PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online

PRUSO : Perhatian Ratu Ular Sedang Online
MISSION ACCOMPLISHED


__ADS_3

Boa sedang duduk di kursi depan rumah kad menikmati sake sambil menghisap asap dari pipa rokok nya.


"Kyaaa"


"Hahaha"


Di halaman depan rumah kad boa melihat arkie dan alvi sedang asik memandikan cheval sambil bermain.


Senyum tergores di mulut boa ketika melihat ke mini map, di sana terdapat 4 titik biru yang mendekati rumah kad.


.


.


.


.


Anna dan yang lain menyusuri jalan di kawasan terpencil di desa Lamia.


"Ini benar-benar seperti labirin jika nona Komo tidak memberi peta terperinci seperti ini pasti kita akan tersesat"


Ember memuji peta yang diberikan oleh Komo, sebenarnya itu adalah peta yang dibuat oleh boa hasil dari kopian mini map, dan taklama kemudian mereka sampai di tempat tujuan.


Mereka melihat 2 anak kecil yang terlihat mirip sedang memandikan seekor kuda monster.


"Big sis mereka sudah datang"


Salah satu anak berteriak kepada orang yang berada di teras rumah, ketika mereka menyadari kedatangan ke 4 gadis itu.


Orang yang di teras hanya menyuruh salah satu anak membuka pintu gerbang untuk mempersilahkan mereka masuk.


Ketika mereka menghampiri sosok yang sedang duduk dengan santai di depan teras mereka agak terkejut ketika melihat sosok Lamia yang sedang dibicarakan banyak orang di internet.


"Apa peta yang ku buat membuat"


Lamia itu melihat peta yang di pegang oleh ember.


"Eh... Apa kau yang mbuat peta ini?"(ember)


"Ya aku memberikan itu pada petinggi guild sexy species Komo untuk mudahkan kalian melakukan riset"


Boa berusaha menyembunyikan hubungannya dengan para petinggi guild sexy spesies, diantara para player yang di tugaskan untuk mensurvei hanya ada satu sosok yang boa kenal, itu adalah Anna yang dia temui di lost demons.


"Jika begitu kami sangat berterima kasih ini sangat membantu"(ember)


"Itu bagus, baiklah kita masuk ke topik utama, aku akan mengantar kalian menuju dungeon itu"(boa)


Boa bangkit dari kursinya lalu dia berpamitan dengan arkie dan alvi setelah memberi mereka satu koin emas untuk masing masing karena telah memandikan cheval.


Boa berjalan di depan ke 4 gadis untuk menunjukkan jalan.


"Sebenarnya tempat apa yang tadi itu, tempatnya sangat terpencil seakan menyembunyikan sesuatu"


Rie yang sangat penasaran akhirnya bertanya pada boa, rie mencoba mengaktifkan skill truth eye untuk memeriksa perkataan boa jika dia berbohong berarti memang ada sesuatu di tempat itu.


"Jika kau bertanya seperti itu, itu adalah rumah ahli kereta"


Ketika boa mengatakan itu seluruh gadis menatap rie ingin tahu apakah boa berbohong, tapi rie hanya menganggukkan kepalanya tanda boa tidak berbohong.


"Kreta ? Kreta seperti apa"(rie)


"Bermacam macam, mungkin kalian akan tertarik membuat kreta ?"(boa)


"Daripada kreta mungkin apa dia bisa membuat perahu ?"(ember)


"Wow kalian sudah sampai ingin menghubungkan desa ini dengan benua di sebrang rupanya"(boa)


Mereka berempat agak kaget ketika mengetahui seberapa tajamnya boa.


"Ehehe itu hanya sebuah rencana"(Anna)


"Yah kurasa aku melihat beberapa perahu yang di tarik monster laut, mungkin kalian harus menemuinya 7 hari lagi"(boa)

__ADS_1


"7 hari ?"(ember)


"Dia sedang membuat kereta untuk ku sekarang"(boa)


Karena terlalu banyak mengobrol tak terasa Meraka sudah sampai di luar desa, boa mulai menyiapkan panah dan pedang kayunya.


Melihat itu keempat orang merasa sangat penasaran dengan job yang digunakan boa, tapi ketika mereka menanyakan itu boa hanya menjawab seorang mage, dia merahasiakan element yang dia miliki.


Tiba-tiba boa merubah ekspresi santai nya menjadi serius, di mini map dia melihat beberapa titik merah keluar dari titik ungu.


"Ada empat orc barbarian di depan berhati-hatilah"


Boa memperingatkan mereka, sedangkan untuk keempat gadis itu penasaran bagaimana boa bisa tau ada monster di depan.


"Mungkin dia punya skill mata"


Rie memberi alasan yang cukup masuk akal.


Taklama kemudian boa dan keempat orang itu berhadapan dengan empat barbarian orc.


"Karena aku tidak memasuki party kalian aku hanya akan menjadi dukungan jika keadaan menjadi berbahaya"


Mendengar itu keempat gadis itu setuju dan bersiap menghadapi ke empat orc barbarian.


Ember yang adalah seorang berserker menjadi tank.


rie seorang Priest memberinya dukungan pada teman teman nya.


Azrin dengan job Gunners memiliki kecepatan serangan jarak jauh lebih cepat dari archer namun damage mereka lebih kecil.


