
Boa mengeluarkan 3 kudanya yang lain untuk menarik kereta home of adventure. Seharusnya kreta ini hanya bisa dijalankan dengan 4 kuda tapi karena dia sudah memodifikasi tubuh semua kuda yang dia miliki membuat kuda-kuda miliknya memiliki kekutan jauh di atas kuda normal. Yah walaupun sejak awal mereka memang bukan kuda biasa.
Setelah memasang tali pada kelima kuda dari beragam ras itu, boa segera kembali ke kursi kusir, awalnya dango dan yoanta menawarkan diri sebagai kusir tapi gadis itu menolak karena dia akan membawa kreta ini terbang.
Ya terbang. bukan hanya kalian, keempat penumpang dibelakang boa juga ikut kebingungan saat gadis desa kacamata itu mengatakan jika akan terbang.
Kereta terbang memanglah bukan sesuatu yang langka, kendaraan itu banyak dimiliki oleh bangsawan dan keluarga kerajaan, tapi mereka tahu jika ingin terbang sebuah kreta harus ditarik oleh pegasus atau binatang bersayap lainnya. Sementara lima kuda yang menarik kereta saat ini tidak terlihat seperti kuda yang memiliki evolusi itu.
Melihat jika para penumpang meragukan perkataannya, boa tidak berkata apa-apa. Dia menarik tali kekang dan kereta yang ditarik 5 kuda itu mulai berjalan dengan cepat, lalu setelah dirasa kecepatan sudah cukup boa pun berteriak.
“Terbang-terbang sayang, lebarkan sayap indah kalian buat ibu terbang.” teriaknya pada kuda-kuda didepan.
Ketiga orang dibelakangnya hanya saling menatap dan mulai menganggap jika otak boa agak rusak tapi tiba-tiba….
“Aku menyarankan kalian berpegangan pada sesuatu karena ini akan sedikit berguncang.” boa berkata sambil terus menatap ke depan. Lalu pemandangan yang menakjubkan pun terjadi saat dengan cepat sebuah sayap yang begitu indah mirip sayap kupu-kupu berbagai corak tumbuh di punggung kelima kuda.
Perlahan kereta itu mulai terangkat saat kuda-kuda yang telah memiliki sayap itu terbang. Membuat ketiga penumpang yang dari tadi diam seribu bahasa terjatuh karena guncangan yang boa katakan.
“Kuda macam apa itu, aku tidak pernah melihat kuda seperti itu sebelumnya.” xalif terlihat bersemangat saat melihat binatang yang belum pernah dia lihat.
Boa hanya tertawa kecil mendengar perkataan pria itu, “Kau pasti akhir-akhir ini belum mengunjungi Slahorn bukan?.” boa menjawab pertanyaan xalif dengan pertanyaan lainnya.
__ADS_1
“Slahorn?. Kau dari benua itu ternyata. Akhir-akhir ini memang terdengar banyak hal tentang Benu itu, tapi aku tidak menyangka jika ada kuda seperti ini di sana.” xalif dan dango terus menatap kuda-kuda yang menarik kereta terbang ke langit, seperti kereta pria berjanggut putih yang ditarik rusa.
Kemudian mata dango menajam saat dia menatap kuda, “Aku merasa berbagai darah dari ras yang berbeda berada didalamnya.” dango berkata agak pelan tapi semua orang dapat mendengarnya. “Mungkin itu adalah hasil dari eksperimen penggabungan DNA berbagai jenis hewan termasuk serangga, karena itu aku dapat mencium bau serangga dan darah naga yang sangat kental dari kuda-kuda itu.” lanjut pria kadal itu.
Boa dapat merasakan tatapan tajam lizardman itu dibelakangnya, namun ia masih tidak menghiraukan dan tetap tenang sambil mengendalikan para kuda yang tengah terbang diketinggian ratusan meter di atas tanah.
“Memang kami melakukan penggabungan beberapa DNA spesies berbeda untuk menciptakan makhluk dan ras baru.” Balas boa dengan senyum kecil.
