
"tolong tolong huaaaaa"
Seorang player berlari dengan wajah yang sangat ketakutan, di belakangnya sebuah anak panah melesat mengenai player itu.
Swiiiiing
Clang
-547
[Kau telah berhasil meracuni Terget]
-22671
-22671
"Gyaaaa"
Walaupun anak panah itu hanya menggores baju besi si pemain tapi damage yang dihasilkan oleh racun yang melapisi panah itulah yang membunuh pemain itu.
"Ini yang terakhir?, sayang sekali banyak yang berhasil kabur"
Boa melihat ke mini map, terlihat banyak titik merah yang mulai menghilang pertanda pelayar itu sudah logout.
Dari 493 pemain yang dia hadapi hanya tersisa 67 yang berhasil kabur.
"Yah lumayan aku juga mendapat gelar baru"
[Human killer]
Keterangan : gelar yang didapat ketika membunuh ras manusia lebih dari 200 kali.
Efek : damage yang dihasilkan pada ras manusia +10%
Status evil akan bertambah 5% lebih banyak ketika melakukan kejahatan.
[Human slayer]
Keterangan : gelar yang didapat ketika membunuh ras manusia lebih dari 500 kali.
Efek : damage yang dihasilkan pada ras manusia +30%
Status evil akan bertambah 10% lebih banyak ketika melakukan kejahatan.
"Mereka tidak memasukan downside pada gelar seperti goblin killer, orc slayer dan trol slaugter dan yang lain, malahan mereka akan mendapatkan pengurangan damage yang diterima, tapi kenapa gelar membunuh manusia malah diberi tambahan stat evil? Apakah mereka mau mengatakan bahwa manusia boleh melakukan apa saja?, bukankah ini tidak adil?"
Boa berpikir perbedaan gelar seperti ini sangat merugikan pemain dengan Avatar non human.
"Huft jika game ini terlalu mengedepankan kenyataan tidak akan ada lagi yang namanya keadilan memang"
Status evil adalah stat yang sangat merugikan untuk player, mereka akan dilarang memasuki kota, desa, atau pemukiman penduduk lainnya, itu sangat memberatkan jika player ingin membeli atau menjual barang, belum lagi npc akan menjauhi player dengan tingkat evil tinggi, ini akan sangat menyulitkan jika sedang menjalankan sebuah quest, dan efek itu tidak hanya berlaku untuk npc manusia saja.
Bosan berpikir terlalu lama boa segera mendekati mayat player itu untuk mengambil barang yang di jatuhkan, setelah itu dia pun pergi menuju desa Lamia.
.
.
.
.
.
Di perjalanan, sambil menaikkan cheval boa melihat status untuk melihat levelnya sekarang.
"Aku naik level cukup tinggi bukan"
[boa]
Level : 125
Ras : Lamia green poison viper
Job : space magician
Kepuasan : 49%
Vitalitas : 15600
Mana : 131400(300)
Setrength : 410
__ADS_1
Agiliti : 360
Stamina : 310
Intelligence : 7770(15)
Wisdom :2730
Point stat : 580
[Evolusi tersedia]
[Kau bisa menjadi dobel megician]
"Lima puluh lebih !, bukankah ini sangat mudah, kurasa aku harus menyelesaikan urusan dengan sky Tiger guild lebih dulu, hemm ini nyaman"
Boa duduk di punggung cheval dengan santai sambil memejamkan mata merasakan angin yang bertiup.
"Coba ku lihat pilihan evolusi"
.
.
[Evolusi yang tersedia]
.
Keterangan : Lamia dengan bakat bertarung yang tinggi, bisa menggunakan berbagai senjata dan armor dengan grade unik dan di bawah nya, mendapat beberapa skill senjata jarak dekat.
Vitalitas : 30
Strength : 35
Agiliti : 30
Evolusi lanjutan : memiliki kesempatan untuk menjadi ashura(ver.lamia) Lamia yang memiliki ikatan dengan salah satu dewa perang.
Keterangan : Lumia yang pandai bersembunyi dan melakukan serangan mendadak, warna hitam di kulitnya menjadikan nya sangat sulit di lihat di malam hari.
Strength +25
Agiliti +30
Intelligenc +10
Evolusi lanjutan : memiliki kesempatan untuk menjadi Lamia black night king cobra
Keterangan : evolusi lanjutan dari Lamia green venom, tubuhmu akan menjadi racun itu sendiri, semua skill racun akan di perkuat dan mendapatkan berbagai skill racun yang lebih mematikan lainnya.
Intelligenc +80
Mana cost untuk skill poison -50%
Evolusi lanjutan : memiliki kesempatan untuk menjadi jormungandr(ver.Lamia) ,Lamia pembawa malapetaka, racunnya bisa membunuh seluruh kehidupan di dunia.