Dan yang terakhir Anna seorang penyihir dengan job khusus sun mage membuat semua skill bertipe api nya memiliki damage 80% lebih kuat, Anna sudah menembus level 200 hingga dia memiliki 3 elemen.


Anna menggunakan skill dark bind untuk membuat status debuff slow dan mengurangi defense, ember menghadapi orc terdekat denga menggunakan dua pedang di tangan, berkat buff dari rie serangan yang dia lakukan jauh lebih cepat, azrin akan terus menembaki orc agar mereka terganggu ketika bertarung dengan ember.


Pertarungan pun terus berjalan selama 10 menit Tampa kesulitan berarti.


"Huft itu baru tingkat pertama dan kita sudah di suruh menghadapi monster sekuat itu apa ini memang sebuah dungeon tingkat s class?"


"Jika monster dungeon nya sekuat ini bukanlah ini sangat berbahaya jika terjadi dungeon rampage"


Mendengar perkataan ember semua gadis terdiam, hingga akhirnya boa yang dari tadi mengawasi sambil memburu Monster kecil seperti kelinci dan burung dengan thunder arrow mendatangi mereka.


"Itu akan lebih mudah ketika berburu monster di dalam dungeon, karena sangat jarang menemukan 4 orc barbarian di sana"


Mendengar perkataan boa mereka kemudian kembali mengikuti nya menuju pintu masuk dungeon.


.


.


.


.


"Thunder Arrow"


Blizzz


-18396


"Kyaak"


Sekor burung gagak bermata merah jatuh tersambar petir, disepanjang perjalanan boa terus menembakan skill thunder arrow nya, keempat gadis yang berada di belakang nya hanya heran.


'bagaimana dia menemukan monster Tampa harus menolehkan kepalanya? Dan itu hanya thunder Arrow skill dasar thunder megician tapi kenapa bisa begitu kuat'


Pertanyaan itu yang terus di tanyakan para gadis di chat party mereka, tapi tentu saja tidak ada yang menjawab dengan benar, hanya beragam spekulasi yang mereka lontarkan.


Selama perjalanan mereka tidak bertemu orc lagi hingga akhirnya mereka sampai di sebuah gua di tebing sekitar setengah kilometer dari desa lamia.


"Dan ini dia, kuharap kalian bersenang-senang di dalam dan karena aku memiliki urusan lain aku mohon pamit"


Setelah mengatakan itu boa langsung menghilang di telan cahaya meningkatkan ke empat gadis di depan pintu masuk dungeon.

__ADS_1


"Dia benar-benar menggunakan skill teleportasi, sebenarnya sihir apa yang dia dapat"


Anna sangat penasaran dengan sosok boa.


"Kau harus mengesampingkan itu dulu sekarang misi kita lebih utama, guild kita harus secepatnya membuat base camp atau para pelamar akan kecewa dan meninggalkan kita untuk masuk ke guild lain"


Ember mengingatkan Anna tujuan awal mereka datang ke desa ini, Anna hanya bisa pasrah dan mengikuti ember memasuki dungeon.


.


.


.


.


.


[Job quest : thunder megician]


Keterangan : syarat utama untuk menjadi seorang penyihir petir, selesaikan dan kau akan mendapatkan elemen petir sebagai elemen kedua mu.


Kondisi quest :


Bunuh 50 monster apapun dengan thunder Arrow.


50/50


Reward : mendapat elemen petir.


[Anda telah berhasil menyelesaikan quest temui pelatih penyihir petir untuk mendapatkan hadiah]


Boa yang sedang berada di ruang pelatihan space magician melihat isi job quest yang telah selesai.


"Ini bagus"


Setelah itu dia keluar ruangan menuju ruangan pelatihan thunder megician.


"Oh kau sudah datang, ini lebih cepat dari yang ku perkirakan"


Setelah memasuki ruang pelatihan beastman panther itu menyambut boa.


"tidak sesulit itu jika hanya berburu monster"(boa)


"Begitukah ? Baiklah sekarang aku akan memulai nya, ehemm"


Panther itu sedikit batuk untuk membersihkan tenggorokan nya.


"petir bentuk elemen tertinggi yang di gunakan para raja raja dewa, lambang kekuatan dan malapetaka, pelajari kekuatan yang sanggup membuat orang ketakutan hanya karena kedatangan nya"


[Apa kau ingin menjadikan elemen petir sebagai elemen kedua mu]


Yes/no


[Mohon diingat bahwa jika kau menggunakan 2 elemen biaya XP untuk menaiki level akan bertambah 20%]


Sebuah downside dari job yang sangat kuat, jika tidak ada sistem seperti ini mungkin semua pemain dgo akan memilih penyihir sebagai job mereka, itu sebabnya kebanyakan penyihir hanya memiliki dua elemen dan berpindah menjadi swordsmage ketika mencapai level 200, dan tentu saja 2 elemen mereka akan mengikuti sehingga mereka menjadi swordsmage duo elemental.


'Kudengar si nomor satu masih menjadi mage bukan ? Kurasa dia mengincar tripel elemen sebelum menjadi swordsmage'


Boa kemudian menatap jendela notifikasi didepan nya.


"Yes jadikan aku lebih kuat"


.


.


.


.


Chp 44 end

__ADS_1


__ADS_2