanan ringan untuk dewa kecil.
Tidak peduli letak kerajaan itu jauh atau dekat dengan gurun dimana dewa ini tidur, selama kerajaan itu masih berada di midenia pasti akan dijadikan sasaran. Namun setelah sebuah kerajaan di serang maka kerajaan itu tidak akan diserang selama seratus tahun kedepan.
“CACING BESAR ALASKA…”
Teriak seorang pemain yang melihat Beby nighogg dari kejauhan.
“Sebesar itu masih disebut sebagai bayi? Gimana kalo udah dewasa.”
“Mungkin akan menyamai lingkaran planet.”
“Bukannya itu jormungandr dalam mitologi Nordik?. Itu sangat berbeda dengan nidhogg.”
Para pemain mulai mengagumi sosok Beby nighogg yang sebentar lagi berpotensi membunuh mereka.
“Melihat sesuatu sebesar itu membuat ku agak merinding.”
“Sama di sini.”
Mereka terus menatap Beby nighogg yang sudah sampai didepan pintu gerbang kota. Bisa saja cacing raksasa itu melewati tembok setinggi 20 meter yang mengelilingi kota tanpa masalah, tapi baby nidhogg berhenti sambil berdiri. Seperti seekor ular yang sedang melihat mangsanya. Perlahan mulut cacing itu terbuka lebar memperlihatkan Gigi tajam yang bahkan bisa meremukkan batu-batu besar lalu -
BLAAAAAR
Ledakan peri terjadi di dalam mulut yang terbuka lebar itu di ikuti oleh sesuatu yang keluar dari mulut baby nidhogg. Benda itu meluncur sangat cepat ke tengah kota hingga mengakibatkan guncangan kecil saat benda itu mendarat.
Benda yang meluncur dari mulut baby nidhogg tidak lain adalah dewa ormes yang sekujur tubuhnya telah di penuhi oleh luka cakar. Sementara di dalam mulut baby nidhogg terlihat seorang perempuan setinggi 5 meter dengan seluruh tubuh terbakar, menatap dewa ormes dari kejauhan.
__ADS_1
...***CHP 261 END...
...BERSAMBUNG***...