Beragam reaksi diperlihatkan ketiga orang itu. Yoanta yang tidak tahu apa-apa hanya menunjukkan wajah kebingungan, lalu xalif menunjukkan wajah yang terlihat memahami sesuatu, jelas ini bukan pertama kali dia mendengar jika ada sebuah makhluk yang dibuat dengan menggabungkan berbagai makhluk menjadi satu, tapi ini pertama kali dia melihat mereka sangat jinak. Sementara dango, dia menunjukkan wajah yang penuh amarah.
“Tapi bukankah banyak bangsa yang melakukan uji coba yang sama seperti ini?.” boa menoleh ke belakang sambil tersenyum pada lizardman itu penuh arti. “Aku tidak mengira jika anda mengetahui hal asing seperti DNA, aku mengira jika anda hanya seorang pelancong biasa tuan dango.” lanjutnya.
Seketika dango tersentak kaget, dia tidak dapat mengatakan apapun walau mulutnya telah terbuka. Dia hanya diam tidak ingin membicarakan tentang ini lebih jauh.
Sementara kedua orang yang lain tengah memeriksa senjata mereka. Dango meminta ijin untuk meminjam ruang penempaan untuk membuat beberapa peluru untuk pistolnya, sementara di tempat yang sama xalif sedang mengasah Pedan dan memperbaiki perisainya.
Mereka sedang mempersiapkan diri karena tahu saat ini kereta yang mereka tumpangi sedang menuju pusat dari kekacauan.
***
Setelah cukup lama terbang akhirnya mereka cukup dekat dengan tubuh baby nidhogg yang terbaring menghadap sebuah kota. Kota yang menjadi tujuan mereka. Tapi saat ini tidak terlihat adanya warga.
__ADS_1
“Kelihatanya merek sudah mengungsi.” xalif berkata saat tidak melihat siapa pun yang masih tinggal di kota.
“Ada sebuah tempat pengungsian yang dibangun untuk berlindung disaat seperti ini.”
Yoanta kemudian memberitahu jika letak tempat pengungsian yang dia bicarakan berada jauh sekitar 15 kilometer dari kota red Saliva. Mendengar itu boa pun kembali mempercepat laju kereta menuju tempat yang dikatakan oleh yoanta.
Tapi saat mereka akan melewati langit kota, sesuatu yang terbang sangat cepat menuju ke arah mereka. Selain boa tidak ada orang lain yang melihat atau merasakan makhluk itu mendekat. Bahkan jika tidak ada mini map mungkin boa tida akan menyadarinya.
Boa tersenyum kecil saat mengetahui identitas makhluk yang terbang kearah kereta yang dia kendalikan. “Keberuntunganku memang mengerikan, tidak usah dicari malah datang sendiri kuncinya.” boa bergumam pelan.
Tidak lama kemudian makhluk terbang itu berhasil mengejar kereta mereka dan terus terbang di samping kereta, ketiga penumpang menjadi terkejut atas kedatangan tamu itu. Dango dan xalif langsung menyiapkan senjata mereka sementara yoanta yang sedang berada di atas kereta terlihat senang dengan kemunculan makhluk itu.
“Kakek!…..” yoanta berteriak saat melihat makhluk itu tidak lain adalah Dyulet yang telah terbang menggunakan darah naga.
Dyulet segera meminta izin pada pemilik kereta yang tidak lain adalah boa untuk singgah di dalam kereta, dia beralasan jika karena usia membuatnya tidak bisa terbang terlalu lama. Merasa jika tidak ada masalah boa pun mengijinkan.
Setelah Dyulet masuk kedalam kereta, boa kembali fokus dengan mengemudikan kereta, dia dapat melihat pasukan dari npc dan pemain yang berkumpul tidak jauh dari kota.
“Kelihatanya mereka siap berburu harta Karun.” boa bergumam saat melihat banyaknya pemain dari Guild besar.
Sementara itu di bawah, para pemain merasa takjub dengan sebuah kereta yang terlihat biasa-biasa saja terbang ditarik 5 kuda dengan jenis yang berbeda-beda, kuda-kuda itu terlihat sangat indah saat sayap kupu-kupu menghiasi punggung mereka.
__ADS_1
...***CHP 242 END...
...BERSAMBUNG***...