PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
goburou part 1


__ADS_3

POV goblin tertentu


___________________________


Goblin salah satu ras demi human yang terlemah dengan tingkat reproduksi lebih tinggi dari demi human lain yang menjadi satu-satunya keistimewaan ras ini.


Dan itu adalah ras ku, goburou anak kepala suku goblin yang memiliki 53 anak dan aku paling tua sekarang setelah 12 kakak yang lain tewas karena kelemahan ras kami.


Ras kami yang lemah seringkali dijadikan sasaran sebagai target penakluk bagi para petualang pemula, hingga akhirnya para pemula yang sudah cukup berpengalaman memutuskan untuk menghancurkan desa kami.


Setelah kehilangan tempat tinggal ayahku sebagai ketua suku tidak punya pilihan lain selain mengungsi. Dan pilih kami miliki hanya mencari perlindungan pada desa Lamia emerald green scale. Sebuah desa yang memiliki tingkat toleransi yang tinggi pada ras demi human lain.


Tapi ternyata bukan hanya ras goblin yang memiliki ide ini. Banyak ras demi human lain yang memiliki masalah sama seperti kami mencari perlindungan di desa ini. Tetua desa dengan baik hati menerima kedatangan seluruh kelompok dan memberi kami tempat tersendiri untuk ditinggali namun masalah lain muncul.


Dikarenakan kepadatan penduduk menyebabkan masalah pangan yang memperihatinkan. Hingga kami terpaksa harus memakan daging ras lain yang didapat dari pedang orc untuk bertahan. Belum cukup sampai di situ, kepala suku juga sering membawa wanita dari ras lain yang merupakan seorang korban penculikan untuk dijadikan mainan.


Aku tau jika semua yang dilakukan ayahku salah, membalas kebaikan desa dengan melakukan ini. Tapi saat itu tidak ada yang membuatku berpikir jika perbuatan kami salah saat aku sendiri merasakan perbedaan seorang wanita elf cantik dengan pacarku sendiri di atas ranjang.


“Bukankah itu barang bagus nak”


Ucap ayahku saat aku yang telah dipenuhi nafsu bermain dengan elf itu bersama 9 saudaraku. Itu sangat luar biasa hingga aku berpikir ingin menculik wanita dari ras lain untuk dijadikan budak hanya untuk ku sendiri.


Tapi kehidupan nyaman kami tidak berlangsung lama karena untuk kedua kalinya desa kami diserang tapi kali ini sangat berbeda.


Ratusan pasukan dari desa Lamia yang selama ini melindungi kami berbalik menyerang. Mereka Membakar rumah-rumah penduduk namun seakan menghindari pembunuhan mereka hanya membunuh goblin yang Mawan.


Didepan mataku sendiri ayahku dieksekusi. Tanpa perlawanan karena memang tidak mampu melawan. Jeritan ayah terdengar di desa yang terbakar saat gadis dengan tanduk besar itu menarik kepalanya hingga putus lalu dia menunjukkan kepalanya pada seluruh goblin yang ketakutan.


“Lemah, menyedihkan, takberguna itulah goblin. Daripada hidup sebagai parasit lebih baik kalian menjadi kelinci percobaan ku saja”


Dengan kata-kata yang penuh hinaan gadis itu melempar kepala ayah didepan ku. Mata kepalaku itu melotot seperti sedang melihat kearah ku seperti seseorang yang merasakan rasa sakit yang hebat, sangat berbeda dengan wajah mesum saat dia bermain dengan demi human yang dia culik.


Untuk kesekian kalinya kami sebagai ras demi human terlemah di ingatkan tempat kami yang semestinya. Dikuasai oleh rasa takut seluruh goblin yang berada di desa tanpa perlawanan dibawa menuju neraka yang telah dibuat oleh gadis itu.


.


.


.


.


Hidup dengan ketakutan setiap hari di neraka yang dipenuhi dengan suara teriakan. Ribuan tahanan berbagai ras termasuk manusia diperbudak untuk bekerja di pertambangan. Tapi bukan hanya sekedar pertambang biasa di penjara ini tapi sekaligus tempat penelitian aneh melibatkan serangga parasit yang ditempatkan di tubuh kelinci percobaan yang tidak lain adalah kami para tahanan.


Saat pertama kali kami menjalin kehidupan di penjara ini Benar-benar sulit, setiap hari kami diberi daging orc yang didapatkan dari dungeon yang terasa sangat keras dan sulit di makan, sedangkan kami harus terus menambang dengan kuota yang harus dipenuhi setiap harinya jika kuota tidak terpenuhi maka kami akan dibawa ke area ketiga Diman penelitian di lakukan.


Dengan putus asa aku dan 12 keluarga yang masih tersisa termasuk ibuku berusaha sangat keras memenuhi kuota tambang setiap hari. Untung saja tambang yang kami tempati sebagai wilayah untuk para goblin memiliki jumlah bahan tambang yang melimpah sehingga kami tidak perlu khawatir.


Tapi tentu saja tidak akan ada ketenangan di neraka ini. Ras lain yang melihat ras goblin selalu memenuhi kuota mulai merasa curiga hingga mereka mengetahui jika area tambang kami memiliki persediaan bahan yang melimpah menjadikan setiap ras di tambang berniat merebut tempat kami.