Keterangan : sebuah mutasi yang terjadi jika reptil dan serangga disatukan memiliki kemungkinan yang luar biasa,garis darah Lumia akan hilang berganti menjadi darah naga.
Efek : mendapat skill daragon blood (lower), hardening scale, flame brust,
Strength +25
Vitalitas +40
Evolusi lanjutan : memiliki kesempatan untuk menjadi insect dragon (normal).
.
.
.
.
.
__ADS_1
Melihat pilihan di depan nya boa kembali termenung.
"Ras Lamia benar benar memiliki terlalu banyak cabang, di setiap evolusi selalu membuat ku pusing"
(author) : situ masih mending embak, lah saya bingung nyari nama buat jenis evolusi nya Ampe mikir ber jam-jam.
"Hemm!!!! Apa itu kurasa aku mendengar sesuatu, kurasa hanya perasaanku"
Boa kembali memfokuskan perhatiannya pada pilihan evolusi.
"Hemmm kurasa aku harus membuang black venom, sihir racun ku sudah terlalu mematikan bahkan untuk melawan ranker sekalipun, dan aku minta maaf untuk insect daragon aku akan mengecualikan mu kali ini juga"
2 kandidat evolusi sudah tereliminasi.
"Black cobra dia kembali lagi, tapi kurasa aku sudah tidak tertarik pada skill Stealth, itu bisa ditiru dengan sihir ilusi"
Black Stealth cobra kembali di diskualifikasi.
"Dan yang terakhir ini terlihat cukup keren dengan 4 lengan ditambah dengan penguasaan skill senjata itu pilihan yang bagus di tambah aku bosan dengan menggunakan sihir, Jack of all trade tidak terlalu buruk bukan? Baiklah aku sudah memutuskan....."
Senyum yang lebar seperti bulan sabit terbentuk di wajah boa.
"Aku akan memilih...... Setelah mengambil elemen sihir yang ke dua"
(Author) : woi Anjai
"Eh... Apa itu!?!?!? Kurasa hanya perasaanku"
Cheval terus melaju hingga beberapa menit kemudian mereka bisa melihat sebuah desa yang gerbang nya sudah hancur.
.
.
.
.
Di desa sesaat setelah boa pergi berburu player guild sky Tiger.
Arkie datang bersama kad melihat sisa-sisa pertarungan hanya bisa tercengang, gerbang depan desa yang seharusnya area paling ramai di desa ini porak-poranda.
Ditengah-tengah area ada sebuah cekungan selebar 7 meter.
"Apa ini asal suara yang tadi"
Kad mengingat suara sangat keras yang terdengar sampai di rumahnya.
Para warga segera berlari menolong para penjaga yang masih selamat dan sebagian lagi membantu memadamkan api, arkie dan kad pun ikut membantu.
Taklama kemudian orang-orang dari berbagai ras dengan jubah yang berbeda beda datang ke tempat kejadian, itu adalah para penyihir dari menara.
Karena takut desa mereka akan dimusnahkan para penyihir dari menara pun ikut bergerak tapi ketika mereka sampai yang mereka dapati hanya para warga desa yang bergotong royong membersihkan sisa pertempuran.
Karena sudah datang ke tempat itu mereka pun ikut membantu.
"Priest!!!! Priest sebelah sini"
Suara seorang berteriak mberitahu bahwa ada korban yang selamat, pelatih dari penyihir cahaya dari menara pun langsung menghampiri pria itu dan segera mengecek keadaan korban.
"Dia kan"
Si Priest itu terlihat kaget melihat identitas korban yang selamat.
Priest itu langsung merapal manta high heal dan cure untuk berja jika si korban terkena racun, wajah korban perlahan membaik dan luka lukanya menutup sepenuhnya tapi tentu si Priest tau semua itu belum cukup.
"Cepat bawa tandu kemari kita harus segera membawa beliau ketempat perawatan darurat secepat nya"
956 korban termasuk 4 tetua desa, jika tetua terakhir tewas maka habis sudah desa itu.
Si Priest melihat ke luar desa tempat boa mengejar para manusia, dia datang lebih awal dari penyihir lain, karena itu lah dia sempat melihat pertempuran boa.
"Dia kuat sihir racun nya lebih kuat dari poan, terlebih lagi kemampuan berpindah dengan cepat itu dan skill merobek dimensi hanya satu orang yang kukenal bisa melakukan itu"
Priest itu Teringat dengan teman nya yang sudah lama tidak dia lihat.
.
.
.
.
__ADS_1
Chp 41 end.