Takut pada ras yang lebih kuat seperti orc dan beastman kami tanpa perlawanan meninggalkan area itu dan mencari tempat penambangan baru.


.

__ADS_1


.


.


.


Tidak ada hirarki di tempat ini. Setiap kali ada yang mencoba berkuasa menggunakan kekuatan, mereka akan dijemput oleh petugas dan dimasukan ke area 3.


Petugas yang merupakan prajurit demi human yang telah menjadi kelinci percobaan merupakan monster yang sangat ganas. Mereka sering mampir ke area 2 untuk mencari cemilan. Yap mereka mencari para tahanan nakal untuk dimakan. Setiap kali ada penjaga yang memasuki area pasti ada seorang tahanan yang hilang.


Namun Keadaan agak berubah setelah 1 Minggu kami berada dipenjara ini, Setelah manajer tambang di serahkan pada Golem yang bernama Airin kehidupan di gua ini menjadi lebih baik.


Kuota tambang di kurangi hingga kami bisa bernafas. Namun walaupun hidup sudah lebih baik tidak ada niat sekalipun untukku hidup di penjara ini untuk menghabiskan sisa hidup ku.


Dan kesempatan itu pun akhirnya datang.


.


.


.


.


“Selamat untuk kalian para makhluk takberguna, kalian telah membuatku senang”


Ucap iblis perempuan itu saat dia berpidato didepan ribuan tahanan yang dikumpulkan ditengah area 2 yang sangat luas.


“Seluruh hasil tambang yang kalian peroleh menjadi modal utuk pembangunan kota Lamia hingga kota ini memiliki kesempatan untuk menjadi sebuah kerajaan. tapi sayangnya kalian yang hanya setumpuk kotoran tidak patas untuk melihat keagungan kota yang telah kami kembangkan”


Apakah karena 10 prajurit mutan yang berdiri dibelakangnya membuat para tahanan tidak berani menyerangnya? Bukan.


Saat ini ada lebih dari 2o ribu tahanan yang dikumpulkan di area 2. Seberapapun hebatnya para prajurit mutan mereka tidak akan bisa bertahan melawan para tahanan dengan jumlah sebanyak ini.


Jadi kenapa kami tidak melakukan pemberontak?


Itu karena iblis perempuan yang terus memancarkan aura intimidasi miliknya bukanlah sebuah lelucon. Dengan hanya merasa auranya saja 20 ribu tahanan disini sudah tahu jika ide tentang pemberontak hanyalah rencana untuk bunuh diri.


Dia jauh Sangat-sangat jauh lebih kuat dari saat dia membunuh ayahku. Bukannya aku berniat membalas dendam atau apa, aku hanya penasaran kenapa dia bisa sekuat itu.


“Apa Lamia memang sekuat itu”


Tanpa sadar aku mengucapkan pikiranku.


“Tentu tidak bodoh. Jika setiap individu Lamia sekuat iblis ini maka sudah dari dulu dunia ini dikuasai ras setengah ular itu”


Jawab seorang beastman serigala yang berdiri di sampingku. Disaat kami masih terkena intimidasi, iblis itu terus merendahkan para tahanan dengan pidatonya seakan memang sengaja membuat kami semua marah.


“Yah mau bagaimana lagi, jika aku memiliki kekuatan sebesar itu, aku pasti melihat kumpulan orang seperti kita seperti sampah”


Ucap serigala itu saat menatap tetua terkuat dari kelima tetua sekaligus penguasa sisi gelap kota green scale, boa.


“Kekuatan, kah”

__ADS_1


.


.


.


.


“Berbahagilah kalian para pecundang, karena aku yang dipenuhi dengan belas kasih ini akan memberi kalian kesempatan.”


Perkataan iblis itu bergema di ruangan dengan menggunakan alat sihir pengeras suara.


“Kami akan memberi kalian kesempatan untuk menjadi tentara khusus yang langsung dibawah komando ku”


Mendengar perkataan boa setiap tahanan langsung kehilangan minat. Tentu saja siapa yang mau menjadi kelinci percobaan.


“Dan jika kalian lolos dalam seleksi maka hidup kalian dan juga keluarga kalian akan dinaikkan. Kalian akan bebas dan kembali kepermukaan”


Dalam sekejap suasana di area 2 menjadi ricuh saat para tahanan mempertanyakan tawaran yang diajukan oleh gadis bertanduk itu.


“Aku memang kejam namu aku bukanlah seorang pembohong”


Ucap boa dengan senyum lebar memenuhi wajahnya.


.


.


.


.


Chp 113 end.


____________________________


Halo semua para pembaca


[Emang ada?]


Kali aja ada 😂


Maaf untuk beberapa Minggu ini udah jarang update dikarenakan author sedang sibuk (main game) jadi tidak sempat menulis. Ditambah ada cerita baru yang sedang saya kerjakan.


Tapi saya akan sempatkan update 2 sekali setelah ini.


Jangan lupa komen biar author semakin semangat. Jangan cuman iklan doang yang banyak.


Boleh iklan tapi setidaknya hargai author.


Oke segitu ajah bye 😘


Btw kalo ada yang penasaran cerita baru yang ku buat judulnya...

__ADS_1


Dark : perlahan cahaya mulai redup.


__ADS_2